Bimbingan Teknis Operator SIGA

Hari ini saya dapat tugas mendadak untuk menjadi narasumber pada acara Bimbingan teknis operator SIGA Jawa Barat. Jadi ceritanya jam 12 saya ditelpon diminta menggantikan pimpinan untuk memberi materi pada acara tersebut. Ternyata acaranya jam 14, dan tempatnya di jatinangor pula, tepatnya di Puri Khatulistiwa. Berangkatlah saya ke Jatinangor.

P3AKB

Alhamdulillah jalanan lancar, jadi saya bisa datang tepat waktu. Sebelum acara saya sempat kenalan dengan kang Syaiful. Beliau ini panitia dan sekaligus operator SIGA Jawabarat. Kang Syaiful sharing banyak hal tentang P3akb dan siga. Jadi acara ini diadakan oleh Pemprov Jabar, Dinas Pemberdayaan Perempuan, perlindungan anak dan Keluarga Berencana (P3akb). Salah satu tugas Dinas P3akb adalah menyediakan data tentang Gender dan Anak di Jawa Barat. Diantaranya adalah data:

  • Data tentang kekerasan pada perempuan
  • Data tentang anak yang terjerat kasus hukum
  • Data tentang perempuan kepala keluarga
  • Data-data kesehatan seperti angka harapan hidup, angka kematian pada saat melahirkan,
  • Data imunisasi,
  • Data Keluarga berencana
  • Data penderita HIV/AIDS
  • Data Pengguna Napza
  • Data Pendidikan seperti angka partisipasi perempuan yang sekolah,
  • Data pendidikan terakhir perempuan
  • Data partisipasi perempuan yang bekerja
  • Data keluarga miskin
  • Data jumlah Perempuan yang menjadi anggota dewan
  • Data jumlah perempuan yang menjadi penghuni lapas
  • Data kekerasan terhadap anak
  • dll

SIGA

Untuk mengelola data-data ini pemprov Jabar telah membuat Sistem Informasi Gender dan Anak (SIGA). Setiap daerah di Jawa Barat (pemerintah kota dan kabupaten) memiliki operator yang bertugas menginputkan data ke SIGA. Selain menginputkan data, para operator ini juga harus mengumpulkan informasi tersebut ke berbagai macam pihak seperti Kepolisian, Rumah Sakit, kantor kelurahan dll.

Jadi acara ini adalah pelatihan untuk para operator SIGA di Jawa Barat. Nama acara resminya Bimbingan Teknis Operator Sistem Informasi Gender dan Anak. Menurut panitia, ada 27 daerah di Jawa Barat yang mengirimkan peserta untuk mengikuti acara ini. Masing-masing daerah mengirimkan 2 operator.

Dari undangannya Panitia mengharapkan dari Kampus Tel-U memberikan materi tentang Pemanfaatan Data melalui Teknologi Android. Hanya saja karena saya tidak punya persiapan, akhirnya saya bercerita tentang keamanan data dan malware. Saya ceritakan tentang beberapa kasus malware yang pernah terjadi. Selain itu saya mengenalkan juga tentang beberapa fitur di Android seperti Android Device Manager, yang bisa digunakan untuk melacak HP yang hilang. Tentang beberapa tools Forensik untuk mengembalikan data yang terhapus seperti aplikasi Diskdigger FTK Imager, FileAlyzer, PCOnOffTime, WipeDisk dll. Alhamdulillah banyak juga peserta yang bertanya dan memberikan tanggapan tentang presentasi saya.

Oiya kang Syaiful sempat menunjukan juga kepada saya sistem informasi SIGA Jawa Barat. Aplikasi ini berbasis web dan bisa diakses pada halaman berikut:

http://siga.bp3akb.jabarprov.go.id/

Aplikasi ini dikembangkan oleh pemprov jabar. Menurut saya aplikasi ini cukup baik. Namun mereka ada rencana untuk mengembangkan aplikasi tersebut untuk versi android. Panitia juga sempat bertanya mungkin ada dosen atau mahasiswa yang tertarik untuk mengembangkan sistem informasi ini. Silahkan mungkin ada teman2 yang tertarik! Informasinya bisa dilihat pada Website Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Provinsi Jawa Barat berikut:

http://bp3akb.jabarprov.go.id/#

Semoga Bermanfaat!

Informasi lainnya:

http://bp3akb.jabarprov.go.id/aplikasi-sistem-informasi-gender-dan-anak-siga/

Silahkan tuliskan tanggapan, kritik maupun saran