Burlian Serial Anak Mamak

Weekend biasanya jadi waktu yang pas buat menyalurkan salah satu hobi saya, membaca. Bukan membaca Jurnal ūüôā tapi baca buku yang ringan2 dan gak pake mikir. Setelah dapat pinjaman buku Amelia karya Tere Liye, saya jadi penasaran baca buku lanjutannya. Karena Amelia ini ternyata bagian dari serial anak-anak mamak. Ketika main ke rumah Bapak, ternyata di rak bukunya saya menemukan buku Burlian serial anak mamak.

Anak nakal

Burlian adalah anak ketiga dari 4 bersaudara yang hidup di sebuah kampung di pedalaman Sumatera.  Kisah 4 saudara ini diceritakan Tere Liye dalam serial anak-anak mamak. Awalnya saya kira buku ini hanya buku cerita buat anak kecil. Namun ternyata isinya keren banget. Melalui kisah 4 anak kampung ini, banyak pesan dan hikmah yang disampaikan oleh Tere Liye. Semuanya disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan dilengkapi dengan banyak cerita lucu yang bisa bikin kita senyum-senyum sendiri.

Kalo buku Amelia bercerita tentang Amel si anak bungsu, buku ini bercerita tentang Burlian anak yang paling nakal dari 4 anak mamak. Burlian ini malas sekolah, sempat ditahan di stasiun kereta dan sempat ikut-ikutan judi SDSB. Namun begitu Burlian ini pandai berkawan. Di kelasnya Burlian ada seorang siswa bernama Ahmad. Anak ini agak berbeda, tidak pandai bergaul dan dikucilkan kawan-kawannya. Tapi Burlian berhasil menemukan cara untuk menolong Ahmad. Berkat pertolongan Burlian bahkan Ahmad menjadi salah satu siswa yang disenangi di sekolahnya.

Nakamura-san

Burlian juga berkawan dengan Nakamura. Nakamura ini orang Jepang yang sedang bertugas menjadi pengawas proyek pembangunan jalan lintas Sumatera. Bagi Nakamura membangun jalan bukan hanya melakukan pekerjaan mencari nafkah saja. Tapi  sebuah pengabdian yang tulus. Membangun jalan bagi Nakamura berarti membawa perubahan, membawa kesempatan dan masa depan baru bagi penduduk kampung. Namun Nakamura tersebut  yang berada jauh dari keluarganya di Jepang, harus mengorbankan waktunya bersama keluarga. Nakamura hanya bisa pulang menjenguk putrinya Keiko 1 kali setahun. Hal itu sempat membuat Keiko benci dengan ayahnya. Keiko menganggap Nakamura tidak sayang dengan anaknya.

Nah mendengar cerita Nakamura-san, Burlian memberanikan diri mengirim surat kepada Keiko. Surat yang berhasil menyatukan kembali Nakamura dan putrinya. Surat yang juga merubah nasib Burlian. 4 jempol buat Tere liye.

Semoga Bermanfaat!

Silahkan tuliskan tanggapan, kritik maupun saran