Jalan jalan ke lombok

Waktu liburan enaknya diisi dengan jalan-jalan. Kali ini saya mau share pengalaman jalan jalan ke lombok. Lombok adalah pulau yang cukup indah. Disini banyak sekali tempat wisata yang bisa kita kunjungi. Mau ke pantai ada, mau ke gunung juga ada, atau mau wisata budaya maupun kuliner juga ada.

Untuk ke Lombok saya harus naik pesawat ke BIL (Bandara Internasional Lombok). Bandara ini merupakan bandara baru, terletak di Lombok Barat. Dulu yang digunakan adalah bandara Selaparang. Kemudian kami mencari penginapan di daerah Senggigi. Senggigi terletak di daerah utara lombok. Menurut orang lombok di Senggigi inilah pusat turisme. Disini banyak penginapan dan letaknya juga tidak terlalu jauh dari Gili-gili. Dari Bandara ke Senggigi ternyata cukup jauh, hampir 1 jam juga perjalanan yang harus kami tempuh.

Menurut orang Lombok, nama lombok bukan berarti cabe 🙂 Tapi lombok artinya lurus, menurut mereka  Lombok itu sebutan dari para pendatang karena menurut pendatang orang lombok itu lurus-lurus. Kemudian kata Lombok sendiri ditulis dengan huruf “q”, jadi akhirannya bukan “k”. Tapi akhiran k tersebut tidak dibaca jelas, sehingga hanya terdengar Lombo’. Pulau ini tidak terlalu besar, mayoritas penduduknya beragama Islam. Mayoritas penduduknya hidup dari bertani. Suku asli penduduk disini adalah Suku Sasak. Pulau ini terletak di sebelah timur Bali.

Di sepanjang perjalanan ke Senggigi kita masih bisa melihat banyak sawah, kebun dan juga sapi. Menurut warga Lombok, di Senggigi banyak turis putih (bule) yang sengaja ingin berfoto dengan Sapi. Selain itu ada juga turis putih ini yang mencari jamur dari kotoran sapi. Mereka menyebutnya magic mushroom, disebut ajaib karena jamur itu bisa bikin mabuk. Sebenarnya jamur ini berbahaya bagi kesehatan. Selain itu di daerah Senggigi ini kita bisa lihat banyak toko oleh-oleh. Terdapat berbagai macam oleh-oleh yang ada disini, mulai dari mutiara, kaos bahkan makanan kecil khas Lombok.

Di Senggigi ini juga ada Pura Batu Bolong. Pura ini terletak di pinggir pantai. Pura dibangun diatas batu karang yang bolong di tengahnya, mirip dengan pura tanah lot di bali. Walaupun mayoritas penduduk Lombok adalah muslim, tapi terdapat juga warga yang beragama Hindu. Konon mereka ini menyeberang dari pulau Bali ketika ada gunung meletus di bali.

Setelah mendapat penginapan, kami melanjutkan perjalanan ke Gili-gili.  Tapi cerita tentang gili ini akan saya lanjutkan besok insyaallah….

Selamat berlibur

Silahkan tuliskan tanggapan, kritik maupun saran