Install LibreOffice di Kali linux

Berbeda dengan distro Linux lainnya, Kali linux tidak dilengkapi aplikasi office. Karena memang Kali Linux dirancang untuk digunakan pada penetration test, sehingga dianggap tidak memerlukan aplikasi seperti word dan excel.  Yang ada paling aplikasi editor sederhana seperti Leafpad, atau aplikasi yang bisa digunakan untuk membuat report hasil pentest.  Sebenarnya untuk ngetik2 laporan saya sudah nyaman pake Lyx, tapi ternyata saya tetap perlu aplikasi office. Sebenarnya ada beberapa alternatif aplikasi Office yang free dan open source, seperti OpenOffice dan KOffice. Koffice saya belum pernah coba, dulu pake sempat pake openoffice, tapi sekarang saya lebih suka dengan LibreOffice. Libre ini sebenarnya bisa dibilang pecahan dari openoffice, source code awalnya sama. Punya aplikasi yang hampir sama seperti Openoffice, ada writer, Calc, Base, Draw, Impress dan Math. Tersedia juga pilihan bahasa Indonesia. Selain itu tersedia juga untuk OS Windows dan Mac

Untuk instalasi kita download dulu paketnya dari web berikut:

http://www.libreoffice.org/download/libreoffice-fresh/

biasanya dia akan mengenali versi OS kita,pilih main installer. Downloadnya cukup besar 190MB. Setelah itu buka terminal, masuk ke folder tempat kita download file tadi, dan ketik perintah berikut, untuk menjalankan proses ekstraksi: (nama file bisa beda tergantung versi yg kita unduh)

tar -xzvf LibreOffice_4.2.5_Linux_x86_deb.tar.gz

Setelah itu masuk ke folder DEBS:

cd LibreOffice_4.2.5.2_Linux_x86_deb/DEBS

selanjutnya untuk instalasi tinggal jalankan perintah berikut:

dpkg -i *.deb

Untuk info lebih lanjut bisa dilihat di link berikut:

http://www.libreoffice.org/get-help/installation/linux

http://www.libreoffice.org/download-more/

http://www.libreoffice.org/get-help/installation/linux

libreoffice

Install flash di kali linux

Kali Linux biasanya sudah dilengkaScreenshot from 2014-03-06 16:30:05pi dengan browser Iceweasel. Browser yang cukup nyaman. Hanya saja dibrowser ini  belum ada plugin Adobe Flash. Cara install flash di kali linux, seperti di bawah ini :

1. Pertama kita harus buka web ini http://get.adobe.com/flashplayer/

2. Biasanya web ini akan mendeteksi versi linux kita. Laptop saya terbaca linux 32bit. Selanjutnya kita tinggal pilih format file yang akan diunduh. Saya pilih tar.gz  Setelah itu kita pilih download.

3. Setelah itu buka terminal dan kita ketik

tar xzvf install_flash_player_11_linux.i386.tar.gz

(nama filenya bisa beda, tergantung versi flash dan versi linux kita)

4. Langkah berikutnya kita ketik

 mv libflashplayer.so /usr/lib/mozilla/plugins/

semoga bermanfaat

Sphinx

Di lab malware kami sedang coba membuat dokumentasi tentang malware. Jadi kita sedang berupaya membuat referensi lengkap tentang malware, karakterisknya, cara kerjanya dll. Kurang lebih seperti wikipedia tapi khusus untuk malware. Untuk membuat dokumentasi ternyata tidak mudah, apalagi bila ditulis dengan cara gotong royong. Perlu ada alat bantu yang mudah digunakan tapi memiliki kemampuan synchronisasi dan feature yang lengkap.  Kami memutuskan menggunakan Sphinx, yaitu sebuah tools untuk membuat dokumentasi dengan indah dan mudah. Dengan Sphinx dokumentasi yang kita buat nanti bisa kita generate berbentuk web html, pdf, manual page dll.

Sphinx ditulis oleh Georg Brandl, awalnya Sphinx digunakan untuk membuat dokumentasi Python. Kalo liat featurenya keliatannya sangat menarik. Ternyata sudah banyak proyek yang menggunakan tools ini, listnya bisa dilihat disini. Instalasinya cukup mudah. Pada debian cukup menjalankan perintah berikut :

$ apt-get install python-sphinx

Untuk OS lainnya silahkan liat di link ini. Cara penggunaanya cukup mudah, ada tutorialnya, silahkan dilihat disini.  Silahkan mencoba

Konfigurasi Atheros Ethernet di Kali linux

Setelah berhasil install Kali Linux, saya ketemu satu masalah baru. Ternyata laptop saya tidak bisa terhubung ke jaringan. Ketika saya coba jalankan perintah berikut

$ lspci                                                                                                                                                                                              [0200]: Atheros Communications Inc. Device [1969:10a1] (rev 10)

ternyata masalahnya ethernet card saya belum terkonfigurasi dengan baik. Keliatannya drivernya gak ada di Kali Linux. Network card saya dari jenis Atheros ethernet. Setelah saya baca-baca dan coba-coba beberapa tutorial di internet, saya ketemu solusinya seperti ini  :

1. Unduh drivernya di link berikut :  http://drvbp1.linux-foundation.org/~mcgrof/rel-html/backports/  (saya gunakan versi stable yang terbaru)

2. Karena file yang saya unduh dalam format tar.xz ,setelah itu kita jalankan perintah berikut :
tar -xJf (nama file).tar.xz                                         

3. Kemudian pindah ke direktori dari file yang telah kita uncompress, dan jalankan perintah berikut :                                                                                                                                                                         make defconfig-alx
make -j4

make install
4. Beres, sekarang tinggal reboot laptopnya dan tinggal hubungkan kabel ke laptop. Oya, sebelum konfigurasi kita harus jadi root dulu .

Semoga bermanfaat

Black Screen di Kali Linux

Alhamdulillah saya berhasil melakukan instalasi Kali Linux 64 bit, semuanya berjalan mulus. Saya lakukan instalasi Dual Boot dengan Win 7. Langkahnya mudah, bisa dilihat disini tutorial instalasinya. Cukup banyak perbedaan dibandingkan Backtrack R3. Tampilannya keren, toolsnya lebih banyak dan instalasinya juga lebih mudah. Sebenernya diluar dugaan, karena saya mengharapkan ada yang musti dioprek dulu  biar dapet ilmu baru :)

dual-boot-kali-11

Kejutan pertama muncul setelah selesai instalasi, laptop saya restart. Seperti biasanya setelah tampilan GRUB seperti gambar diatas, akan muncul barisan text yang menampilkan semua aplikasi yang akan dijalankan. Setelah itu biasanya di backtrack akan ada tampilan  login. Tapi ternyata tiba-tiba layar menjadi gelap, dan tidak ada tanda-tanda kehidupan. Saya tunggu sebentar mungkin masih loading, tapi kok tidak ada reaksi apapun. Saya coba pencet-pencet keyboard juga tidak ada reaksi. Akhirnya saya coba restart lagi, ternyata sama juga reaksinya black screen. Saya berpikir apakah instalasinya corrupt ? atau gnome nya tidak terpasang ? atau  CD installernya yg gak beres? atau driver vga-cardnya tidak ada? atau bagaimana ? Apa saya kualat nih karena tadi berharap ada yang harus dioprek dulu baru Kali Linux bisa jalan ? hehe

Setelah lirik-lirik internet, ternyata tidak ada yang salah dengan proses instalasi saya. Ternyata setelah restart, Kali Linux akan menampilkan layar gelap atau black screen. Yang harus kita lakukan adalah menambah brightness layar kita, pada laptop saya saya hanya harus menekan tombol control F12 (biasanya pada keyboard yang ada simbol  matahari  dan +  )contohnya seperti di gambar ini bright

Udah deh setelah itu akan terlihat menu login  seperti gambar berikut

kali-linux-23

linux-headers

Saya baru install Kali linux 64 bit,  pas mau install beberapa aplikasi muncul beberapa error berikut terkait masalah linux header :

linux-headers-3.7-trunk-amd64 not found

Setelah tanya kiri kanan, ternyata permasalahannya karena paket tersebut tidak terdapat di repositories kali linux. Dari forum kali linux saya nemu solusinya dengan menambahkan repositories dari debian. Kita buka file /etc/apt/sources.list  kemudian tambahkan source berikut :

deb http://snapshot.debian.org/archive/debian/20130201T032911Z/ experimental main contrib non-free

setelah itu save dan jalankan perintah berikut :

apt-get -o Acquire::Check-Valid-Until=false update

setelah itu tinggal install headersnya dengan command berikut :

apt-get install build-essential linux-headers-$(uname -r)

setelah itu bila instalasi berhasil, sebaiknya kita hapus lagi line tambahan tadi dari sources.list

semoga bermanfaat

Install Eclipse di Windows 7 64 bit

sdk-adt-ideKarena lagi belajar bikin apps di Android, tadi pagi saya coba install Eclipse di laptop saya.  Langkah pertama saya coba ngikutin manual dari developer android . Menurut manual setelah download ADT bundle yang ukurannya cukup gede 486 Mb, kita tinggal unzip file tersebut dan setelah itu bisa jalankan eclipse. Ternyata muncul error message kayak gini :

A Java Runtime Environment (JRE) or Java Development Kit (JDK) must be available in order to run Eclipse. No Java virtual machine was found after searching the following locations

Setelah browsing kesana kemari, ternyata permasalahannya karena java yang terinstall di laptop adalah versi 32 bit. Jadi saya coba donlot java versi 64 bit disini. Setelah itu beres deh

Wayback Machine

Akhirnya saya coba nulis blog lagi. Setelah blog sebelumnya dihapus sama mas admin tanpa pemberitahuan (maaf ya curcol dikit :) maklum korban gagal move on).  Padahal banyak materi pengajaran yang saya simpen disana, dan beberapa tulisan yang menarik tentang security, malware dll.  Yah salah sendiri juga sih gak pernah back up materi2 itu . Ok, Let’s move on.

Dalam rangka mencari beberapa tulisan lama saya, saya ketemu dengan beberapa project menarik di internet yang menyimpan (archive) web di internet. Contohnya wayback machine . Project ini melakukan crawling secara automatis ke beberapa website, kemudian disimpan di dalam database. Bisa dibilang web ini seperti petugas perpustakaan yang setiap hari melakukan kliping koran, dan menyimpan kliping tersebut dalam sebuah database.  Jadi di web ini kita bisa mencari halaman web lama yang sudah tidak ada di database google. waybackmashine

Saya mencoba memasukkan alamat blog sebelumnya blog.politekniktelkom.ac.id/jul di wayback machine. Dan ternyata blog ini sempat disimpan 5 kali oleh project  ini. Disini akan ditampilkan tanggal berapa wayback machine melakukan penyimpanan terhadap blog saya. Saya coba pilih hasil crawling terbaru yaitu Desember 2012, dan web ini menampilkan isi dari blog saya pada tanggal tersebut.Screenshot

Sayangnya tulisan yang saya cari dibuat tahun 2013, dan belum ada di database mereka. Menurut saya cukup menarik  ide dari pembuat proyek ini untuk menyimpan website, sehingga dapat bermanfaat untuk kasus seperti saya, atau untuk mereka yang melakukan riset.  Kira-kira berapa besar yah harddisk yang mereka butuhkan? terus bagaimana caranya mereka memilih web mana yang akan disimpan?