Menyusun Kurikulum Teknik Komputer

Semester ini prodi kami alhamdulillah telah berhasil menyelesaikan proses penyusunan kurikulum baru. Proses penyusunan ini lumayan panjang ada sekitar setahun. Saya coba share sedikit proses penyusunannya.

  1. Referensi/acuan: pertama yang kami lakukan adalah mencari referensi kurikulum yang bisa dijadikan rujukan.
    1. Waktu itu tim memutuskan menggunakan rujukan dari ACM Computing Curricula 2016 dan Buku kurikulum Aptikom berbasis KKNI dan OBE . 2 kitab itu jadi panduan utama untuk menentukan struktur mata kuliah konten dll.
    2. Selain itu referensi utama lainnya adalah buku penyusunan kurikulum telkom university 2020.
    3. Gak lupa juga acuan aturan penting seperti Permen 3/2020 tentang SN-DIKTI, panduan merdeka belajar , peta okupasi nasional bidang TIK
  2. Evaluasi Kurikulum: langkah berikutnya adalah evaluasi kurikulum. Step ini adalah melakukan evaluasi kurikulum lama.
    1. Caranya melakukan tracer study, waktu itu kampus mengundang para alumni dan pengguna lulusan untuk minta masukan tentang kurikulum.
    2. Setelah itu dilakukan analisa swot, penentuan profil lulusan, penentuan kompetensi lulusan
    3. Penentuan bahan kajian, ini merujuk ke taksonomi bloom dan ACM
    4. kedalaman keluasan, ini nanti ngaruh ke jumlah SKS
    5. pembentukan mata kuliah
    6. penyusunan struktur kurikulum: susunan MK di semester 1-6
    7. penyusunan rps
    8. Ekuivalensi mata kuliah:
    9. penyusunan buku kurikulum
    10. penyusunan SKPI
    11. skema implementasi
  3. Review kurikulum: waktu itu kami mengundang asesor ban-pt
  4. Sosialisasi kurikulum ke Dosen dan Mahasiswa

Lumayan panjang proses penyusunan kurikulum ini. Setiap tahapan banyak printilannya lagi sebenarnya. Struktur kurikulum bisa dilihat di web prodi berikut https://dce.telkomuniversity.ac.id/id/kurikulum/ . Ini pertama kalinya saya terlibat tim kurikulum. Tapi lumayan seru, banyak dapat ilmu baru. Apalagi kurikulum 2020 ini banyak hal yang musti dipertimbangkan seperti merdeka belajar, KKNI, OBE serta kebijakan vokasi.

Semoga Bermanfaat!

Pengenalan Pola

Hari ini saya belajar tentang pengenalan pola (pattern recognition) atau sering disingkat PR. Basic tentang PR ini rencananya mau saya pake untuk ngembangin teknik deteksi malware.

Jadi kemampuan untuk mengenali pola ini sebenernya kemampuan dasar yang dimiliki manusia. Sejak bayi kita belajar mengenali wajah, suara, aroma dll. Nah PR ini ilmu yang berusaha membuat mesin bisa mengenali pola. Beberapa contoh aplikasi PR:

  • Pengenalan Suara
  • Pengenalan Wajah, dan emosi
  • Pengenalan teks
  • Pengenalan tulisan tangan, dll

Dari hasil PR tadi bisa digunakan untuk melakukan berbagai analisa, contohnya dari komentar orang terhadap sebuah produk bisa dilakukan analisa sentimen baik itu positif, negatif dan netral.

Contoh lainnya bisa digunakan untuk membuat tools paraphase, misalnya bisa merubah posisi kalimat, merubah operator misalnya kata sambung, maupun memilih kata lain yang berhubungan

Bisa juga digunakan untuk mengenali jenis ikan, dan memisahkannya pada sebuah pabrik pembungkusan ikan.

Kemudian apa bedanya PR dengan AI (artificial Intelligence). Dua-duanya saling berhubungan. Ada yang menggambarkan PR adalah bagian dari AI, ada juga yang beranggapan, keduanya saling beririsan.

AI dapat diartikan kecerdasan buatan. Secara umum ada 4 pendekatan AI yaitu:

  1. Berpikir seperti manusia (thinking humanly)
  2. Bertindak seperti manusia (acting humanly)
  3. Berpikir secara rasional (thinking rationally)
  4. Bertindak secara rasional (acting rationally)

Nah kemampuan AI sebuah mesin, sangat tergantung dari kemampuan mesin untuk mengenal pola.

Bagaimana cara kerja PR? Mesin akan mengawasi lingkungan dan menangkap input menggunakan sensor. Input ini bisa berupa gambar, suara, text, data dll. Kemudian mesin akan melakukan kasifikasi menggunakan supervised atau unsupervised classification. Kemudian akan menghasilkn output kategori atau kelas dari pola tersebut.

Lantas bagaimana hubungan antara PR dan Machine Learning (ML) ? Machine Learning adalah ilmu yang memberikan komputer kamampuan untuk belajar tanpa diprogram secara eksplisit. Hubungan PR dan ML sangan erat.

Contoh pola lainnya yang dapat dikenali:

  1. pola fingerprint
  2. Pola garis tangan
  3. pola retina
  4. pola tanda tangan
  5. pola regex

Dalam PR ada istila Pattern Class (kelas pola). Kelas ini adalah koleksi dari objek yang dianggap mirip. Kemudian ada istiliah variability, atau perbedaan pada pada kelas yang dibagi menjadi

  • intra-class Variability, maksudnya tingkat perbedaan obyek pada satu kelas, dan
  • Inter-class variability, maksudnya tingkat perbedaan obyek pada kelas yang berbeda.

Pada pattern class akan timbul masalah pada kasus:

  • high intra-class variability dan
  • low inter-class variability

Kemudian dalam melakukan klasifikasi dikenal istilah Supervised dan unsupervised. Bedanya adalah pada supervised classification; sistem telah dibekali dengan beberapa data yang telah diberi label. Kemudian apabila ada data bari, sistem akan membandingkan data tersebut dengan data yang telah dikenali. Sehingga sistem akan memberi klasifikasi terhadap data baru tadi.

Sementara itu pada teknik unsupervised clasiffication, training sample tidak diberi label. Mesin kemudian akan mengelompokan data-data tadi berdasarkan feature similarity.

Referensi:

  • R. Duda, P. Hart, and D. Stork, Pattern Classification, 2nd ed. John Wiley & Sons, 2001
  • C. Bishop, Pattern Recognition and Machine Learning. Springer, 2006
  • Stuart J Russell & Peter Norvig, Artificial Intelligence: A Modern Approach, 3rd Edition, Prentice-Hall International, Inc, 2010, Textbook
  • Han, J., Pei, J., & Kamber, M. (2011). Data mining: concepts and techniques. Elsevier.
  • Materi Kuliah Pengenalan Pola, Masayu L.K, ITB

New Normal

Hari ini kampus mulai memasuki masa transisi menuju new normal, atau disebut sebagai AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru). Pada awal masa transisi ini dosen tetap WFH dan mahasiswa juga masih dilarang ke kampus. Namun sekitar 10% pejabat struktural sudah diminta masuk, untuk mempersiapkan proses transisi ini. 

Kenapa perlu proses transisi? karena pandemi ini sepertinya masih akan terus berlanjut sampai peneliti berhasil menemukan obat atau vaksin Covid-19. Dan menurut WHO perlu waktu cukup panjang untuk mendapatkan obat covid-19 ini. 

Kampus sudah mengeluarkan panduan dalam bentuk gambar diatas untuk teman2 yang mendapat tugas WFO (Work From Office). Diantaranya:

  1. Selalu gunakan masker
  2. Bila sakit, tidak memaksakan diri ke kampus
  3. Upayakan tidak menggunakan transportasi umum
  4. Bila menggunakan transportasi umum maka jaga jarak minimal 1 meter, membayar menggunakan non tunai, serta tidak menyentuh fasilitas umum. 
  5. Kalo naik motor, gunakan helm sendiri
  6. Gunakan tisu bersih, juga menyentuh wajah atau mengucek mata
  7. Selalu bawa hand sanitizer
  8. Sampai di kampus segera mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir
  9. Gunakan siku untuk membuka pintu dan menekan tombol lift
  10. Jaga jarak di Lift dengan posisi saling membelakangi
  11. Bersihkan meja/area kerja dengan desinfektan
  12. Jaga jarak minimal 1 meter
  13. Tidak menyentuh fasilitas bersama, gunakan hand sanitizer
  14. Usahakan aliran udara dan sinar matahari masuk ke ruangan
  15. Tidak berjabat tangan dan tetap menggunakan masker di kampus
  16. Bawa APD dan masker cadangan
  17. Bawa sendiri alat Ibadah
  18. Bawa sendiri bekal makanan dan minuman
  19. Bawa hand Sanitizer dan tisu basah
  20. Saat tiba di rumah/ kosan: Segera mandi dan mengganti pakaian
  21. Jangan bersentuhan dengan anggota keluarga
  22. Cuci pakaian dan masker dengan deterjen
  23. Robek masker sekali pakai dan basahi dengan desinfektan sebelum dibuang
  24. Bersihkan handphone, Kacamata dan tas dengan Desinfektan

Semoga proses transisi ini dapat berjalan baik, dan teman-teman tetap sehat wal afiat.

Infografisnya bisa dilihat pada instagram tel-u berikut: https://www.instagram.com/p/CBavxWIjnul/?igshid=h4ksv4hikvbc

Semoga bermanfaat

Kunjungan ke Sekolah Vokasi UGM

Hari Jumat 7 Februari 2020, saya dan beberapa dosen FIT melakukan kunjungan ke sekolah vokasi (SV) UGM . Kami diterima oleh Dekan Sekolah Vokasi UGM, Wikan Sakarinto PhD, Wakil Dekan 1 Bapak Agus Nugroho, MT, Ketua Departemen Teknik Elektro dan Informatika (DTEDI) Nur Rohman Rosyid Deng, serta Ketua Program Studi Manajemen Ibu Sufitri M.M.

Pak Wikan bercerita tahun 2009 ada kebijakan dari UGM untuk menutup program alih jalur/ ekstensi  D3 ke S1. Dampaknya terjadi demo mahasiswa SV UGM. Kemudian tahun lalu SV UGM memutuskan untuk membuka program D4, dan tidak menerima lagi siswa baru untuk program D3.  Menurut beliau salah satu alasannya karena peminat D3 menurun. Tahun lalu SV UGM membuka 20 prodi baru D4. SV UGM memberikan kesempatan juga untuk lulusan D3 UGM untuk melanjutkan studi ke D4. Namun program ini hanya dibuka sampai tahun 2021. Karena baru dibuka, prodi D4 ini memulai akreditasi dari C. Menurut beliau saat ini total ada 43 prodi yang sedang mempersiapkan proses akreditasi. Prodi tertua adalah prodi teknik elektro.

Lulusan D4 SV UGM diminta membuat prototype, HKI dan publikasi. Kemudian beliau menyampaian untuk membuat prodi D4 baru, salah satu syaratnya adalah ada 5 MoU dengan Industri. Contohnya untuk prodi teknik rekayasa elektro, mereka memiliki kerjasama dengan PLN. Materi sertifikasi PLN juga dimasukan di kurikulum prodi tersebut. Contoh lainnya prodi Teknik Pengelolaan dan Perawatan Alat Berat memiliki kerjasama dengan Hitachi dan prodi perbankan dengan Bank Mandiri.

Di semester 8, siswa D4 diwajibkan mengikuti magang. Mk Magang dalam kurikulum D4 dihargai sebanyak 14 sks. Magang ini dapat dilakukan di Industri maupun di Lab. Untuk magang di Lab, siswa diminta melakukan riset dengan dosen. Selain itu untuk magang ini siswa dapat memilih membangun startup. Untuk siswa yang memilih jalur startup, di akhir magang diharapkan siswa menghasilkan prototype atau studi hasil uji pasar. Dan nilainya akan lebih baik bila berhasil menemukan investor yang mau membeli hasil uji pasarnya.

Kurikulum di Sekolah Vokasi UGM menerapkan aturan 60:40, 60% praktek dan 40% teori. Kemudian SKS teori dipisahkan dengan SKS praktek. Perkuliahan di SV UGM cukup padat, dari senin-jumat sampai jam 17.30. Saat ini penerimaan mahasiswa baru dibuka dalam 3 jalur, yaitu reguler, industri dan ekstensi.

Video pak Wikan tentang Program D4 SV UGM:

 

https://sas.telkomuniversity.ac.id/id/studi-banding-kurikulum-penyelenggaran-pendidikan-vokasi/

https://m.detik.com/news/berita/d-1814641/mahasiswa-sekolah-vokasi-ugm-kembali-demo

https://tirto.id/tak-lagi-terima-d3-sekolah-vokasi-ugm-buka-sarjana-terapan-d4-dnuU

Kunjungan ke Sekolah Vokasi UI

Hari kamis lalu tanggal 13 Februari 2020, saya dan beberapa dosen FIT melakukan kunjungan ke sekolah vokasi UI (SV UI). Kami diterima oleh Direktur Vokasi Prof Sigit Pranowo Hadiwardoyo, Wakil Direktur bidang sumber daya Antony Sihombing PhD, Muhammad Ridha Manajer Keuangan, M.Si dan Erwin Harinurdin M.S.Ak. Beberapa catatan dari hasil kunjungan ini adalah sebagai berikut.

Tata Kelola

Prof Sigit dalam perkenalannya menyampaikan saat ini ada 13 prodi di SV UI, diantaranya ada 2 prodi D4. Beliau bercerita bahwa SV UI memiliki tata kelola yang ramping dan efisien. SV UI saat ini hanya memiliki 70 Dosen Tetap, dan 46 tendik. SV UI juga memiliki dosen NIDK dengan rasio 60:40. Direktur Vokasi dibantu 2 orang wakil Direktur, dan 4 orang manajer. Kemudian ada Unit SPM yang terdiri dari 5 orang dosen, serta 12 Kepala Laboratorium.

Para kaprodi hanya diberikan tugas akademik, kurikulum serta mengelola dosen. Sementara itu urusan pengelolaan manajerial dan administrasi diberikan kepada para manajer.

13 prodi di SV UI, dibagi menjadi 3 bidang prodi yaitu: Kesehatan, Sosial Humaniora, dan Administrasi Bisnis. Student body/ jumlah mahasiswa saat ini ada 3000 siswa. Pengelolaan sekolah vokasi dilakukan secara mandiri. Karena tidak mendapat dana dari pemerintah.

SV UI tidak mengirimkan perwakilan di senat perguruan tinggi. SV UI memiliki komite vokasi. Komite ini berperan seperti senat di perguruan tinggi. Pembahasan prodi baru dan penutupan prodi dapat dibahas pada komite vokasi ini.

Kurikulum

Saat ini di SV UI baru diberlakukan kurikulum 2019. Namun para kaprodi sudah diminta memulai proses penyusunan kurikulum 2023.  Pada kurikulum 2019 ini diberlakukan pola 3 2 1, maksudnya 3 semester awal perkuliahan di kampus, 2 semester berikutnya perkuliahan di industri, dan 1 semester magang di industri. Pelaksanaan pola pembelajaran 321 ini dilakukan secara bertahap sejak kurikulum 2016. Semua lulusan memiliki sertifikasi kompetensi dari BNSP, dan sertifikasi kemampuan bahasa inggris.

Proses penyusunan kurikulum dilakukan bersama-sama dengan mitra dari industri. Proses penyusunan kurikulum juga mempertimbangkan SKKNI dan KKNI.

Penilaian mata kuliah memiliki 6 komponen, diantaranya UTS & UAS hanya 40%, sementara sisanya adalah komponen lainnya seperti praktik, quiz dll. 

Di SV UI diselenggarakan juga Semester pendek, untuk mengulang. Perkuliahan di SV UI cukup padat, karena 1 sks praktek dilaksanakan selama 110 menit. Sehingga selama seminggu rata-rata mahasiswa mengikuti perkuliahan selama 39,5 jam selama 5 hari. Namun ada kebijakan dari kampus bahwa tidak boleh ada PR yang diberikan dosen, semua tugas harus selesai di kelas.

Setiap dosen dibantu oleh 3-4 asisten di kelas. Asisten dosen ini memiliki pendidikan S1. Lulusan tepat waktu SV UI berada di angka 97%, dengan 54% meraih cumlaude. Sementara itu waktu tunggu lulusan sampai bekerja dalah 1 bulan.

Semester 4 & 5 siswa mengikuti program pembelajaran di Industri. Jadi para siswa belajar langsung di industri. Penilaian dilakukan oleh dosen pembimbing dan instruktur di tempat magang. Seminggu sekali dosen mengunjungi siswa di tempat magang dan melakukan penilaian. Penilaian mata kuliah di semester 4 & 5 ini dilakukan oleh dosen dan instruktur di tempat magang. Instruktur dari industri ini tidak harus S2, dan namanya ditetapkan melalui SK rektor. 

Selama mengunjungi siswa di industri, dosen juga diminta untuk melakukan kerjasama dan penelitian dengan industri.

Pada semester 6 siswa full melakukan magang. Mata kuliah magang berjumlah 14 sks. Setelah magang siswa diminta membuat laporan, dan melakukan presentasi proyek akhir. Magang dilakukan selama 5 bulan. Magang hanya bisa dilakukan dengan mitra dari industri yang telah memiliki kontrak (MoU) dengan SV UI. Mitra Industri terpilih juga harus memiliki sertifikasi. Pencarian tempat magang dilakukan oleh Ketua Lab.

Proyek Akhir D3 lebih menitik beratkan pada kemampuan reporting dari siswa.

D4

Untuk mengupgrade prodi dari D3 ke D4, strategi yang dilakukan SV UI adalah merubah nama prodi D3 sesuai dengan nomenklatur prodi D4. Kemudian mengupgrade prodi D3 menjadi D4. Program studi D4 masih mengikuti kurikulum D3 pada semester 1-6. Pada semester 7 & 8 siswa D4 mengikuti perkuliahan di kampus. SV UI juga menyelenggarakan sistem MEMES untuk D3 & D4.

Pola kurikulum D4 ini dirancang dengan mempertimbangkan hasil survey yang mereka lakukan terhadap para mahasiswa D3. Dimana 41% mahasiswa hanya ingin mengikuti program D3 saja. Hasil lainnya dari survey menyebutkan bahwa alumni D3 yang telah bekerja, sebagian besar menginginkan untuk melanjutkan studi ke D4. Lulusan D4 diharapkan tidak lagi menjadi pencari kerja, melainkan harus membuka lapangan kerja. 

Pada semester 8, siswa diminta membuat proposal usaha apa (start-up) yang akan dia lakukan.

Go Green

Untuk mendukung program Go-Green, di SV UI tidak lagi menyediakan botol plastik untuk konsumsi rapat. Selain itu konsumsi rapat hanya disediakan buah-buahan saja.

PJJ

SV UI sedang mengembangkan platform Pendidikan Jarak Jauh (PJJ)  untuk menunjang perkuliahan. SV UI merencanakan 50% perkuliahan bisa dilakukan dengan PJJ. Saat ini para dosen SV UI sedang diminta mengikuti pelatihan tentang pendidikan jarak jauh di Universitas terbuka. Menurut Prof sigit, minimal nantinya 4 sesi pertama perkuliahan harus dilakukan menggunakan PJJ.

List perguruan tinggi tujuan BUDI 2019

Untuk para pencari beasiswa berikut ini daftar perguruan tinggi tujuan BUDI tahun 2019

No. Nama Universitas Negara Bidang Studi

1 Albert-Ludwigs-Universitaet Freiburg Jerman Semua

2 Boston University Amerika Serikat Semua

3 Brown University Amerika Serikat Semua

4 California Institute of Technology (Caltech) Amerika Serikat Semua

5 Cardiff University Inggris Semua

6 Carnegie Mellon University Amerika Serikat Semua

7 Columbia University Amerika Serikat Semua

8 Cornell University Amerika Serikat Semua

9 Dartmouth University Amerika Serikat Semua

10 Delft University of Technology Belanda Semua

11 Duke University Amerika Serikat Semua

12 Eberhard Karls Universität Tübingen Jerman Semua

13 Emory University Amerika Serikat Semua

14 EPFL (Ecole Polytechnique Fédérale de Lausanne) Swiss Semua

15 Erasmus University Rotterdam Belanda Semua

16 ETH Zurich – Swiss Federal Institute of Technology Swiss Semua

17 Fudan University Tiongkok Semua

18 Georg-August-University Goettingen Jerman Semua

19 Georgia Institute of Technology Amerika Serikat Semua

20 Ghent University Belgia Semua

21 Harvard University Amerika Serikat Semua

22 Hiroshima University Jepang Semua

23 Hokkaido University Jepang Semua

24 Humboldt-Universität zu Berlin Jerman Semua

25 Imperial College London Inggris Semua

26 Johns Hopkins University Amerika Serikat Semua

27 Keio University Jepang Semua

28 Kings College London Inggris Semua

29 KIT, Karlsruhe Institute of Technology Jerman Semua

30 KU Leuven Belgia Semua

31 Kyoto University Jepang Semua

32 Kyushu University Jepang Semua

33 Leiden University Belanda Semua

34 Lomonosov Moscow State University Rusia Semua

35 London School of Economics and Political Science (LSE) Inggris Semua

36 Ludwig-Maximilians-Universität München Jerman Semua

37 Lund University Swedia Semua

38 Massachusetts Institute of Technology (MIT) Amerika Serikat Semua

39 McGill University Kanada Semua

40 McMaster University Kanada Semua

41 Michigan State University Amerika Serikat Semua

42 Monash University Australia Semua

43 Nagoya University Jepang Semua

44 Nanyang Technological University, Singapore (NTU) Singapura Semua

45 National Taiwan University (NTU) Taiwan Semua

46 National University of Singapore (NUS) Singapura Semua

47 New York University (NYU) Amerika Serikat Semua

48 Northwestern University Amerika Serikat Semua

49 Ohio State University Amerika Serikat Semua

50 Osaka University Jepang Semua

51 Peking University Tiongkok Semua

52 Pennsylvania State University Amerika Serikat Semua

53 Princeton University Amerika Serikat Semua

54 Purdue University Amerika Serikat Semua

55 Queen Mary University of London Inggris Semua

56 Rice University Amerika Serikat Semua

57 Ruprecht-Karls-Universitaet Heidelberg Jerman Semua

58 RWTH Aachen Jerman Semua

59 Seoul National University Korea Selatan Semua

60 Shanghai Jiao Tong University Tiongkok Semua

61 Stanford University Amerika Serikat Semua

62 Stockholm University Swedia Semua

63 Technical University of Munich Jerman Semua

64 Technische Universität Dresden Jerman Semua

65 Texas A&M University Amerika Serikat Semua

66 The Australian National University Australia Semua

67 The Chinese University of Hong Kong Hong Kong Semua

68 The University of Adelaide Australia Semua

69 The University of Edinburgh Inggris Semua

70 The University of Exeter Inggris Semua

71 The University of Hong Kong Hong Kong Semua

72 The University of Manchester Inggris Semua

73 The University of Melbourne Australia Semua

74 The University of New South Wales (UNSW Australia) Australia Semua

75 The University of Nottingham Inggris Semua

76 The University of Sheffield Inggris Semua

77 The University of Sydney Australia Semua

78 The University of Tokyo Jepang Semua

79 The University of Warwick Inggris Semua

80 The University of Western Australia Australia Semua

81 Tohoku University Jepang Semua

82 Tokyo Institute of Technology Jepang Semua

83 Tokyo Medical and Dental University Jepang Semua

84 Trinity College Dublin Rep. Irlandia Semua

85 Tsinghua University Tiongkok Semua

86 UCL (University College London) Inggris Semua

87 Université de Montréal Kanada Semua

88 Université Pierre et Marie Curie (UPMC) Perancis Semua

89 University of Alberta Kanada Semua

90 University of Amsterdam Belanda Semua

91 University of Basel Swiss Semua

92 University of Bern Swiss Semua

93 University of Birmingham Inggris Semua

94 University of Bristol Inggris Semua

95 University of British Columbia Kanada Semua

96 University of California, Berkeley (UCB) Amerika Serikat Semua

97 University of California, Davis Amerika Serikat Semua

98 University of California, Irvine Amerika Serikat Semua

99 University of California, Los Angeles (UCLA) Amerika Serikat Semua

100 University of California, San Diego (UCSD) Amerika Serikat Semua

101 University of California, Santa Barbara (UCSB) Amerika Serikat Semua

102 University of Cambridge Inggris Semua

103 University of Chicago Amerika Serikat Semua

104 University of Colorado Boulder Amerika Serikat Semua

105 University of Florida Amerika Serikat Semua

106 University of Geneva Swiss Semua

107 University of Glasgow Inggris Semua

108 University of Groningen Belanda Semua

109 University of Helsinki Finlandia Semua

110 University of Illinois at UrbanaChampaign Amerika Serikat Semua

111 University of Lausanne Swiss Semua

112 University of Leeds Inggris Semua

113 University of Liverpool Inggris Semua

114 University of Maryland, College Park Amerika Serikat Semua

115 University of Michigan Amerika Serikat Semua

116 University of Minnesota Amerika Serikat Semua

117 University of North Carolina, Chapel Hill Amerika Serikat Semua

118 University of Oslo Norwegia Semua

119 University of Oxford Inggris Semua

120 University of Pennsylvania Amerika Serikat Semua

121 University of Pittsburgh Amerika Serikat Semua

122 University of Queensland Australia Semua

123 University of Rochester Amerika Serikat Semua

124 University of Science and Technology of China Tiongkok Semua

125 University of Southampton Inggris Semua

126 University of Southern California Amerika Serikat Semua

127 University of Texas at Austin Amerika Serikat Semua

128 University of Toronto Kanada Semua

129 University of Tsukuba Jepang Semua

130 University of Vienna Austria Semua

131 University of Virginia Amerika Serikat Semua

132 University of Washington Amerika Serikat Semua

133 University of Wisconsin-Madison Amerika Serikat Semua

134 University of Zurich Swiss Semua

135 Uppsala University Swedia Semua

136 Utrecht University Belanda Semua

137 Wageningen University Belanda Semua

138 Waseda University Jepang Semua

139 Washington University in St. Louis Amerika Serikat Semua

140 Yale University Amerika Serikat Semua

141 Zhejiang University Tiongkok Semua

  1. City University of Hong Kong Computer Science and Information Systems
  2. KAIST – Korea Advanced Institute of Science & Technology – Computer Science and Information Systems

  3. Naval Postgraduate School – Cyber Systems and Operations

  4. Politecnico di Milano – Computer Science and Information Systems

  5. RMIT University – Computer Science and Information Systems

  6. The Hong Kong University of Science and Technology – Computer Science and Information Systems Economics and Econometri

  7. University of Waterloo Computer Science and Information Systems

 

Have Fun!

 

List Perguruan Tinggi Tujuan LPDP 2019

Untuk para pencari beasiswa berikut ini daftar perguruan tinggu tujuan LPDP tahun 2019. Untuk Beasiswa Reguler untuk semua bidang studi adalah:

  1. Brown University
  2. California Institute of Technology
  3. Columbia University
  4. Cornell University
  5. Dartmouth University
  6. ETH Zurich
  7. Harvard University
  8. Humboldt-Universitaet Berlin
  9. John Hopkins University
  10. KIT Kalrshruhe Institute of Technology
  11. Massachusetts Institute of Technology
  12. Princeton University
  13. Ruprechts Kalrs Universitat Heidelberg
  14. RWTH Aachen
  15. Stanford University
  16. Technical University of Munich
  17. UCL
  18. Cambridge
  19. University of Chicago
  20. Oxford
  21. University of Pennsylvania
  22. Yale University

Selanjutnya untuk bidang computer science, cyber security dan electrical engineering adalah:

  1. Carnegie Mellon University – Amerika Serikat- Computer Science and Information Systems
  2. Macquarie University- Australia – Cyber Security
  3. National University of Singapore (NUS)-
  4. University of California, Berkeley (UCB)
  5. University of California, Los Angeles (UCLA) – Engineering – Electrical and Electronic
  6. University of Toronto Computer Science and Information Systems
  7. Tsinghua University- – Engineering – Electrical and Electronic
  8. Nanyang Technological University, Singapore (NTU) – Engineering – Electrical and Electronic
  9. Imperial College London – Engineering – Electrical and Electronic

Daftar lengkapnya bisa dilihat pada link berikut:

Klik untuk mengakses Daftar-Perguruan-Tinggi-Tujuan-Luar-Negeri-Beasiswa-Reguler-2019-20-Mei-2019.pdf

 

Kejar Tayang

Sudah lama gak nulis, bulan ini alhamdulillah lagi padat merayap. Selain koreksi tugas mahasiswa, persiapan MK Tawar, sekarang saya lagi sibuk persiapan shooting celoe (Center for Elearning and open Education). Celoe itu platform elearningnya Tel-U. Jadi dosen diminta bikin video tentang seluruh materi perkuliahannya. Dari kampus sudah disiapin studio dengan peralatan lengkap beserta para kru-nya. Studionya keren, ada teleprompter, ligthning serta green screen. Lumayan lah jadi artis dadakan.

Saya kebagian menyiapkan materi keamanan jaringan. Ada 13 pertemuan, masing-masing pertemuan 1x syuting. Setiap pertemuan diminta ada 7 video. Masing-masing video sekitar 3-5 menit. Cuman sebelum syuting banyak yang harus disiapin. Slidenya harus ikut standar Celoe, trus bikin skript juga. Skrip ini kalimat apa saja yang mau kita omongin di tiap slide. Nantinya skrip ditampilin di teleprompter. Jadi kita tinggal baca skrip aja kayak news anchor. Cuman lumayan repot nyiapin slide dan skrip ini. Karena skripnya dibikin di powerpoint, trus musti diekstrak jadi handuot di word, dan harus dirapiin lagi, sesuai standar celoe. Jadinya selama ramadan ini saya kejar tayang bikin skrip. Beneran dikejar2, misalnya jadwal suting jam 14, skripnya baru beres jam 14 kurang 10, yah begitulah.

Sebenernya materi keamanan jaringan, banyak prakteknya. Di kelas biasanya teorinya cuman buat pengantar aja, kemudian praktek. Terus latihan praktek biasanya saya gak ngajarin step by step. Tapi mahasiswa yang cari sendiri cara pengerjaannya. Jadi saya agak bingung pas musti nyiapin video. Jadinya di video banyak saya tambahkan penjelasan tentang beberapa teori yang mereka perlukan buat ngerjain latihan praktek.

Ada 14 studio saat ini, sayangnya sistem kedap suaranya belum maksimal. Jadi suara dari luar studio sering kedengeran ke dalam, sehingga seringkali musti di-Cut dan retake. Malah suara dari dalam studio yang gak kedengeran ke luar. Tapi kalo liat video yang udah jadi, hasilnya keren. Karena sudah diedit lagi oleh tim celoe. Kru studionya terlihat profesional dalam pembuatan video ini. Jadi mulai terbiasa dengan aba-aba sang sutradara, TALENT STAND BY! CAMERA ROLL! AUDIO CHECK! ACTION!

…..MARK! CUT!



Ranking Kampus Computer Science

Berikut ini Ranking Kampus dengan jurusan Computer Science terbaik menurut QS World University:

  1. Massachusetts Institute of Technology
  2. Stanford University
  3. University of Oxford
  4. Harvard University
  5. Carnegie Mellon University
  6. University of Cambridge
  7. University of California Berkeley
  8. ETH Zurich
  9. NUS
  10. Princeton University
  11. University of Toronto
  12. Imperial College London
  13. University of Melbourne
  14. Nanyang Technological University
  15. The Hongkong University of Science and Technology
  16. University of California Los Angeles
  17. Tsinghua University
  18. EPFL – Ecole Polytechnique Federale de Lausanne
  19. University of Hongkong
  20. University of Edinburgh
  21. University of Tokyo
  22. The Chinese University of Hongkong
  23. Peking University
  24. University of British Columbia
  25. Georgia Institute of Technology
  26. Cornell University
  27. University of Waterloo
  28. California Institute of Technology
  29. University of Washington
  30. University of Illinois at Urbana Champaign
  31. Australian National University
  32. Columbia University
  33. University College London
  34. University of Texas at Austin
  35. University of New South Wales
  36. Korea Advanced Institute of Science and technology
  37. Technical University of Munich
  38. Yale University
  39. University of Pennsylvania
  40. Seoul National University
  41. University of Sydney
  42. New York University
  43. Pelitecnico di Milano
  44. Shanghai Jiao Tong University
  45. University of California San Diego
  46. National Taiwan University
  47. University of Michigan
  48. University of Chicago
  49. City University of Hongkong
  50. Hongkong Polytechnic University
  51. Delft University of Technology
  52. Duke University
  53. Ecole Normale Superieure Paris
  54. Ecole Polytechnique France
  55. Fudan University
  56. Humboldt University Berlin
  57. Indian Institute of Technology Bombay
  58. Indian Institute of Technology Delhi
  59. John Hopkins University
  60. KU Leuven
  61. Kings College London
  62. KIT, Karlsruhe Institue of Technology
  63. Korea University
  64. KTH Royal Institute of Technology Sweden
  65. Kyoto University
  66. Lomonosov Moscow State University
  67. London School of Economics and Political Science
  68. Ludwig Maximillian Universitat Munchen
  69. Mcgill University
  70. Monash University
  71. National Chiao Tung University
  72. Nasional TsingHua University
  73. Pohang University (postech)
  74. Politecnico di Torino
  75. Purdue University
  76. RWTH Aachen
  77. Sapienza University of Rome
  78. Technion Israel Institute of Technology
  79. TU Berlin
  80. Vienna University of Technology
  81. University of Auckland
  82. University of Manchester
  83. Univ of Queensland
  84. Tokyo Institute of Technology
  85. Universidade de Sao Paulo
  86. Universidade Estadual de Campinas
  87. Almamater Studiorum – University of Bologna
  88. Universitat Politecnica de Catalunya
  89. Universiti Malaya
  90. University Sains Malaysia
  91. University of Amsterdam
  92. university of California Irvine
  93. University of Glasgow
  94. University of Maryland College park
  95. University of Massachusetts Amherst
  96. University of Southampton
  97. University of Southern California
  98. University of Technology Sydney
  99. University of Wisconsin Madison
  100. Zhejiang University
  101. Aalto university
  102. Aarhus University Denmark
  103. Boston University
  104. Brown University
  105. Chalmers University of Technology Sweden
  106. Eindhoven University of Technology
  107. Indiana University Bloomington
  108. Instituto Politecnico Nacional Mexico
  109. Lancaster University
  110. Nanjing University China
  111. Pennsylvania State University
  112. RMIT University
  113. Trinity College Dublin, The University of Dublin
  114. Universidad de Chile
  115. Universidad Nacional Autonoma de Mexico
  116. University of Scince and Technology of China
  117. CentraleSupelec France
  118. The Hebrew University of Jerusalem
  119. National ChengKung University Taiwan
  120. National Technical University of Athens
  121. Politecnico di Milano

Lengkapnya bisa dilihat pada link berikut

https://www.topuniversities.com/university-rankings/university-subject-rankings/2018/computer-science-information-systems

Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Luar Negeri LPDP 2018

Untuk para pencari beasiswa, tahun 2018 ini ada perubahan daftar perguruan tinggi tujuan LPDP. Kali ini akan saya share untuk perguruan tinggi luar negeri.

Perguruan Tinggi Negara Bidang Studi
1 California Institute of Technology (Caltech) Amerika Serikat Semua
2 Columbia University Amerika Serikat Semua
3 Cornell University Amerika Serikat Semua
4 ETH Zurich – Swiss Federal Institute of Technology Swis Semua
5 Harvard University Amerika Serikat Semua
6 Johns Hopkins University Amerika Serikat Semua
7 Massachusetts Institute of Technology (MIT) Amerika Serikat Semua
8 Princeton University Amerika Serikat Semua
9 Stanford University Amerika Serikat Semua
10 UCL (University College London) Inggris Semua
11 University of Cambridge Inggris Semua
12 University of Chicago Amerika Serikat Semua
13 University of Oxford Inggris Semua
14 University of Pennsylvania Amerika Serikat Semua
15 Yale University Amerika Serikat Semua
16 Curtin University Australia Engineering – Mineral and Mining
17 Durham University Inggris Geography
18 Griffith University Australia Hospitality and Leisure Management
19 Imperial College London Inggris Engineering – Electrical and Electronic, Environmental Science Engineering – Mechanical, Aeronautical & Manufacturing
20 Karolinska Institutet Swedia Medicine Pharmacy and Pharmacology
21 Kings College London Inggris Nursing
22 London School of Economics and Political Science (LSE) Inggris Geography Accounting and Finance Economics and Econometrics Social Policy and Administration, Law Development Studies Sociology
23 McGill University Kanada Engineering – Mineral and Mining
24 Michigan State University Amerika Serikat Agriculture and Forestry
25 Monash University Australia Pharmacy and Pharmacology
26 Nanyang Technological University, Singapore Engineering – Electrical and Electronic
27 National University of Singapore (NUS) Singapore Environmental Science Computer Science and Information Systems Chemistry
28 New York University (NYU) Amerika Serikat Psychology Accounting and Finance Law
29 Pennsylvania State University Amerika Serikat Engineering – Mineral and Mining
30 Purdue University Amerika Serikat Agriculture and Forestry Hospitality and Leisure Management
31 The Australian National University Australia Geography Social Policy and Administration
32 The Hong Kong Polytechnic University Hongkong Hospitality and Leisure Management
33 The University of Hong Kong Hongkong Education
34 The University of Manchester Inggris Nursing Development Studies
35 The University of Melbourne Australia Education
36 The University of New South Wales (UNSW Australia) Australia Engineering – Mineral and Mining
37 The University of Nottingham Inggris Pharmacy and Pharmacology
38 The University of Queensland Australia Engineering – Mineral and Mining
39 The University of Sydney Australia Nursing
40 The University of Tokyo Jepang Pharmacy and Pharmacology Physics, Engineering – Mechanical, Aeronautical & Manufacturing Chemistry Social Policy and Administration
41 Tsinghua University Tiongkok Engineering – Electrical and Electronic Engineering – Mechanical, Aeronautical & Manufacturing
42 Universidad de Chile Chili Engineering – Mineral and Mining
43 University of British Columbia Kanada Geography Engineering – Mineral and Mining
44 University of California, Berkeley (UCB) Amerika Serikat Education Psychology, Agriculture and Forestry Biological Science Physics Engineering – Electrical and Electronic Environmental Science Geography Accounting and Finance Economics and Econometrics Computer Science and Information Systems Engineering – Mechanical, Aeronautical & Manufacturing, Chemistry Social Policy and Administration Law Development Studies Sociology
45 University of California, Davis Amerika Serikat Agriculture and Forestry
46 University of California, Los Angeles (UCLA) Amerika Serikat Education Medicine Psychology Biological Science, Engineering – Electrical and Electronic Geography
47 University of California, San Francisco Amerika Serikat Medicine Nursing Pharmacy and Pharmacology
48 University of Cape Town Afrika Selatan Development Studies
49 University of Michigan Amerika Serikat Engineering – Mechanical, Aeronautical & Manufacturing
50 University of Reading Inggris Agriculture and Forestry
51 University of Surrey Inggris Hospitality and Leisure Management
52 University of Sussex Inggris Development Studies
53 University of Technology Sydney Australia Nursing
54 University of Toronto Kanada Education Nursing Geography Computer Science and Information Systems
55 University of Washington Amerika Serikat Nursing
56 University of Wisconsin-Madison Amerika Serikat Agriculture and Forestry Sociology
57 Virginia Polytechnic Institute and State University Amerika Serikat Hospitality and Leisure Management
58 Wageningen University Belanda Agriculture and Forestry, Environmental Science
59 World Maritime University Swedia Earth and Marine Science
60 Macquarie University Australia Cyber Security
61 Hartford Seminary Amerika Serikat Keagamaan
62 Sapienza University of Rome Italia Keagamaan
63 University of al-Qarawiyyin Maroko Keagamaan
64 Al Azhar University Mesir Keagamaan
65 Ankara Üniversitesi Turki Keagamaan

Daftar lengkapnya bisa dilihat pada link berikut:

https://www.lpdp.kemenkeu.go.id/wp-content/uploads/2018/05/Daftar-Perguruan-Tinggi-Tujuan-Luar-Negeri.pdf

%d blogger menyukai ini: