Jalan Jalan ke Nara

Sewaktu libur ke Jepang saya sempat bertemu kawan lama. Dia seorang dosen di Osaka. Dulu kami berkenalan waktu sama-sama di Rostock, Jerman. Dia ngajak saya jalan jalan ke Nara. Nara ini sebuah kota di dekat Osaka. Menurut dia Nara dulu sempat menjadi ibukota jepang pada tahun 700an. Dari Osaka kami naik mobil, sekitar 30 menit.

Nara Park

Kami parkir di Nara Park. Nara Park ini sebuah Hutan, disana ada banyak Rusa. Kawanan rusa ini jinak2. Dilepas begitu aja di sepanjang jalan. Bahkan kita bisa bebas ngasih makan dan ngelus2 rusa ini. Makanannya semacam biskuit yang bisa kita beli di sepanjang jalan. Harga Biskuitnya 150 Yen. Yang lucu kalo kita bawa biskuit rusa ini bisa mengangguk-anggukan kepalanya ke kita 🙂

Temple Budha

Terus kami mengunjungi beberapa temple. Menurut teman saya orang Jepang biasanya setahun sekali datang kesini untuk berdoa. Temple yang paling gede namanya Todai-ji. Di sini ada patung Budha yang gede banget. Terus ada sebuah tiang yang ada lobang kecil di tengahnya. Orang sini percaya kalo kita bisa masuk ke lubang kecil di tiang itu kita bisa dapat keberuntungan di kehidupan kita berikutnya. Lobangnya sempit banget, tapi tetep banyak orang yang nyoba.

Kemudian ada juga Horyu-ji temple. Bangunan ini konon dibangun tahun 600an, dan merupakan salah satu yang tertua di Jepang. Kemudian ada Nigatsudo Hall, bangunan ini setiap tahun pada bulan Maret digunakan untuk ritual Omizutori. Pada ritual ini umat Budha berkumpul, berdoa dan ada bakar obor juga. Konon ritual ini sudah diselenggarakan selama 1200 tahun lebih.

Kemudian ada juga Kasuga Taisha. Ini sebuah kuil Shinto. Warnanya khas merah. Di dalamnya ada sebuah ruangan yang isinya puluhan lampion. Waktu kami ke kuil ini ternyata lagi ada pasangan jepang yang lagi nikahan. Pengantinnya menggunakan pakaian tradisional Jepang, sementara keluarganya pake Jas.

Halal Ramen

Kemudian kami diajak ke Naramachi. Tempat ini semacam tempat perbelanjaan jaman dulu. Jadi di sepanjang jalan ada toko-toko unik yang menjual barang-barang kerajinan Jepang. Kami makan di Halal Ramen. Namanya Nara-Machi Jinniyah. Disini ada tempat sholat juga. Lucunya abis makan pemilik tempat ramen ini minta foto bareng. Jadi berasa artis 🙂 Di Ramen ini sempat kenalan juga dengan seorang pengunjung,  mualaf Jepang cewe. Dia seorang perawat, dan sempet magang beberapa bulan di Malaysia. Lucunya dia lebih fasih bahasa malaysia daripada bahasa Inggris.

Dan sebagai penutup kami mengunjungi Toshodaiji Temple. Tempat ini kayak pesantren kalo di Indonesia. Tempat sekolahnya para pendeta Budha. Sebenernya masih banyak tempat lain di Nara yang menarik untuk dikunjungi. Teman saya juga semangat bercerita tentang tempat-tempat itu. Cuman saya keburu cape jadi minta pulang 🙂

Semoga Bermanfaat!

Tentang Nara

http://www.japan-guide.com/e/e2165.html

https://en.wikipedia.org/wiki/Nara,_Nara

Tentang halal ramen di Nara

http://www.halalmedia.jp/archives/12263/halal-ramen-restaurant-has-been-officially-opened-in-nara-machi/

Silahkan tuliskan tanggapan, kritik maupun saran