Orchid Forest Cikole

Liburan kali ini saya ngajak keluarga jalan ke Orchid Forest Cikole. Tempat ini dulunya hutan yang sudah disulap jadi tempat wisata. Lokasinya di daerah cikole Lembang. Kalo dari Bandung setelah terminal wisata Grafika dan sebelum Tangkuban Perahu, sebelah kiri jalan. Di seberang jalan tempat perkemahan cikole, alias tempat dulu saya diospek.

Tiket masuknya 35 ribu per orang dibayarkan di pos pembayaran, tiketnya jangan lupa disimpan karena nanti ada pemeriksaaan di gerbang masuk. Dari pos pembayaran tadi masih nanjak lagi menuju tempat parkir sekitar 1 km kayaknya. Di tempat parkir mobil ini ada banyak monyet yg minta selfie. Tempat parkir mobil ini lokasinya paling tinggi di hutan ini. Jadi kita menyusuri orchid forest dengan jalan kaki menurun ke bawah.

Dari tempat parkir, tinggal jalan sedikit ke gerbang masuk. Gerbang masuk ini konon dirancang menyerupai bentuk kelopak anggrek. Disini ada pemeriksaan tiket. Oiya pengunjung gak boleh bawa makanan. Jadi makanan yg kita bawa harus dititipkan di pos ini.

Ketika masuk orchid Forest langsung terlihat pemandangan pegunungan yang indah dan hawa udara yang segar. Disini ada banyak tempat yang indah buat berfoto. Di setiap sudut ada juga informasi tentang berbagai jenis anggrek. Konon ada 20ribu anggrek disini, anggrek lokal sampai anggrek dari argentina, Peru dll. Penataan tanaman disini juga cukup apik. Di beberapa pohon ada dibuat semacam platform kayu untuk berfoto dari atas pohon. 

Salah satu tempat yang menarik adalah Orchid House (rumah anggrek). Semacam rumah kaca yg didalamnya ada ditampilkan berbagai jenis anggrek. Disini ada tempat foto dengan background kumpulan anggrek. Keluar dari rumah anggrek ini ada papan catur raksasa, ada rumah kaca dengan berbagai media tanam anggrek yg digantung dengan apik. Media tanam ini menurut petugasnya dibuat dari akar kadaka, yg dibalut dengan lumut dan dibentuk bulat. Menurut petugas disana, anggrek-anggrek ini dirawat dengan rutin, diantaranya disiram 2x sehari dan dikasih vitamin seminggu sekali.

Kemudian ada juga bazzar anggrek. Disini dijual berbagai jenis anggrek yang menawan. Harganya beragam, sekitar 100-200 rb. Oiya kalau beli anggrek di bazzar anggrek ini, kita gak perlu langsung bawa2 anggrek tersebut selama kita jalan2 di orchid forest ini. Tapi anggrek ini bisa kita ambil nanti di gerbang masuk dekat parkiran mobil.

Gak jauh dari bazzar anggrek ada taman payung dan taman pingpong. Taman payung ini isinya payung2 kertas warna warni yg digantung dan ditata secara menarik. Kalo taman pingpong juga tempat foto dimana banyak bola pingpong digantung dan ditata sehingga terlihat futuristik kalo difoto. Ada juga Terrace Paphio. Tempat ini semacam panggung yang dilengkapi bangku2 kayu yang cantik. Ada beberapa jembatan yang keren juga. Selanjutnya jalan kebawah ada rabbit forest. Disini ada banyak kelinci yang imut, kita bisa juga kasih makan kelinci disini. Kemudian katanya ada juga bunga bangkai. Cuman waktu saya kesana, gak keliatan bunga bangkatinya

Turun sedikit ada Foodcourt. Gak jauh dari Foodcourt kita bisa naik ke Woodbridge alias jembatan kayu. Woodbridge ini adalah jembatan kayu yang dihubungkan antara beberapa pohon pinus. Panjangnya katanya 23 meter. Buat naik woodbridge ini kita harus bayar lagi 20ribu. Tapi seru banget, rasanya naik jembatan ini. Jembatan ini dibuat menghubungkan antara 2 bukit di hutan ini. Nah setelah naik jembatan ini kita bisa naik flying fox. Naik Flying fox ini gak bayar lagi, sudah include dengan tiket naik jembatan kayu. Kalo takut naik flying fox, bisa jalan kaki menuruni bukit Garden of Light, semacam taman dengan tema futuristik

Selanjutnya ada High Rope, tempat outbond, tempat camping dan traking. Di gerbang keluar disediakan mobil angkutan gratis yang bisa bawa kita ke tempat parkir. Kalo mau jalan kaki bisa juga sih, cuman nanjak cape. Waktu saya kesana, angkutannya lumayan penuh, karena pengunjungnya lagi rame. Tapi disediakan angkot gratis.

Berkunjung kesini banyak jalannya, jadi jangan salah kostum. Lumayan bikin pegel kaki . Enaknya sih jalannya nyantei aja. Sedia jaket juga, karena anginnya kadang lumayan kenceng. Enaknya sih main seharian di orchid forest ini. Ada banyak toilet juga, ada mushola dan banyak kursi2 buat istirahat.

Semoga Bermanfaat!

 

La Rambla Barcelona

Saya mau lanjutkan share cerita perjalanan saya ke Barcelona. Setelah mengunjungi Park Guell dan Montjuic, berikut ini beberapa tempat menarik lainnya di Barcelona yang sempat saya kunjungi:

Las Rambla

Las Rambla ini adalah sebuah nama jalan di Barcelona, konon panjangnya 1,2 km. Di sepanjang jalan ini ada banyak pertokoan, cafe dll. Di tengah jalan ada semacam area pejalan kaki yang cukup lebar,  ada yang bilang promenade atau boulevard. Di jalan ini justru area pejalan kaki lebih lebar dibandingkan area yang bisa dilalui mobil. Disepanjang area ini ada kios tempat orang jual souvenir, ada berbagai seniman jalanan yang keren2 juga. Tempatnya bagus untuk foto-foto dan selalu ramai dengan turis. Jalan ini juga jadi batas antara dua kecamatan :) di barcelona, area Raval dan Gothic Quarter.

Mercat de Sant Josep de la Boqueri

Mercat ini sebenarnya pasar. Disana ada tukang daging, ada tukang buah tukang sayur dll. Cuman pasar disana bersih banget dan gak ada aroma khas pasar seperti di negeri kita. Penataannya juga menarik. Ada tempat orang jual coklat dan tempat makan juga. Ada berbagai macam cabe juga yang aneh-aneh bentuknya. Bahkan pasar ini ada websitenya. Ini alamat webnya http://www.boqueria.barcelona/home  Kapan ya pasar di negeri kita bisa jadi tempat yang menarik buat dikunjungi. Berikut ini video youtube tentang pasar ini

Barri Gotic

Daerah ini adalah bagian kota tua di Barcelona. Disini ada banyak bangunan lama yang masih terawat dengan baik. Ada dinding kota yang katanya dibangun dari jaman Romawi, ada katedral, museum dll. Area ini juga sepertinya tetap dijaga ke Gothic-annya. Jadi jalan-jalan disini rasanya seperti kita sedang ngeliat film jaman  Robin Hood atau pendekar berkuda.

https://en.wikipedia.org/wiki/Gothic_Quarter,_Barcelona

La sagrada familia

Ini adalah nama Gereja yang menjadi ikon kota Barcelona. Gereja ini dirancang oleh arsitek kenamaan Barcelona Antoni Gaudi. Konon gereja ini mulai dibangun sejak tahun 1882 dan belum selesai sampai sekarang. Biaya pembangunannya katanya dibiayai oleh sumbangan dari masyarakat. Setiap bagian dari gereja ini dirancang dengan unik. Banyak ornamen yang indah. Menurut cerita setiap ornamen memiliki filosofi sendiri.  Saya cuman liat dari luar saja, karena males ngantri. Untuk masuk ke bangunan ini antriannya panjang banget.

 

Masih ada beberapa tempat seru lainnya di Barcelona yang mau saya ceritakan. Insyaallah nanti saya lanjutkan pada tulisan berikutnya.

 

 

Transit 12 jam di Istanbul

Dalam perjalanan saya ke Barcelona untuk ngajar di Universitas Autonoma Barcelona, saya memilih penerbangan menggunakan Turkish Air. Selain harganya yang miring, maskapai ini juga menawarkan kesempatan langka, yaitu city tour gratis di Istanbul. City tour gratis ini disediakan untuk penumpang yang penerbangannya transit di Istanbul selama 6 jam atau lebih.  Jadi selama transit, daripada bengong di bandara, maskapai ini menyediakan paket city tour gratis keliling Istanbul. Dari Istanbul ada banyak penerbangan ke Barcelona. Karena kepengen ikut city tour gratis ini, saya sengaja memilih waktu transit yang cukup lama di Istanbul, sekitar 12 jam.
Waktu itu saya mendarat di Istanbul pagi hari (subuh lebih tepatnya). Setelah mengurus imigrasi dll, saya mencari tempat pendaftatan city tour ini. Letaknya kalau dari pintu keluar bandara attaturk di pojok sebelah kanan. Bersebelahan dengan kedai kopi Starb***, disana ada counter namanya Hotel Desk. (Oiya untuk bisa keluar bandara, kita harus punya visa turis di Turki. Tentang visa ini nanti saya akan share di tulisan lain)

Pendaftaran

Untuk mendaftar city tour, kita cukup menunjukan boarding pass kita di loket Hotel Desk tadi. Petugas disana menjelaskan ada beberapa pilihan tour yang bisa dipilih. Ada paket tour singkat dari jam 8.30-11, ada jam 9-15 dan ada jam 9-18. Menurut petugas pendaftaran, paket tur itu beda-beda destinasinya. Waktu itu kami pilih paket citytour yang jam 9-18.  Karena jadwal pesawat kami ke Barcelona jam 20.

Pas kami nunggu disana ternyata ada banyak orang juga yang daftar citytour gratis ini. Ada bule-bule dari macam-macam negara, dan ada segerombolan jemaah umrah dari Indo. Kayaknya mereka beres umrah terus transit di Turki. Cuman gak ngerti ada masalah apa, sepertinya rombongan mereka ditolak sama petugas pendaftaran. 

Jam 9 kurang,  petugas pendaftarannya manggil nama2 peserta city tour, kemudian diarahkan untuk naik bus. Waktu itu ada 2 bis kecil yang berangkat dari bandara ini. Di bus kami tour guidenya namanya miss Güneş, kata dia Gunes tuh artinya sunshine. Orangnya emang ceria dan bawel banget ngejelasin kita tentang banyak hal sepanjang jalan, ya cocok lah namanya sunshine. Di bus dibagiin syal biru sebagai tanda pengenal kita ikut rombongan city tour ini.

 

Istanbul

Dari bandara kami langsung dibawa ke daerah kota tua Istanbul. Kota tua Istanbul ini letaknya masih di benua Eropa, disisi sungai Bosphorus. Nah di seberang sungai Bosphorus adalah benua Asia. Di Bus, miss Sunshine cerita banyak tentang sejarah Istanbul, jadi kota ini mulai ada sejak tahun 600 sebelum Masehi. Dulu namanya Byzantium, bagian dari kerajaan Yunani Kuno. Sempat dikuasai Persia, kemudian jadi bagian kerajaan romawi. Jaman Konstantin, kota ini dijadikan pusat pemerintahan Romawi, dan namanya diganti menjadi Konstantinopel. Tahun 1453 kota ini ditaklukan oleh Sultan Mehmed al Fathir, kemudian nama kota ini diganti menjadi Istanbul.

Jarak dari Bandara ke kota tidak terlalu jauh, sekitar 30 menit. Cuman gak kerasa, karena ngedengerin miss sunshine cerita. Setelah sampe di Kota tua Istanbul, tour ini dilanjutkan dengan jalan kaki. Agenda pertama city tour ini adalah sarapan. Kami dibawa ke sebuah restoran di sana, disitu sudah disiapkan banyak meja buat kita. Disini kita sarapan ala orang Turki, pake roti, keju, daging, telur, salat, olive dll. Oiya sarapannya gratis loh. Abis sarapan kami dibawa melihat Obelisk Theodosius.

Obelisk

Obelisk ini sebuah tugu yang dibuat jaman Firaun Mesir. Obelisk ini konon dibangun tahun 1400an sebelum Masehi di Mesir. Obelisk ini dulunya bagian dari Kuil Karnak, kuil besar yang dibangun Firaun di kota tua Luxor. Pada jaman Kaisar Konstantin, dia memerintahkan untuk memindahkan 2 buah obelisk dari mesir, satu ke Istanbul, satu lagi ke Roma. Pemindahan obelisk itu konon dalam rangka perayaan 20 tahun kaisar berkuasa. Tapi pada jaman konstantin pemindahan ini belum selesai. Baru jaman kaisar Theodosius pemindahan ini berhasil.

Gile, gak kebayang jaman dulu mindahin Obelisk yang tingginya 30 meter ini melewati sungai nil, dan 2 ribuan kilometer dari mesir sampe ke turki. Menurut cerita, obelisk yang terbuat dari Granit, sebelum dipindahkan, dipotong dulu jadi 3 bagian. 

Selama pemindahan bagian paling bawah sempat rusak, sehingga obelisk ini sekarang tingginya cuman sekitar 19 meter. Oiya Obelisk ini dulu dibangun sebagai monumen ketika orang mesir menaklukan Suriah.

Setelah melihat Obelisk agenda berikutnya adalah mengunjungi Blue Mosque. Insyaallah saya akan share pada tulisan berikutnya.

Semoga Bermanfaat!

tentang Obelisk

https://en.wikipedia.org/wiki/Obelisk_of_Theodosius

https://www.istanbul7hills.com/egyptian-obelisk.html

https://www.thebyzantinelegacy.com/theodosius-obelisk

tentang citytour turkish airline

https://www.turkishairlines.com/de-int/flights/fly-different/touristanbul/tour-schedule/index.html

Sejarah Istanbul

https://en.wikipedia.org/wiki/Istanbul

https://id.wikipedia.org/wiki/Konstantinus_Agung

Pemandangan sungai bosphorus

Parc de Montjuic Barcelona

Selama di Barcelona ada beberapa tempat menarik yang sempat saya kunjungi diantaranya adalah Parc de Montjuic. Di Montjuic ini ada beberapa spot yang tidak boleh dilewatkan diantaranya:

Magic Fountain

Magic Fountain ini adalah air mancur yang bisa menari-nari diiringin musik dan permainan lampu berwarna warni. Waktu saya kesana  sudah banyak banget orang yang menunggu mulainya permainan air mancur ini. Hampir semua tempat di sekeliling air mancur ini penuh banget dengan orang. Padahal waktu itu baru jam 8 malem, sementara katanya penampilan air mancur ini di musim panas mulai jam 9 malem (setelah matahari terbenam). Sepertinya memang pertunjukan air mancur ini emang ditunggu2 banget. Pertunjukan air mancur ini gratis, tapi gak setiap hari main. Cuman hari kamis-minggu pada waktu musim panas, dan cuman hari jumat dan sabtu ketika musim dingin. Jadwal shownya bisa dilihat pada link berikut:

https://www.barcelona-tourist-guide.com/en/albums-en/magic-fountains-montjuic/index.html

Kalo mau kesana bisa naek metro ke stasiun Placa de Espanya

Palau Nacional

Palau Nacional ini adalah sebuah bangunan megah yang ada di atas bukit Montjuic, berbentuk istana. Saat ini gedung ini digunakan menjadi Museum Seni Catalunya. Di dalam museum ini ada banyak barang seni bersejarah, koleksi barang seni disini ada yang berasal dari abad ke 11. Ada berbagai karya dari seniman terkenal juga diantaranya El Greco, Francisco de Zurbarán, Diego Velázquez, Mariano Fortuny, Antoni Gaudí, Ramon Casas, Joaquin Torres-García, Julio González, Salvador Dalí, dan Pablo Picasso. Dari teras palau nacional ini kita bisa melihat pemandangan indah kota barcelona.

Castell de Montjuïc

Bangunan lainnya yang ada disini adalah Castell de Montjuïc. Gedung ini bentuknya seperti sebuah benteng pertahanan militer. Konon bangunan ini dibangun pada tahun 1640. Benteng ini pernah jadi saksi perang catalan, perang Napoleon. Kemudian sempat digunakan juga sebagai istana raja. Terdapat juga penjara di dalamnya. Saat ini gedung ini digunakan sebagai Barcelona City Council, alias balaikota Barcelona.

Placa Espana

Tidak jauh dari Montjuic terdapat Placa Espana. Tempat ini seperti simpang lima kota Barcelona. Di Placa Espana ini terdapat Plaza de Toros de las arena. Tempat ini dulunya digunakan untuk pertunjukan adu Banteng dan Matador. Karena masyarakat Barcelona tidak menyetujui pertunjukan Banteng, saat ini gedung pertunjukan ini sudah dirubah jadi Mall. Selain itu ada juga Venetian Tower. Venetian Tower ini sepasang menara dengan tinggi hampir 50 meter.

Semoga Bermanfaat!

Park Guell taman Warisan Dunia Unesco

Disela2 kesibukan menjadi dosen tamu di Universitat autonoma Barcelona, saya sempatkan jalan-jalan mengenal kota Barcelona. Tempat pertama yang saya kunjungi adalah Park Guell taman Warisan Dunia. Taman ini adalah salah satu masterpiece karya arsitektur terkenal Barcelona Antoni Gaudi. Menurut Carlos, (salah satu dosen di UAB) taman ini masuk salah satu greatest hitsnya Barcelona, alias wajib dikunjungi. Carlos ini oleh para dosen di UAB dinobatkan sebagai pakar tourism Barcelona. Sebenarnya Carlos ini ngajar Cryptography, cuman dia hobby jalan2. Bahkan Carlos bersama temannya pernah menulis pocket guide tentang Barcelona. Pocket Guidenya bisa dilihat pada link berikut:

http://www.designsponge.com/2012/07/barcelona-city-guide.html

Lokasi

Baiklah kembali ke laptop, Park guell cukup jauh dari UAB. Dengan modal nekat dan mengandalkan google maps, berangkatlah saya naik metro ke Placa de Catalunya, setelah itu lanjut naek Metro L3 ke Lesseps. Setelah itu jalan kaki ikutin petunjuk arah yang ada di tiap simpangan. Menurut websitenya 20 menit, cuman jalannya mandagi kata orang batak, jadi saya sempet ngos2an juga. Sampe ketemu escalator menuju pintu Passatge de Sant Josep de la Muntanya. Kalo gak mau naik escalator dan pengen olahraga, bisa naik tangga 1000 :) Pas naek escalator telinga saya agak gatel, karena di depan saya ada keluarga yang lagi ngobrol, kok kayaknya bahasanya saya kenal ya. Ternyata setelah ngobrol mereka dari Medan, lagi jalan2 sekeluarga pake kapal wisata keliling eropa. Wuih keren!

Sebenarnya ada 2 pintu masuk lainnya ke Park Guell yaitu di Carrer de Larrard (pintu utama), dan di  Carretera del Carmel, nº 23. Cuman klo naek metro emang sant josep yang paling deket. Tapi klo gak doyan jalan jauh bisa naek bis, turun di Carretera Carmel-Park Güell.

Tiket

Sampai di pintu masuk, ada tempat beli tiket masuk. Jadi taman ini dibagi 2, ada bagian yang gratis dan ada bagian yang berbayar namanya monumental Core. Masuk ke monumental Core ini bayar 8,5 Euro kalau beli di ticket box. Tapi kalo beli online harganya 7,5 euro. Waktu itu saya sampai jam 5 sore, tapi tiket yang dijual adalah tiket untuk jam 18.30. Jadi masuk ke bagian monumental core ini jumlah orangnya dibatasi juga dan kebetulan waktu saya kesana (bulan Mei) lagi ramai.

Menunggu 1,5 jam saya berkeliling-keliling dulu ke bagian taman yang gratis. Ternyata besar banget. Ada banyak spot foto yang bagus disini, diantaranya jembatan Pont de Baix. Jembatan ini bentuknya unik dari batu yang disusun2. Selain itu ada spot dimana kita bisa melihat view seluruh kota Barcelona. Di beberapa tempat ada musisi jalanan (pengamen) yang keren. Beda sama pengamen di bandung, pengamen di taman ini suaranya keren, dan modal banget bawa alat musik dan ampli sendiri. Ada sebuah rumah yang konon dulu rumahnya Gaudi, sekarang jadi museum. Cuman kalau mau masuk bayar lagi. Setelah keliling2 1 jam saya mulai ngantri ke bagian monumental core. Di pintu masuk ada petugas yang memeriksa tiket kita.

Monumental Core

Di bagian Monumental Core ini yang paling keren adalah bagian pintu masuk utama Carrer d’Olot. Di gerbangnya ada 2 bangunan unik yg unik kayak di negeri dongeng, namanya porter lodge. Satu bangunan sekarang jd tempatnjual souvenir, bangunan lainnyan jadi museum. Trus ada simbol park guell bentuk binatang kayak kadal dr potongan keramik warna warni. Orang sana bilangnya dragon atau salamander. Trus naik ke atas ada hypostle room. Ruangan ini kayak sebuah hall, dengan banyak hiasan keramik di langit2nya. Naik ke sebelah kanan ada taman bunga yg cantik, austria garden. Diatas hypostle room ada nature square. Tempat ini kayak sebuah lapangan yg disampingnya ada tempat duduk yg dihias keramik. Yang menarik juga ada selasar yg tiangnya miring2. Ada yg bilang selasar ini namanya portico. Keren banget park guell ini. Setiap sudutnya punya desain yang unik.

Semoga Bermanfaat!

Website resmi park guell:

https://www.parkguell.cat/en/

 

 

Berkunjung ke Istana Maimun

Weekend lalu saya mendapat kesempatan berkunjung ke kota Medan. Konon belum sah kita ke medan kalau belum berkunjung ke Istana Maimun. Kami mendarat di Bandara Kuala Namu. Bandara ini bagus, dan terlihat modern. Namun bandara ini terletak sekitar 26 km dari kota Medan. Untuk menuju kota Medan, kami menggunakan kereta api Airport Railink Service. Dari Bandara menuju stasiun kereta cukup dekat, tinggal nyebrang jalan saja. Harga Tiket saat itu Rp 100.000,-

Kereta bandara ini juga cukup nyaman, untuk sampai ke stasiun medan diperlukan waktu sekitar 40 menit. Menurut petugas kereta, disana saat ini sedang dibangun jalur kereta tambahan, supaya kereta tidak perlu menunggu giliran. Sampai di stasiun medan kemudian kami dibawa ke tempat makan Simpang Tiga. Setelah makan, baru berkunjung ke istana maimun.

Istana Maimun

Istana Maimun ini adalah istana kesultanan Deli. Istana ini dibangun oleh Sultan Ma’mun Al Rasyid pada tahun 1880an. Istana ini terlihat cantik, namun agak kurang terawat. Masuk ke Istana Maimun karcisnya Rp 5 ribu.  Di bagian luar istana terdapat bangunan kecil. Bangunan ini berisi sisa sebuah meriam. Petugas penjaga meriam tersebut sempat menceritakan legenda tentang meriam tersebut

Legenda Putri Hijau

Jadi jaman dulu di kesultanan Deli ada seorang putri yang sangat jelita. Putri ini namanya putri hijau. Dia adalah putri sultan deli saat itu. Karena kecantikannya konon putri ini terlihat seperti memancarkan cahaya hijau sampai ke langit. Pangeran dari Aceh yang melihat pancaran sinar hijau di langit kemudian mencoba mencari sumber cahaya ini. Sehingga sampailah dia ke Deli. Pangeran kemudian mencoba melamar sang Putri Hijau. Namun lamarannya ditolak, sehingga terjadilah perang antara kerajaan Aceh dan Deli. Kerajaan Aceh berhasil menculik Putri Hijau dan membawanya ke Aceh. Kakak sang Putri Hijau yang bernama Mambang … (maafkan saya lupa nama lengkapnya) kemudian berubah menjadi meriam. Meriam ini berusaha mempertahankan kesultanan deli dengan menembakan peluru secara terus menerus. Hingga saking panasnya, meriam ini pun patah menjadi 2 bagian. 1 bagian ini yang disebut meriam puntung yang berada di Istana Maimun ini.

Di dalam istana sendiri ada beberapa ruangan. Ruangan utama disebut Balairung. Ruangan ini masih digunakan oleh keluarga kerajaan untuk melakukan acara adat. Bahkan seringkali mereka mengadakan pengajian di ruangan tersebut.

Sultan Deli

Petugas yang menjaga Istana ini bercerita saat ini Sultan Deli masih eksis. Hanya saja tidak lagi memiliki wilayah kekuasaan. Menurut beliau Sultan Deli XIV saat ini masih muda, dan sedang kuliah di Semarang. Sementara Sultan sebelumnya (Sultan Deli XII) mengabdikan dirinya di TN. Beliau sempat bertugas membantu korban bencana Tsunami di Aceh. Saat itu pesawat yang beliau tumpangin mengalami kecelakaan, dan beliau wafat.

Kerajaan Deli ini dulunya kerajaan yang kaya, karena wilayah kekuasaannya memiliki ladang tembakau dan berbagai perkebunan.

Di istana maimun ini terdapat banyak tempat penyewaan baju adat, jadi kita bisa berfoto bergaya bak raja dan ratu melayu di Singgasana. Biaya sewanya tidak terlalu mahal sekitar Rp 30 ribu.  Di Istana ini kita bisa melihat banyak ornamen yang indah, mulai dari keramik lantai, lukisan di atap-atap dll. Kursi meja, lemari, jendela bahkan ornamen lampunya juga terlihat indah. Di ruangan lainnya kita bisa melihat koleksi senjata kesultanan Deli. Kemudian juga ada ruangan yang menampilkan sejarah Kesultanan Deli mulai dari Sultan pertama sampai yang terakhir.

Istana yang tidak besar, namun cukup indah. Ada perpaduan gaya eropa, islam dan deli pada Istana ini.  Hanya saja kurang terawat, sehingga terlihat berdebu. Baiklah demikian cerita kunjungan ke istana maimun.  Selanjutnya kami lanjutkan perjalanan menuju Berastagi. Insyaallah akan saya share pada tulisan berikutnya.

Semoga Bermanfaat!

https://id.wikipedia.org/wiki/Kesultanan_Deli

Jalan Jalan ke Nara

Sewaktu libur ke Jepang saya sempat bertemu kawan lama. Dia seorang dosen di Osaka. Dulu kami berkenalan waktu sama-sama di Rostock, Jerman. Dia ngajak saya jalan jalan ke Nara. Nara ini sebuah kota di dekat Osaka. Menurut dia Nara dulu sempat menjadi ibukota jepang pada tahun 700an. Dari Osaka kami naik mobil, sekitar 30 menit.

Nara Park

Kami parkir di Nara Park. Nara Park ini sebuah Hutan, disana ada banyak Rusa. Kawanan rusa ini jinak2. Dilepas begitu aja di sepanjang jalan. Bahkan kita bisa bebas ngasih makan dan ngelus2 rusa ini. Makanannya semacam biskuit yang bisa kita beli di sepanjang jalan. Harga Biskuitnya 150 Yen. Yang lucu kalo kita bawa biskuit rusa ini bisa mengangguk-anggukan kepalanya ke kita :)

Temple Budha

Terus kami mengunjungi beberapa temple. Menurut teman saya orang Jepang biasanya setahun sekali datang kesini untuk berdoa. Temple yang paling gede namanya Todai-ji. Di sini ada patung Budha yang gede banget. Terus ada sebuah tiang yang ada lobang kecil di tengahnya. Orang sini percaya kalo kita bisa masuk ke lubang kecil di tiang itu kita bisa dapat keberuntungan di kehidupan kita berikutnya. Lobangnya sempit banget, tapi tetep banyak orang yang nyoba.

Kemudian ada juga Horyu-ji temple. Bangunan ini konon dibangun tahun 600an, dan merupakan salah satu yang tertua di Jepang. Kemudian ada Nigatsudo Hall, bangunan ini setiap tahun pada bulan Maret digunakan untuk ritual Omizutori. Pada ritual ini umat Budha berkumpul, berdoa dan ada bakar obor juga. Konon ritual ini sudah diselenggarakan selama 1200 tahun lebih.

Kemudian ada juga Kasuga Taisha. Ini sebuah kuil Shinto. Warnanya khas merah. Di dalamnya ada sebuah ruangan yang isinya puluhan lampion. Waktu kami ke kuil ini ternyata lagi ada pasangan jepang yang lagi nikahan. Pengantinnya menggunakan pakaian tradisional Jepang, sementara keluarganya pake Jas.

Halal Ramen

Kemudian kami diajak ke Naramachi. Tempat ini semacam tempat perbelanjaan jaman dulu. Jadi di sepanjang jalan ada toko-toko unik yang menjual barang-barang kerajinan Jepang. Kami makan di Halal Ramen. Namanya Nara-Machi Jinniyah. Disini ada tempat sholat juga. Lucunya abis makan pemilik tempat ramen ini minta foto bareng. Jadi berasa artis :) Di Ramen ini sempat kenalan juga dengan seorang pengunjung,  mualaf Jepang cewe. Dia seorang perawat, dan sempet magang beberapa bulan di Malaysia. Lucunya dia lebih fasih bahasa malaysia daripada bahasa Inggris.

Dan sebagai penutup kami mengunjungi Toshodaiji Temple. Tempat ini kayak pesantren kalo di Indonesia. Tempat sekolahnya para pendeta Budha. Sebenernya masih banyak tempat lain di Nara yang menarik untuk dikunjungi. Teman saya juga semangat bercerita tentang tempat-tempat itu. Cuman saya keburu cape jadi minta pulang :)

Semoga Bermanfaat!

Tentang Nara

http://www.japan-guide.com/e/e2165.html

https://en.wikipedia.org/wiki/Nara,_Nara

Tentang halal ramen di Nara

http://www.halalmedia.jp/archives/12263/halal-ramen-restaurant-has-been-officially-opened-in-nara-machi/

Himeji Castle

Salah satu tempat yang harus dikunjungi di Jepang adalah Himeji Castle. Castle ini terdaftar sebagai world Heritage Unesco. Dibangun pada abad ke 17. Konon ceritanya salah satu castle di Jepang yang masih asli. Karena banyak castle di Jepang yang hancur pas jaman perang dan kena gempa. Istana ini masih terbuat dari kayu.

Himeji

Himeji Castle ini terletak di kota Himeji. Kalo dari Osaka sekitar 1 jam naik JR rapid train. Naik kereta regional biasa juga bisa, cuman lebih lama karena berhenti hampir di semua stasiun. Kalo naik shinkansen lebih cepet lagi cuman 30 menit, tapi mahal :(

Keluar dari Stasiun Himeji, sudah keliatan  Himeji Castle. Sebenernya dari stasiun Himeji ini kita bisa naek bis, atau nyewa sepeda. Waktu itu saya pilih jalan kaki. Ternyata lumayan cape juga :) Kesan pertama ngeliat castle ini megah banget, semua dindingnya berwarna putih. Nama lainnya Hakuro-jō atau Shirasagi-jō (Istana Putih). Cuman dari gerbang sampe ke masuk ke dalam castle ini, jalannya belok2, dan harus melewati beberapa gerbang kecil. Keliatannya emang dirancang dengan pertimbangan keamanan. Gerbang-gerbang ini emang kecil, sehingga kita harus nunduk.

Daitenshu

Masuk ke dalam bangunan utama istana (Daitenshu) kita diharuskan buka sepatu. Supaya tidak merusak kayu lantainya. Disana disediakan plastik. Ada 5 tingkat di castle ini (dengan basement jadi 6). Tangganya juga dari kayu dan lumayan curam. Sayangnya di dalam gedung utama ini gak ada apa-apa. Beda dengan Osaka castle yang di dalamnya ada pameran, diorama dll. Walaupun begitu dari puncak tertinggi castle ini  kita dapat menyaksikan pemandangan yang luar biasa keren. Puncak castle ini katanya memiliki ketinggian 90m diatas permukaan laut. Di lantai paling atas ada Shachigawara, semacam ikan dengan kepala harimau. Beberapa pengujung saya liat berdoa di lantai ini.

Di sebelah kiri bangunan utama ada bangunan namanya Nishi-no-Maro. Disini ada taman yang indah. Di dalam bangunan ini kita bisa liat beberapa informasi dan pameran tentang Castle ini, sejarahnya, dll. Bangunan ini memanjang hampir mengelilingi castle.

Tiket masuknya 1000 yen, sayangnya di castle ini gak ada tempat sholat. WC juga cuman ada di beberapa tempat tertentu. Persiapkan fisik juga, karena lumayan cape jalan dari gerbang sampe naik ke atas. Di sebelah istana ini ada Kokoen Garden. Kokoen ini taman yang indah, dia memiliki beberapa bagian tersembunyi. Terus ada juga Himeji Zoo, kebun binatang, katanya ada panda tapi saya gak sempat masuk dan salaman.

Semoga Bermanfaat!

Tentang castle:

http://whc.unesco.org/en/list/661

https://en.wikipedia.org/wiki/Himeji_Castle

http://www.japan-guide.com/e/e3501.html

http://www.himeji-kanko.jp/en/

 

Kuil Paviliun Perak Ginkaku-Ji

Saya coba lanjutkan cerita perjalanan di Jepang. Sebenernya liburannya dah lama, pas lebaran kemaren, cuman baru sempet nulis sekarang. Setelah mengunjungi beberapa tempat menarik di Kyoto, satu tempat terakhir yang saya kunjungi di Kyoto adalah Kuil paviliun perak Ginkaku-ji. Kuil ini merupakan sebuah temple Zen di sebelah timur Kyoto. Zen itu sebuah aliran Budha.

Kuil ini terletak di jalur philosopher path yang terkenal.  Kuil ini konon dibangun tahun 1482 oleh shogun Ashikaga Yoshimasa. Kuil ini mengambil inspirasi dari kuil paviliun emas Kinkaku-ji yang dibangun oleh Kakek dari shogun Yoshimasa.

Sea of silver sand

Kuil ini memiliki taman yang indah, diantaranya ada taman pasir (dry sand garden) yang unik. Taman pasir ini namanya “Sea of Silver Sand”. Ada dua bangunan yang besar di sini, Hondo dan Togudo. Kuilnya sebenarnya tidak telalu besar, tapi memiliki taman yang cukup luas (moss garden). Ada jalur mengelilingi taman yang kita bisa ikutin. Di taman ini banyak tempat yang bagus buat foto. Ada juga bukit kecil yang bisa kita daki. Dari bukit ini terlihat jelas pemandangan kuil ini dengan latar belakang kota kyoto.

Jalur Bis

Untuk masuk kesini karcisnya 500 Yen. Untuk ke kuil ini kita bisa pake bis dari stasiun Kyoto. Harga tiket bis di Kyoto jauh dekat 230 Yen sekali naik. Jaraknya dari Stasiun Kyoto lumayan, karena dia letaknya sebelah utara kota, sekitar 30 menit klo naik bis. Sayangnya disini gak ada tempat sholat. Tapi klo kita naek bis lagi dikit kita bisa numpang solat di mesjid kyoto, atau di kyoto tower juga ada musola. Di Kyoto juga udah ada beberapa tempat makanan halal. Biasanya ramen halal, nah di warung ramen halal ini biasanya juga ada tempat solatnya.

Waktu itu saya sempet nyoba makan di tempat ramen halal (ayam-ya halal ramen) di Kyoto, pas lagi makan diputerin CD ngaji surat Ar-rahman. Subhanallah, di Indo aja jarang-jarang ada tempat makan yang muter CD ngaji. Di Jepang mereka lagi banyak menyediakan tempat makanan halal. Walaupun begitu gak semua tempat makanan halal tersebut pemiliknya muslim.

Semoga Bermanfaat!

Tentang ginkaku-ji

http://www.japan-guide.com/e/e3907.html

Tentang masjid Kyoto

http://marikekyoto.com/?page_id=125

tentang philosopher path

https://en.wikipedia.org/wiki/Philosopher%27s_Walk

Kuil Paviliun Emas Kinkaku-Ji

Setelah mengunjungi Fushimi Inari dan Kiyomizu-dera, tempat berikutnya yang saya kunjungi di Kyoto adalah Kuil Paviliun Emas Kinkaku-ji. Kuil ini terkenal karena memiliki sebuah bangunan paviliun yang dilapisi emas. Kinkaku-Ji sendiri artinya kuil paviliun emas. Sementara nama asli dari kuil ini adalah Rokuon-ji yang artinya kuil taman Rusa. Memang kuil ini memiliki taman yang indah.

Akses ke sana

Untuk menuju ke kuil ini dari kyoto stasiun kita harus naik bis. Bisa pake nomer 101 ataupun 205 turun di stasiun kinkaku-ji. Naek bus ini ongkosnya jauh dekat 230 yen. Biasanya di dekat halte tempat-tempat wisata, di bis ada pengumuman dalam bahasa Inggris. Tiket masuk kuil ini 400 Yen.

Setelah masuk kita akan langsung disuguhi pemandangan indah bak lukisan, sebuah kolam dan Kuil Pavilion emas dengan latar pepohonan hijau dibelakangnya. Disini biasanya para turis udah langsung berebut mencari spot untuk foto, maupun selfie. Bangunan kuil pavilion emas ini tidak besar, tapi cantik sekali. Terdiri dari 3 tingkat, dengan lantai 2 dan 3 nya di lapisi emas.

Kuil Paviliun Emas Kinkaku-ji

Menurut info dari brosur, ketiga lantai ini masing-masing dibuat dengan gaya arsitektur yang berbeda-beda. Lantai 1 memiliki gaya Shinden, yang biasa digunakan untuk Istana di Jepang pada periode Heian. Ciri khasnya memiliki pilar kayu dan plaster putih. Lantai 2 memiliki gaya Bukke, yang biasa digunakan di tempat tinggal para samurai. Lantai 2 ini dilapisi emas. Lantai 3 memiliki gaya bangunan zen dari cina. Lantai 3 ini dilapisi emas, dengan patung golden phoenix diatasnya. Sayangnya kita gak bisa masuk ke dalam pavilion ini.

Menurut sejarah, kuil ini dulunya adalah Villa tempat peristirahatan shogun Ashikaga Yoshimitsu. Dibangun tahun 1397 M. Kemudian ketika dia mau meninggal dia berpesan agar tempat ini dijadikan kuil Zen. Tahun 1408 oleh keturunannya bangunan in dijadikan kuil Zen. Di depan paviliun ini kita bisa lihat bangunan pendeta Zen (hojo). Bangunan ini menjadi inspirasi dibangunnya kuil Ginkaku-ji (silver pavilion) yang berada di sisi lain kota ini.

Setelah itu kita akan mengelilingi taman yang indah banget. Di taman ini ada sebuah patung tempat orang ngelempar koin, katanya buat keberuntungan. Ada juga bangunan Sekkatei Teahouse. Di taman ini banyak sekali spot-spot indah untuk berfoto.

Semoga Bermanfaat!

Info lebih lanjut tentang kuil paviliun emas kinkaku-ji ada disini