Kategori
lanjar

Latihan 5 – Linux

Bagian I: Hak Akses Berkas & Pencarian Data 

  1. Buat direktori ~/projek_sistem/keamanan/ dan buat berkas kosong bernama rahasia.txt di dalamnya. Tampilkan hak akses (permission) berkas tersebut menggunakan perintah ls -l.
  2. Ubah hak akses berkas rahasia.txt menggunakan perintah chmod mode angka (oktal) agar hanya pemilik (owner) yang memiliki akses baca dan tulis, sedangkan group dan others tidak memiliki akses sama sekali.
  3. Ubah hak akses direktori ~/projek_sistem/keamanan/ menggunakan perintah chmod mode simbolik agar pemilik (owner), group, dan others semuanya mendapatkan hak akses penuh (baca, tulis, dan eksekusi).
  4. Cari seluruh berkas yang memiliki ekstensi .conf di dalam direktori /etc menggunakan perintah find, lalu alihkan (redirect) daftar hasilnya ke dalam berkas ~/projek_sistem/daftar_konfig.txt.
  5. Cari seluruh berkas di dalam direktori /var/log yang memiliki ukuran lebih besar dari 1 MB menggunakan perintah find dengan opsi -size, lalu alihkan daftar hasilnya ke berkas ~/projek_sistem/log_besar.txt.
  6. Cari lokasi path dari program utama bash dan tar menggunakan perintah which atau whereis.

Bagian II: Pengarsipan, Kompresi & Link 

  1. Buat arsip terkompresi berformat .tar.gz dari direktori ~/projek_sistem/keamanan/ dengan nama keamanan_backup.tar.gz, lalu simpan berkas arsip tersebut di dalam direktori ~/projek_sistem/.
  2. Buat sebuah symbolic link bernama link_konfig di direktori home (~) yang mengarah ke berkas ~/projek_sistem/daftar_konfig.txt.
  3. Buat sebuah hard link bernama hard_konfig di dalam direktori ~/projek_sistem/keamanan/ yang terhubung ke berkas ~/projek_sistem/daftar_konfig.txt.

Bagian III: Pengeditan Berkas Teks Menggunakan Editor vi 

  1. Buat dan buka berkas baru bernama server_config.conf di dalam direktori ~/projek_sistem/ menggunakan editor vi.
  2. Masukkan teks berikut ke dalam berkas tersebut melalui Insert Mode (tekan tombol i):# Konfigurasi Server Ubuntu ServerName=UbuntuLab
    Port=8080
    MaxClients=100
    Environment=Development
    LogLevel=Debug
  3. Tampilkan nomor baris pada layar editor menggunakan perintah mode Command-line (:set nu).
  4. Ubah teks Environment=Development menjadi Environment=Production menggunakan perintah pencarian dan penggantian otomatis (:%s/Environment=Development/Environment=Production/g).
  5. Salin baris Port=8080 lalu tempelkan tepat di bawah baris tersebut. Ubah baris hasil salinan menjadi SSLPort=8443.
  6. Simpan seluruh perubahan dan keluar dari editor secara aman (:wq).

Bagian IV: Pemrosesan Teks & Filter Data 

  1. Tampilkan 5 baris pertama dari berkas /etc/passwd menggunakan perintah head.
  2. Tampilkan 3 baris terakhir dari berkas /etc/passwd menggunakan perintah tail.
  3. Ekstrak hanya kolom nama pengguna (kolom 1) dan shell yang digunakan (kolom 7) dari berkas /etc/passwd menggunakan cut dengan pemisah tanda titik dua (:).
  4. Gunakan kombinasi perintah grep dan wc dengan metode piping (|) untuk menghitung jumlah baris dalam /etc/passwd yang mengandung frasa /bin/bash.
  5. Gunakan perintah awk untuk menampilkan nama pengguna (kolom 1) yang memiliki UID (kolom 3) lebih besar atau sama dengan 1000 dari berkas /etc/passwd.
  6. Gunakan perintah sed untuk mengganti seluruh kemunculan frasa /bin/bash menjadi /bin/zsh pada output layar dari berkas /etc/passwd tanpa mengubah isi berkas asli.

Kumpulkan laporan

Have Fun!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *