Presentasi Prof Ichsan Setya Putra

Hari selasa tanggal 16 Agustus 2016, saya dapat tugas jadi moderator pada acara PKKMB. PKKMB adalah singkatan dari pengenalan kehidupan kampus mahasiswa baru di kampus Tel-U. Acara kali ini adalah Talkshow pengenalan Perkuliahan untuk mahasiswa baru, dengan tema Sukses Kuliah Masa Depan Cerah. Sebagai pembicara adalah Prof Ichsan Setya Putra dari ITB dan Bpk Dr Teguh Widodo – Dekan Fakultas Ilmu Terapan Tel-U. Kali ini saya akan coba share presentasi Prof Ichsan.

My Success is my parents success

Pada awal presentasi beliau terlebih dahulu memperkenalkan diri. Beliau masuk kuliah tahun 1977 di ITB. Beliau berasal dari Palembang memiliki 4 orang saudara. Orang tuanya memiliki cita-cita semua anaknya lulus jadi insinyur. Karena alasan itu juga beliau mendaftar di Teknik Penerbangan ITB. Prinsip pertama yang beliau ajarkan “My Success is my parents success”.

Kemudian beliau bercerita tentang Raeni, seorang wisudawan lulusan terbaik Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang. Raeni merupakan lulusan terbaik dengan IPK 3,96. Raeni diantar ke lokasi wisuda oleh ayahnya dengan menggunakan becak. Ayah Raeni memang bekerja sebagai tukang becak. Disini Prof Ichsan menyampaikan motivasi bahwa kendala ekonomi tidak menjadi halangan untuk sukses. Beliau berpesan, jadilah seperti Raeni yang dapat membuat orangtuanya bangga akan keberhasilan studinya.

Rencanakan Sukses

Prof Ichsan berpesan kita harus rencanakan hidup kita. Menurut beliau

Fail to Plan = Plan to Fail

Beliau bercerita kita semua memiliki segala potensi untuk sukses. Hanya saja kita yang sering tidak memanfaatkan potensi tersebut. Beliau bercerita tentang kisah gajah yang dirantai. Beliau kemudian menampilkan sebuah video tentang otak kita. Pesannya adalah you have no limit.

Menurut Prof Ichsan, beberapa kendala yang dihadapi mahasiswa adalah salah paham tentang kuliah. Mahasiswa seringkali bingung saat kuliah. Menurut prof Ichsan, kebingungan adalah tahap pertama untuk dapat paham. Beliau mengajarkan menemukan solusi suatu masalah secara mandiri lebih menggiurkan daripada bila kita diberitahukan solusi tersebut.

Tugas Dosen

Menurut beliau tugas dosen adalah meyakinkan mahasiswa bahwa mahasiswa harus do the learning for her/himself. Tugas dosen adalah mengajak mahasiswa untuk berpikir (to do the real thinking). Kemudian beliau bercerita tentang conceptual understanding. Beliau mengutip pernyataan dari buku Teaching to Promote Deep Understanding and Instigate Conceptual Change karya Zirbel.

Giving

Kemudian beliau bercerita juga tentang Hukum Newton tentang aksi dan reaksi. Pesannya adalah kita harus banyak memberi.

Giving = – Getting

Beliau menampilkan sebuah video yang sangat menyentuh tentang orang tua yang menolong seorang anak, dan secara tidak terduga memperoleh imbalannya berpuluh tahun kemudian. Videonya bisa dilihat dibawah ini:

Beliau bercerita juga tentang teknik mind mapping. Teknik ini akan memudahkan mahasiswa dalam memahami masalah. Sebagai penutup beliau menyampaikan video tentang doa ayah bunda. Pesan terakhir beliau, kunci sukses adalah doa orang tua.

Semoga bermanfaat!

berita tentang raeni wisudawan terbaik yang diantar ayahnya dengan becak

http://nasional.news.viva.co.id/news/read/511775-kisah-hebat-raeni-wisudawan-terbaik-anak-tukang-becak

tulisan Zirbel tentang teaching to promote deep understanding:

http://cosmos.phy.tufts.edu/~zirbel/ScienceEd/Teaching-for-Conceptual-Change.pdf

profil prof Ichsan:

http://www.ftmd.itb.ac.id/sdm/staf_view.php?nopeg=131473957

Silahkan tuliskan tanggapan, kritik maupun saran

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.