The Master Algorithm – Pedro Domingos

Wiken ini saya rencananya mau baca buku the master algorithm kaya Pedro Domingos. Buku ini tentang machine learning. Menurut Pedro, dari ribuan algoritma Machine Learning, kita bisa kelompokan jadi 5 kelompok (suku):

  1. Symbolist: menganggap proses mesin learning sebagai proses inverse deduction. Symbolist mengambil ide dari filosofi, phsycologi dan logika
  2. Connectionists: mencoba meniru cara kerja otak kita. Kelompok ini terinspirasi dari ilmu neuroscience dan fisika
  3. Evolutionarist: mencoba meniru proses evolusi pada komputer. Kelompok ini belajar dari ilmu genetika dan evolusi dalam biologi.
  4. Bayesians: menganggap mesin dapat belajar dengan menggunakan probabilitas inference. Kelompok ini mengambil ide dari statistik
  5. Analogi: Belajar dari proses manusia melakukan analogi dari pengalamannya untuk mengenali sesuatu yang baru. Idenya terinspirasi dari psikologi dan optimatisasi matematis.

Kelompok ini dia sebut juga sebagai suku. Menurut Pedro, setiap kelompok tersebut masing-masing memiliki sebuah master algoritma. Yaitu sebuah algoritma (cara belajar) yang dapat digunakan untuk memperoleh pengetahuan dari sekelompok data. Master algoritma dari masing-masing suku itu adalah:

  1. Symbolist: inverse deduction
  2. Connectionest: backpropagation
  3. evolutionary: genetic programming
  4. Bayesian: Bayesian inference
  5. analogizer: Support vector machine

Pedro Domingos adalah professor computer science dari University of Washington. Ada videonya juga di link berikut:

Semoga Bermanfaat!

tentang pedro:

https://homes.cs.washington.edu/~pedrod/

The Art of teaching

Ketika membaca buku Eric Filiol tentang Computer Virus, saya menemukan sebuah quote keren tentang pendidikan. Quotenya bisa dilihat di gambar diatas.

Kurang lebih artinya begini:

Seni dalam Mengajar dimulai dari kerendahan hati dan bukan kepura-puraan: tujuan dari setiap perkuliahan bukanlah untuk membuat guru menjadi lebih cerdas – melalui ceramah yang konyol dan tidak berguna – tetapi bagaimana untuk membuat siswa dapat mengatasi kesulitan sekecil apa pun dan menjadi lebih dewasa dalam berpikir.

dalem banget kata-katanya, cuman saya coba nyari buku aslinya malah belum nemu. Pas browsing nama orangnya, malah ketemu Novelis prancis yang suka nulis tentang buku detektif. apakah ini orang yang sama?

Terus coba browsing-browsing lagi, nemunya buku JJ Rousseau yang judulnya Emile, or, on Education. Buku ini diterjemahkan oleh Allan Bloom. Cuman sepertinya gak ada jejak nama gabauriaud disana

Dan satu lagi nemu buku menarik juga tentang pendidikan judulnya Thinkers on Education. Buku ini tentang para pemikir alias filsuf di bidang pendidikan. Ada banyak nama tokoh-tokoh hebat disana. Cuman juga belum nemu gabauriaud disana.

Ada juga sih dimention di paper ini kayaknya https://www.jstor.org/stable/40171775?seq=1 . Cuman belum berhasil unduh paper tersebut.

Terakhir malah nemu buku Fifty major thinkers on Education from Confusios to Dewey, karya Palmer dkk dari routledge. Alhamdulillah jadi dapet banyak bacaan seru nih buat weekend.

Ada yang punya infokah siapa mr gabauriad dan karyanya the art of teaching ini?

btw thx mr Filiol.

buku thinkers on education bisa dibaca disini:

https://unesdoc.unesco.org/in/documentViewer.xhtml?v=2.1.196&id=p::usmarcdef_0000103087&file=/in/rest/annotationSVC/DownloadWatermarkedAttachment/attach_import_0f31047c-c6a5-4df3-97df-75d6bfd87889%3F_%3D103087engo.pdf&locale=en&multi=true&ark=/ark:/48223/pf0000103087/PDF/103087engo.pdf#%5B%7B%22num%22%3A1244%2C%22gen%22%3A0%7D%2C%7B%22name%22%3A%22XYZ%22%7D%2Cnull%2Cnull%2C0%5D

Selamat Tinggal – Tere Liye

Saya baru saja membaca buku Selamat Tinggal karya Tere Liye. Ini buku kedua yang saya beli online di google play book. Ceritanya tentang Sintong Tinggal, seorang mahasiswa abadi yang gak beres2 skripsinya. Sintong ini mahasiswa fakultas sastra yang jago nulis. Tulisannya banyak beredar di beberapa surat kabar. Cuman kuliahnya berantakan gara-gara patah hati sama seorang gadis cinta pertamanya, sampai hampir terancam DO.

Sebagai anak rantau, sintong harus bekerja di toko buku bajakan. Disinilah dia bertemu dengan seorang mahasiswa baru jurusan ekonomi yang membuatnya kembali semangat menulis skripsi. Skripsinya tentang seorang sastrawan yang terkenal pada tahun 60an, namun tiba-tiba menghilang sekitar tahun 65. Untuk menyelesaikan skripsinya, Sintong harus mencoba melacak keberadaan penulis itu dan karya-karyanya yang juga hilang secara misterius. Sintong ini juga suka naik gunung, konon ada 14 gunung yang sudah dia daki.

Seru baca buku ini, ada banyak kata-kata indah dari tulisan sang sastrawan. Selain itu juga saya bisa merasakan kobaran idealisme yang sangat menginspirasi dari karya sastrawan misterius ini. Bahkan sampai membuat hidup Sintong berubah 180 derajat. Ada pesan moral penting juga yang ingin disampaikan tere liye melalui buku ini. Saya setuju banget dengan pesan moralnya. Gak seru tapi kalo diceritain, silahkan baca sendiri bukunya ya

Selamat membaca!

Gnalup Pergi (PP) karya Tere Liye

Selama masa pandemi ini, ternyata kebiasaan saya beli buku juga harus mengikuti AKB (adaptasi kehidupan baru). Gara-gara tere liye launching novel pulang pergi online, akhirnya saya jadi nyoba juga beli ebook pake google book. Ternyata gak ribet, cukup donlot Apps google book di android. Kemudian beli bukunya di aplikasi google book itu. Cara bayarnya ada beberapa cara, waktu itu saya pilihnya langsung potong pulsa. Buku Pulang pergi ini waktu itu saya dapat harganya Rp 58.500,-

Buku ini seru banget, buku ketiga kisah Bujang si babi hutan si penguasa shadow economy. Buku pertama judulnya pulang, ceritanya tentang perjalanan si bujang dari seorang anak kampung di pedalaman sumatera, hingga jadi bos di keluar Tong (penguasa shadow economy di negeri antah berantah). Buku kedua judulnya pergi, ceritanya bujang yang terlibat pertarungan klan shadow economy tingkat dunia dan bertemu dengan maria anaknya otets penguasa shadow economy rusia. Nah di buku ketiga ini bujang harus ke St Petersburg Rusia, untuk menyelesaikan urusan perjodohannya dengan Maria. Bujang pergi ke Rusia dengan membujuk Salonga, penembak jitu dari Manila dan muridnya Junior. Bujang berharap salonga bisa membujuk otets untuk membatalkan pertunangannya dengan Maria.

Nah di Rusia mereka ketemu dengan Thomas, sang jagoan dari buku negeri para bedebah . Ceritanya thomas diminta otets untuk menghadiri acara pertunangan bujang dan Maria. Cuman pas acara pertunangan, terjadi pengkhianatan besar dari Black Widow (pasukan khususnya otets yang cewe semua). Sehingga bujang, maria, salonga, thomas dan Junior harus menyelamatkan dirinya dari kejaran pasukan black widow dan para pembunuh bayaran terbaik. Mereka harus kabur ke Estonia, Latvia, Chernobyl dan Kiev. Mereka akhirnya dapat bantuan dari si kembar yuki dan kiko (anak guru bushi), dan mr White (Koki yang mantan marinir amerika serikat). Dan akhirnya bujang bertemu musuh lamanya, tapi gak seru kalo diceritain. Mendingan baca sendiri aja bukunya.

Oiya, di buku ini saya paling suka dengan musuhnya bujang yang ahli Drone. Terus sebelumnya gak kebayang Bujang bisa kolaborasi dengan Thomas. Maria, Salonga, si kembar, mr White dan Si junior yang selalu B aja, juga bikin buku ini jadi hidup banget. Saya suka juga gambaran tentang keindahan alam di Rusia dan negara-negara tetangganya kayaknya keren banget. 2 hari nonstop saya berhasil mengkhatamkan buku ini. Selamat Membaca!

Nb: gak tau ini buku, judulnya pulang pergi atau gnalup pergi.

Dia adalah Kakakku – Tere Liye

Weekend ini saya baru selesai tamat baca buku “dia adalah kakakku” karya Tere Liye. Buku ini konon adalah edisi terbitan baru dari buku Bidadari Surga karya Tere Liye. Ceritanya tentang Laisa seorang putri sulung yang hidup di sebuah kampung terpencil di pedalaman hutan Sumatera. Laisa punya 4 orang adik, Dalimunte, Ikanuri, Wibisana dan Yashinta. Bapak mereka mati muda diterkam harimau ketika mamak Lainuri sedang hamil putri bungsunya Yashinta. Setelah suaminya meninggal, Mamak Lainuri harus bekerja keras untuk membesarkan ke 5 anaknya.

Melihat perjuangan Mamaknya, Laisa kecil memutuskan untuk berhenti sekolah dan bekerja keras di ladang membantu mamaknya. Dia rela berkorban agar adik2nya dapat melanjutkan sekolah. Sangat banyak pengorbanan yang diberikan Laisa demi adik-adiknya.  Dia bahkan nekat menghadapi harimau Gunung Kender demi menyelamatkan Ikanuri dan Wibisana, dua sigung nakal yang lari dari rumah. Dia bahkan rela menembus hujan di tengah malam melewati bukit demi menyelamatkan Yashinta yang tengah sakit keras. Dia juga berani membela Dalimunte di depan seluruh warga dalam pertemuan di Balai Kampung. Laisa juga berani mengambil keputusan mencoba menanam strawberry di kampung mereka. Keputusan yang merubah nasib seluruh warga di kampung tersebut. Hasil dari didikan keras Laisa, adik2nya berhasil meraih cita2nya. Dalimunte berhasil menjadi professor ternama, Ikanuri dan Wibisana memiliki bengkel modifikasi mobil balap, dan Yashinta menjadi sarjana biologi lulusan Belanda. Namun bagaimana dengan nasib Laisa?

Buku ini keren banget, banyak hal yang bisa kita pelajari dari ketulusan dan pengorbanan Laisa.

Semoga Bermanfaat!

Sirkus Pohon Karya Andrea Hirata

Weekend ini saya baru saja selesai membaca buku Sirkus Pohon karya Andrea Hirata. Buku ini lucu sekaligus unik. Di bagian awal agak bingung saya membaca buku ini, karena buku ini menghabiskan sekitar 2 lembar untuk bercerita tentang sebuah pohon delima. Pohon delima yang diceritakan ini tumbuh di halaman rumah si “Hob“, seorang pemuda melayu polos yang putus sekolah. Hob hanya sekolah sampai kelas 2 SMP gara-gara kawannya yang bernama Taripol. Taripol sendiri adalah pencuri pimpinan mafia geng granat. Kisah buku ini mengambil kisah di kampung ketumbi di Belitong yang konon tidak ada di peta.

Badut Sirkus

Hob berusaha merubah nasibnya dengan bekerja serabutan di pasar. Setelah bertemu dengan Dinda, Hob berusaha keras untuk mencari pekerjaan tetap, agar dapat melamar Dinda. Namun tak mudah bagi Hob yang tidak memiliki ijazah SMP ini untuk mendapatkan pekerjaan. Sampai akhirnya Hob menemukan pekerjaan sebagai Badut pada sebuah sirkus keliling. Menjadi badut sirkus, Hob menemukan kembali semangat hidupnya. Setelah memiliki pekerjaan tetap, Hob bahkan berusaha untuk membangun rumah, untuk dapat melamar Dinda.

Sang Pembela

Selain tentang Hob, buku ini berkisah pula tentang Tara dan Tegar. Keduanya adalah anak kecil yang bertemu di Kantor Urusan Agama ketika mengantar ibu mereka mengikuti sidang perceraian. Keduanya jatuh cinta pada pandangan pertama, ketika Tegar berusaha melindungi Tara yang mau main perosotan di depan KUA namun selalu diserobot oleh anak laki-laki nakal. Namun sayangnya saat itu keduanya tidak sempat berkenalan. Tara selalu berusaha mencari sang pembela, julukannya buat Tegar. Begitu juga Tegar selalu berusaha mencari si Layang-layang, julukannya buat Tara. Namun seperti kisah di film-film, keduanya selalu gagal bertemu.

Pohon Delima

Selain itu buku ini juga berkisah tentang karakter lainnya di sekitar Hob, seperti Ibu Bos, Gastori yang ingin menjadi kepala desa, Instalatur Listrik, Azizah, Abdul Rapi dan banyak lagi. Masing-masing memiliki karakter yang unik dan juga lucu. Namun ada juga bagian dimana alur ceritanya menegangkan. Dan yang tidak terduga adalah bagian endingnya. Uniknya lagi hampir dalam setiap alur cerita ini, pohon delima Hob selalu terlibat di dalamnya. Kayaknya kalau dibikin film komedi, keren banget cerita sirkus pohon ini. Salut buat Andrea Hirata! Oiya konon buku ini cerita Trilogi. Wah seperti apa lanjutannya ya…

Cinta memihak mereka yang menunggu

Tentang Kamu karya Tere Liye

Akhir pekan ini daripada bermacet-macetan di jalan, saya gunakan untuk  membaca buku. Dan wiken ini akhirnya saya berhasil tamat membaca buku Tentang Kamu karya Tere Liye. Dari judulnya terkesan buku ini berkisah tentang sebuah kisah cinta yang mendayu-dayu. Namun ternyata bercerita tentang petualangan Zaman Zulkarnaen, seorang pengacara muda Indonesia yang sedang magang di sebuah firma hukum ternama Thompson & Co di London.

Thompson & Co

Firma Hukum Thompson & Co adalah salah satu firma hukum tertua di Inggris. Didirikan setelah perang Dunia ke 2. Firma hukum ini memiliki reputasi yang sangat baik. Hanya pengacara pilihan dan memiliki integritas yang bisa bekerja di perusahaan ini. Para pengacara firma hukum ini dikenal bagaikan para ksatria hukum yang berani menegakkan keadilan. Firma hukum ini khusus menangani hukum waris.

Pada suatu pagi, Zaman mendapat panggilan penting dari Mr. Thompson, pemilik firma hukum ini. Seorang client misterius dari firma hukum ini baru saja meninggal di Paris. Client ini meninggal di sebuah panti jompo di Paris. Namun client ini meninggalkan kekayaan yang sangat besar, karena beliau memiliki saham di sebuah perusahaan multinasional raksasa. Bahkan diduga dari jumlah hartanya beliau termasuk salah satu orang terkaya di negerinya. Walaupun begitu tidak banyak informasi yang diketahui tentang klien ini. Nama klien ini adalah Sri Ningsih, seorang warga negara Inggris yang berasal dari Indonesia. Tidak ada informasi mengenai keluarga, dan ahli waris dari klien ini. Menurut aturan di Inggris, bila tidak ada ahli waris yang ditemukan, maka seluruh harta kekayaan tersebut akan menjadi milik kerajaan Inggris. Sebagai seorang ksatria hukum penjaga keadilan, Mr. Thompson menugaskan Zaman untuk mencari ahli waris yang sah dari klien penting ini. Zaman tidak memiliki waktu banyak, karena pengadilan akan segera memutuskan nasib harta waris ini.  Bila Zaman berhasil menemukan ahli waris yang sah, Mr Thompson berjanji akan mengangkat Zaman menjadi pengacara tetap di Firma Hukum ini

Sri Ningsih

Disinilah dimulainya petualangan Zaman menelusuri kehidupan Sri Ningsih. Zaman harus menelusuri kehidupan Sri mulai dari Paris, Pulau Bungin, Solo, Jakarta, dan London untuk mencari ahli waris sah beliau. Ternyata Sri Ningsih adalah anak seorang pelaut bernama Nugroho dan Rahayu yang tinggal di Pulau terpadat di dunia. Menelusuri kehidupan Sri, Zaman menemukan kisah hidup yang luar biasa dan penuh tragedi. Zaman mengikuti perjuangan Sri yang berasal dari seorang anak yatim piatu di Pulau Bungin, hingga bisa menjadi seorang pengusaha sukses di Jakarta. Kejujuran, kemauan belajar serta kegigihannya adalah salah satu kepribadian Sri yang patut ditiru.

Namun begitu banyak sekali tragedi yang harus dilalui oleh Sri. Sedari kecil dia bahkan sudah mendapat julukan anak yang dikutuk. Tidak mudah bagi Zaman untuk mencari jejak kehidupan Sri. Dalam perjalanannya Zaman juga harus menghadapi seseorang yang sangat membenci Sri Ningsih. Sesorang yang menggunakan segala macam cara untuk mendapatkan harta Sri ningsih. Apakah Zaman berhasil menemukan ahli waris ibu Sri Ningsih sebelum batas waktu yang diberikan pengadilan?  Wah gak seru kalo diceritain endingnya, jadi silahkan baca aja bukunya. Keren banget buku ini! Salut buat om Tere Liye!

Selamat Membaca!

beberapa quote penuh makna dari buku ini:

“Jadilah seperti lilin, yang tidak pernah menyesal saat nyala api membakarmu. Jadilah seperti air yang mengalir sabar. Jangan pernah takut memulai hal baru.”

“Masa lalu, rasa sakit, masa depan, mimpi-mimpi, semua akan berlalu, seperti sungai yang mengalir. Maka biarlah hidupku mengalir seperti sungai kehidupan.”

“Pertanyaan paling penting adalah bukan berapa kali kita gagal, melainkan berapa kali kita bangkit lagi, lagi, dan lagi dan lagi setelah gagal tersebut. Jika kita gagal 1000x, maka pastikan kita bangkit 1001x lagi.”

“Aku ingin punya hati seperti milik Sri Ningsih. Tidak pernah membenci walau sedebu. Tidak pernah berprasangka buruk walau setetes.”

Kisah Sang Penandai

Saya baru saja selesai membaca buku Kisah Sang Penandai karya Tere Liye. Buku ini bercerita tentang Jim seorang pemuda yatim piatu di sebuah negeri di utara. Jim memiliki bakat memainkan biola. Dia biasa bermain biola pada acara pernikahan. Pada suata acara pernikahan sahabatnya, Jim bertemu dengan seorang gadis bernama Nayla. Nayla sangat mengagumi keindahan lagu yang dimainkan Jim. Sementara Jim begitu terpesona dengan kecantikan Nayla. Keduanya pun saling jatuh cinta.

Jim dan Nayla

Setelah pertemuan di pernikahan itu, Nayla pun memutuskan tinggal selama beberapa bulan di kota itu dengan alasan belajar. Mereka kemudan berikrar akan saling mencintai sampai mati memisahkan mereka. “Apakah kau juga akan mati untukku?” Nayla bertanya pada suatu hari yang indah kepada Jim. Namun kisah cinta mereka tidak direstui keluarga Nayla. Karena Nayla adalah putri dari keluarga bangsawan dari sebuah negeri seberang. Keluarga itu kaya raya dan memiliki pengaruh besar. Dan kisah cinta ini harus berakhir menyedihkan. Nayla dipaksa pulang oleh keluarganya, dan dijodohkan dengan seorang pemuda bangsawan dari kaumnya. Disinilah kisah cinta mereka diuji. Jim terlalu gentar untuk mengambil tindakan menghadapi keluarga Nayla. Sementara berdasarkan adat negeri seberang, kesepakatan perjodohan itu sangat penting. Bahkan berharga darah. Menurut adat sana, orangtua Nayla lebih baik memilih membunuh anaknya daripada membatalkan perjodohan itu.

Sebelum hari pernikahan yang telah ditetapkan, Nayla memilih lari dari keluarganya. Nayla tahu keluarganya akan mengirimkan sepasukan penunggang kuda Beduin untuk mengejarnya. Terinspirasi oleh kisah cinta abadi sepasang kekasih yang termashur di kota itu, Nayla kemudian memilih mati ketika cinta sejatinya tak dapat terwujud.

Sang Penandai

Jim yang ditinggal mati kekasihnya merasa sangat sedih. Tidak ada lagi yang dia inginkan di dunia ini melainkan Nayla. Seringkali dia menginginkan untuk menyusul kekasihnya, namun Jim tidak memiliki keberanian untuk itu. Di pemakaman Nayla, Jim berjumpa dengan Sang Penandai. Sang Penandai meminta Jim untuk melupakan kesedihannya, dia meminta Jim untuk tidak menyerah dan melupakan kesedihannya. Dia berpesan

“pecinta sejati tidak akan pernah menyerah sebelum kematian itu sendiri datang menjemputnya”

Sang Penandai meminta Jim untuk move on. Di pelabuhan kota itu akan merapat Armada Kota Terapung yang akan menjelajah ke Tanah Harapan. Mereka membutuhkan banyak pelaut. Untuk melupakan kesedihannya, sang penandai meminta Jim untuk mendaftar jadi pelaut di Armada Kota Terapung. Dan disinilah mulainya petualangan Jim. Petulangan menuju ke Tanah Harapan, sebuah negeri yang belum pernah ditemukan. Perjalanan menuju kehidupan baru. Perjalanan yang sangat seru, banyak kota baru yang dilewati. Disini Jim menemukan kawan baru – Pate, bertemu sosk Laksamana Ramirez yang mengagumkan. Jim juga harus menghadapi kawanan bajak laut. Bertualang ke Puncak Adam. Menghadapi badai lautan yang misterius. Mengunjungi kota Champa, bahkan dijodohkan dengan putri seorang raja. Perjalanan yang penuh perjuangan. Akankah Jim mampu menyelesaikan kisahnya?  Seru banget buku ini.

Selamat Membaca!

Beberapa kutipan indah dari buku ini:

“Kalaupun dia tidak tahu kita menyukainya.
Kalaupun dia tidak tahu kita merindukannya.
Kalaupun dia tidak tahu kita menghabiskan waktu memikirkannya.
Maka itu tetap cinta. Tidak berkurang se-senti perasaan tersebut.
Bersabar dan diam lebih baik. Jika memang jodoh akan terbuka sendiri jalan terbaiknya. Jika tidak, akan diganti dengan orang yang lebih baik.”

“Sepanjang perjalanan, percayalah pada kalimat bijak itu “pecinta sejati tidak akan pernah menyerah sebelum kematian itu datang menjemput dirinya sendiri”. Hanya itu yang perlu kau lakukan. Sisanya, serahkanlah pada waktu. Biarlah waktu yang menyelesaikan bagiannya. Maka kau akan mendapatkan hadiah terindah atas cinta sejatimu.”

“Ketahuilah, semakin bijak seseorang maka semakin banyak ia memiliki pertanyaan yang tidak terjawab”

“Kau tak akan pernah bisa berdamai dengan masa lalumu jika kau tidak memulainya dengan memaafkan diri sendiri”

“….penerimaan itu bukan sesuatu yang sederhana. Banyak sekali orang-orang di dunia ini yang selalu berpura-pura. Berpura-pura menerima tetapi hatinya berdusta. Kita semua harus berlatih susah-payah untuk belajar menerima.”

“Tak ada kebahagiaan di dunia ini jika kau masih memiliki satu rasa sesal dalam hidup, sekecil apapun penyesalan itu.”

Kalah atau menang, itu kuasa langit. Ada banyak sekali kekuatan di dunia ini yang tidak kita ketahui batasnya.

Cinta adalah kata kerja, dan sebagai kata kerja, jelas ia membutuhkan tindakan-tindakan, bukan sekadar perasaan-perasaan.

 

Pukat Serial Anak Mamak

Weekend kali ini para dosen disibukan dengan tumpukan berkas yang harus dikoreksi. Sebagai bahan refreshing saya sempatkan menamatkan buku Pukat Serial Anak Mamak. Buku ini buku ketiga Tere Liye dalam seri Anak Mamak. Ada 4 buku dalam serial ini, masing-masing bercerita tentang keempat anak mamak. Dimulai dari si bungsu Amelia, kemudian Burlian yang paling spesial, dan dilanjutkan tentang Pukat yang paling pintar.

Pukat

Buku ini bercerita tentang Pukat, anak kedua keluarga Syahdan. Keluarga yang sederhana ini tinggal di sebuah kampung kecil di tengah hutan di Sumatera. Walaupun keluarga ini sangat sederhana, namun ada banyak pelajaran dan hikmah yang bisa dipelajari dari cara Syahdan dan mamak Nur mendidik anaknya.

Ada banyak kisah menarik pada buku ini. Kisah pukat dimulai dengan cerita perjalanan Pukat dan Burlian yang diajak Bapak naik kereta api. Namun di tengah perjalanan ada kawanan perampok yang menjarah kereta tersebut. Kemudian ada kisah Raju, sahabat pukat. Ada juga kisah Pukat yang mencoba membantu Ibu Ahmad berjualan makanan. Selanjutnya cerita tentang teka-teki wak Yati. Wak Yati adalah saudara perempuan dari Bapak.

Yang paling membuat saya terharu adalah kisah tentang seberapa besar cinta mamak. Kisah yang sangat bagus sekali. Tere Liye melalui kisah ini mencoba mengingatkan kita tentang seberapa besar kasih sayang seorang ibu pada anaknya. Saya coba kutip pesan Bapak kepada Pukat:

“Jangan pernah membenci Mamak kau, jangan sekali-kali… karena jika kau tahi sedikit saja apa yang telah ia lakukan demi kalian, maka yang kau tahu itu sejatinya bahkan belum sepersepuluh dari pengorbanan, rasa cinta, serta rasa sayangnya kepada kalian”

Kemudian ada pula cerita renovasi mesjid. Pada saat renovasi ini ada kejadian tak terduga yang membuka kisah tentang Meneer Van Houten, seorang tentara Belanda. Ada juga cerita Pukat dan Burlian yang disuruh mamak berdagang di pasar. Dan ada juga cerita menarik tentang Petani adalah kehidupan. Disini diceritakan Pukat diminta untuk membantu membuka hutan untuk ditanami padi.

Buku ini ditutup dengan kisah sedih meninggalnya Wak Yati. Namun begitu pada bagian akhir buku ada sebuah kejutan yang tidak terduga. Buku yang sangat bagus menurut saya. Tere Liye berhasil merangkai berbagai kisah yang sederhana menjadi penuh makna. Dari kisah-kisah tersebut banyak hikmah yang bisa kita pelajari. Namun itu semua disampaikan dengan banyak kisah lucu, yang bisa membuat kita senyum-senyum sendiri membacanya.

Semoga Bermanfaat!

 

Burlian Serial Anak Mamak

Weekend biasanya jadi waktu yang pas buat menyalurkan salah satu hobi saya, membaca. Bukan membaca Jurnal :) tapi baca buku yang ringan2 dan gak pake mikir. Setelah dapat pinjaman buku Amelia karya Tere Liye, saya jadi penasaran baca buku lanjutannya. Karena Amelia ini ternyata bagian dari serial anak-anak mamak. Ketika main ke rumah Bapak, ternyata di rak bukunya saya menemukan buku Burlian serial anak mamak.

Anak nakal

Burlian adalah anak ketiga dari 4 bersaudara yang hidup di sebuah kampung di pedalaman Sumatera.  Kisah 4 saudara ini diceritakan Tere Liye dalam serial anak-anak mamak. Awalnya saya kira buku ini hanya buku cerita buat anak kecil. Namun ternyata isinya keren banget. Melalui kisah 4 anak kampung ini, banyak pesan dan hikmah yang disampaikan oleh Tere Liye. Semuanya disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan dilengkapi dengan banyak cerita lucu yang bisa bikin kita senyum-senyum sendiri.

Kalo buku Amelia bercerita tentang Amel si anak bungsu, buku ini bercerita tentang Burlian anak yang paling nakal dari 4 anak mamak. Burlian ini malas sekolah, sempat ditahan di stasiun kereta dan sempat ikut-ikutan judi SDSB. Namun begitu Burlian ini pandai berkawan. Di kelasnya Burlian ada seorang siswa bernama Ahmad. Anak ini agak berbeda, tidak pandai bergaul dan dikucilkan kawan-kawannya. Tapi Burlian berhasil menemukan cara untuk menolong Ahmad. Berkat pertolongan Burlian bahkan Ahmad menjadi salah satu siswa yang disenangi di sekolahnya.

Nakamura-san

Burlian juga berkawan dengan Nakamura. Nakamura ini orang Jepang yang sedang bertugas menjadi pengawas proyek pembangunan jalan lintas Sumatera. Bagi Nakamura membangun jalan bukan hanya melakukan pekerjaan mencari nafkah saja. Tapi  sebuah pengabdian yang tulus. Membangun jalan bagi Nakamura berarti membawa perubahan, membawa kesempatan dan masa depan baru bagi penduduk kampung. Namun Nakamura tersebut  yang berada jauh dari keluarganya di Jepang, harus mengorbankan waktunya bersama keluarga. Nakamura hanya bisa pulang menjenguk putrinya Keiko 1 kali setahun. Hal itu sempat membuat Keiko benci dengan ayahnya. Keiko menganggap Nakamura tidak sayang dengan anaknya.

Nah mendengar cerita Nakamura-san, Burlian memberanikan diri mengirim surat kepada Keiko. Surat yang berhasil menyatukan kembali Nakamura dan putrinya. Surat yang juga merubah nasib Burlian. 4 jempol buat Tere liye.

Semoga Bermanfaat!