Ujian Sertifikasi Mikrotik

Minggu ini saya lumayan sibuk, karena saya dapat tugas dari bapak Kaprodi untuk ikut ujian sertifikasi mikrotik. Semua dosen D3 di kampus memang dituntut untuk punya sertifikasi profesi internasional. Saya sebenarnya termasuk salah satu dosen yang malas untuk ikut ujian sertifikasi. Karena saat ini minat saya fokus ke malware dan security. Sementara sertifikasi di bidang malware masih langka. Yah namanya juga cari-cari alasan 🙂

Kalo sertifikasi di bidang security sudah banyak, cuman biayanya relatif mahal 🙂 dan ada masa berlakunya alias expire date. Kalo lewat masa berlaku dan gak diperpanjang, jadi basi dia. Terkadang kalo sudah certified ada juga kewajiban yang harus kita lakukan. Beberapa contoh sertifikasi di bidang security ada CEH, CISSP, CISA dll.

Setelah beberapa tahun mengelak dengan berbagai alasan, tahun ini saya dapat perintah lagi ikut sertifikasi. Saya ditanya mau ikut ujian apa? Pilihannya tidak banyak karena budget dari kantor tidak besar. Waktu itu saya mengajukan ikut ujian CEH dari EC-Council.

Ternyata tidak dikabulkan, setelah tarik ulur akhirnya saya ditawarkan ikut paket spesial. Paketnya adalah training dan ujian 3 sertifikasi sekaligus yaitu EC-Council CSCU, Mikrotik MTCNA dan MCTCE.

Karena dibiayai kantor ya sudahlah ikuti saja. Awalnya training ini akan dilakukan setelah libur lebaran bulan juli. Cuman mendadak trainernya tidak bisa. Diundurlah jadi bulan agustus. Mendekati hari H malah saya mendadak sakit dan sempat mondok di rumah sakit.

Akhirnya direschedule jadi minggu ini dan minggu kemarin. Padahal minggu ini di kampus perkuliahan lagi seru-serunya masuk minggu ke-5. Dengan sangat terpaksa minggu ini saya minta jadwal pengganti kuliah di hari sabtu. Mohon maaf ya anak2 harus mengorbankan hari sabtunya.

Alhamdulillah training berjalan lancar. Untuk training CSCU (2 hari) materinya bagus walaupun beda dengan ekspektasi saya. Ujiannya belum jadi, rencananya baru akan diselenggarakan bulan oktober. Training Mikrotik MTCNA (2 hari) ternyata sangat menarik. Mungkin karena Mikrotik sesuatu yang baru buat saya. Sama sekali gak punya basic dan pengalaman dengan Mikrotik. Tapi alhamdulillah ujiannya berhasil lulus.

Lanjut dengan training Mikrotik MCTCE. Nah ini jujur waktu trainingnya terlalu singkat (dikebut 1 hari). Apalagi materinya cukup advance. Tapi alhamdulillah ujiannya lulus juga, padahal sempet tegang banget. Haha udah lama gak ngerasain stress mau ujian. Biasanya paling ngeliatin siswa saya yang stress kalo mau asessment.

Insyaallah nanti saya akan coba share beberapa ilmu yang saya dapat pada training ini.

Semofa bermanfaat!

Silahkan tuliskan tanggapan, kritik maupun saran