Empat Golongan yang Dirindukan Surga

Berhubung Ramadhan kali ini saya coba sedikit beda 🙂 Sebenernya tulisan ini akibat dari sebuah kebetulan yang aneh.  Jadi ceritanya sudah dua malam ini pas saya taraweh penceramahnya bercerita tentang tema yang sama. Gak tau kenapa, padahal orangnya beda dan mesjidnya juga beda.  Kayaknya mereka janjian mau cerita ke saya dengan tema yang sama.  Yaitu tentang empat golongan yang dirindukan surga.

Saya sebenarnya termasuk orang yang setuju dengan pernyataan berikut ini:

There is no such thing as coincidence in this world.

Jadi sebelum hattrick 3 kali, saya coba share rangkuman yang saya ingat dari cerita dua penceramah ini tentang empat golongan yang dirindukan surga.

Pada suatu kesempatan Rasulullah SAW bercerita kepada para sahabat bahwa  Surga itu rindu kepada empat golongan yaitu:

  1. Orang yang gemar membaca Al-Qur’an,
  2. Orang yang senantiasa menjaga lisan,
  3. Orang yang memberi makan bagi orang yang kelaparan,
  4. Orang-orang yang berpuasa pada Bulan Ramadhan.

Sayangnya saya tidak ingat hadits ini diriwayatkan oleh siapa.

Membaca Quran

Menurut para penceramah, golongan pertama itu adalah orang yang membaca, menghafal, mempelajari, memahami dan mengamalkan Al-Quran (taaliyat Quran) Tentunya harus dilakukan secara bertahap. Pertama kita baca ayat-ayat Al-Quran tersebut.   Selanjutnya coba dihafalkan, dipelajari, dan dipahami makna dari ayat-ayat tersebut. Kemudian kita amalkan perintah maupun larangan yang ada pada ayat-ayat Al-Quran.

Menjaga Lisan

Sementara golongan kedua adalah orang yang mampu menjaga lisannya  dari perkataan yang tidak baik (wahaafizhullisan). Ada yang mengatakan Lidah itu tidak bertulang, dan lidah bisa lebih tajam dari pedang. Maksudnya perkataan yang tidak baik itu bisa menyakiti perasaan orang lain. Perkataan yang tidak baik bisa menimbulkan pertengkaran, permusuhan dll. Untuk itu hendaklah kita senantiasa menjaga lisan. Sampaikanlah selalu kata-kata yang baik. Diam lebih baik daripada kita menyampaikan kata-kata yang tidak baik. Untuk menjaga lisan, dianjurkan untuk kita selalu sibuk berzikir dan mengingat Allah SWT.

Memberi makan

Golongan ketiga adalah orang yang memberi makan bagi orang kelaparan (wamut imul jii’an). Dalam bulan Ramadhan maksudnya adalah banyak memberi makan untuk orang yang berbuka puasa.

Puasa Ramadhan

Golongan keempat  adalah orang yang berpuasa pada bulan Ramadhan (wa shaimu ramadhan). Para penceramah menyampaikan juga hadis berikut ini

“Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan, karena iman dan ikhlas, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari Muslim)

Demikian yang saya ingat dari ceramah dua malam berturut-turut ini tentang tema ini. Semoga besok ceramah tarawehnya ngebahas tentang malware 🙂

Semoga Bermanfaat!

 

 

Silahkan tuliskan tanggapan, kritik maupun saran

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.