Review Film Cinderella Man

Saya baru nonton Film Cinderella Man. Filmnya sangat seru dan menginspirasi. Film ini diangkat dari kisah nyata seorang petinju kelas berat Amerika Serikat yang bernama James J Braddock. Braddock muda merupakan petinju kelas berat yang sangat potensial. Dia mempunyai senjata pukulan tangan kanan yang sangat ampuh. Banyak yang menjagokan dia akan menjadi juara kelas berat berikutnya. Tapi pada pertarungan perebutan juara kelas berat dia kalah dalam pertarungan ketat 15 ronde. Selain itu tangan kanannya patah, sehingga mengakibatkan dia tidak bisa bertarung. Keadaan semakin buruk karena pada saat itu Amerika tengah mengalami krisis ekonomi (Great Depression).

film cinderella man
film cinderella man

Untuk menyambung hidup Braddock harus bekerja di pelabuhan New York sebagai kuli angkut. Karena tangan kanannya patah dia terpaksa harus banyak menggunakan tangan kirinya untuk bekerja. Karena tidak bisa membayar tagihan listrik, aliran listrik di rumahnya pun diputus. Hidup tanpa aliran listrik di musim dingin menyebabkan anaknya sakit. Braddock bahkan terpaksa harus minta bantuan di dinas sosial, serta meminta bantuan uang dari promotor dan pelatihnya.

Pada suatu kesempatan promotornya meminta Braddock untuk tampil di ring tinju. Inipun sebagai pengganti karena pada sebuah pertarungan tinju mendadak seorang petinju tidak bisa tampil. Tanpa persiapan Braddock menyetujui penawaran ini. Dengan harapan uang yang didapatkan bisa digunakan untuk membayar hutang. Tanpa latihan serta usia yang sudah tua tidak ada yang menyangka Braddock bisa menang pada pertarungan itu. Hanya semangat pantang menyerah saja yang membuat dia bisa menang. Selanjutnya dia diberi kesempatan untuk tampil lagi di ring tinju. Tapi tidak ada yang menyangka dia bisa menang. Sampai akhirnya dia mendapat kesempatan untuk menantang sang Juara bertahan Max Baer.

Max Baer merupakan petinju muda yang sadis dan ditakuti. Bahkan pernah ada lawannya yang meninggal di atas ring. Braddock pun dipilih kubu Max Baer karena menganggap dia akan gampang dikalahkan. Para pengamat bahkan menganggap Braddock akan KO sebelum ronde ke 5. Disinilah semangat juang Braddock terlihat. Dia bisa mengalahkan Max Baer lewat pertarungan yang ketat.Semangatnya yang pantang menyerah menjadi inspirasi masyarakat Amerika Serikat yang tengah mengalami krisis Finansial. Dia bahkan mendapat julukan Cinderella Man dari media, untuk menggambarkan petinju yang bangkit dari tidur  🙂

Braddock diperankan Russel Crowe, istrinya diperankan oleh Renee Zelwegger. Walaupun saya sebenarnya tidak suka olahraga tinju, menurut saya film ini sangat menginspirasi. Kita bisa belajar banyak dari perjuangan petinju ini. Sika dia yang pantang menyerah, serta rasa tanggung jawabnya terhadap keluarganya. Bahkan dia rela mati demi menghidupi keluarganya. Berikut salah satu quote favorit saya di film ini

I have to believe that when things are bad I can change them – Braddock

Silahkan tuliskan tanggapan, kritik maupun saran