Kategori
Uncategorized @id

Instalasi Mikrotik CHR

1. Unduh dan install GNS3 dari link berikut: https://gns3.com/software/download
2. Unduh  GNS3 VM dari link berikut: 
https://gns3.com/software/download-vm
3. Unduh Mikrotik CHR Image (pilih .ova) : https://mikrotik.com/download/chr
4. Setup GNS3 VM di virtualbox! 

  • Buka VirtualBox, klik menu File > Import Appliance.
  • Pilih file GNS3 VM.ova yang telah diunduh.
  • Pastikan konfigurasi Network Adapter pada VirtualBox:
    • Adapter 1: Host-only Adapter (Gunakan vboxnet0 atau adapter serupa).
    • Adapter 2: NAT (Untuk akses internet ke VM).
  • Jalankan GNS3 VM untuk memastikan tidak ada error pada kernel virtualisasi.

5. Konfigurasi GNS3 GUI!

  • Buka GNS3 GUI. Saat muncul Setup Wizard, pilih opsi “Run appliances on a remote server (GNS3 VM)”.
  • Masuk ke menu Edit > Preferences > GNS3 VM.
  • Centang “Enable GNS3 VM”, pilih Virtualization engine VirtualBox, dan pilih nama VM yang sesuai.
  • Tunggu hingga indikator “GNS3 VM” di panel sebelah kanan berubah menjadi Hijau.

6. Import MikroTik CHR (RouterOS)

  • Unduh file mikrotik CHR dalam format .vmdk atau qcow2Buka menu Edit > Preferences
  • Pilih menu QEMU VMs di bilah kiri, lalu klik tombol New.
  • Server Selection: Pilih Run this QEMU VM on the GNS3 VM (Rekomendasi). Klik Next.
  • Name: Berikan nama perangkat, contoh: MikroTik-CHR-7.x. Klik Next.
  • QEMU Binary: Biarkan pada pilihan default (biasanya qemu-system-x86_64). Klik Next.
  • RAM: Alokasikan 256 MB. Klik Next.
  • Console Type: Pilih telnet. Klik Next.
  • Disk Image (HDA): * Pilih opsi New Image.
    • Klik Browse, lalu cari dan pilih file .vmdk atau .qcow2 MikroTik CHR yang sudah diunduh.
    • Jika muncul pop-up “Would you like to copy the image…”, pilih Yes.
  • Klik Finish.
  • Setelah perangkat muncul di daftar QEMU VMs, klik perangkat tersebut lalu pilih Edit:Tab General Settings:Symbol: Klik Browse dan cari ikon router agar tampilan di lembar kerja lebih representatif.Category: Ubah menjadi Router.Tab Network:Adapters: Ubah jumlahnya menjadi 4 adapters.First port name: ether1.
      • Name format: ether{0}.Tab Advanced:Pastikan opsi “Use as a linked base VM” dicentang. Ini memungkinkan penggunaan satu image master untuk banyak router sekaligus tanpa menghabiskan ruang disk.Klik OK untuk menyimpan perubahan.

  • 7. Membangun Topologi
  • Tarik ikon MikroTik dan ikon Cloud ke dalam workspace.
  • Hubungkan Ether1 pada MikroTik ke GNS3 VM Network (biasanya mengarah ke Host-only adapter).
  • Klik kanan pada MikroTik, pilih Start, lalu klik kanan lagi dan pilih Console.
  • Login default: admin (tanpa password).
  • Cek IP address yang didapat melalui perintah: /ip address print
    8. Pengujian
    1. Ganti Identity router menjadi Router-[NIM]-[Nama].
    2. Berikan IP Address pada ether1 secara statis yang berada dalam satu subnet dengan IP Host-only laptop Anda.
    3. Pastikan router MikroTik tersebut dapat diakses/di-remote menggunakan Winbox dari OS utama (Windows/macOS).
    4. Buatlah user baru dengan nama admin-jaringan dan berikan password baru, lalu hapus user admin bawaan.
      Buat laporan dan kumpulkanreferensi:https://help.mikrotik.com/docs/spaces/ROS/pages/262864931/CHR+installing+on+VirtualBox
  • https://www.youtube.com/watch?v=kbF_Wof4OTg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *