Keamanan Sosial Media

Saat ini hampir semua orang memiliki akun sosial media. Apakah itu Facebook, Twitter, Instagram dll. Mungkin bagi sebagian orang sosial media telah menjadi bagian hidup yang tak terpisahkan. Menurut data dari Zephoria, setiap bulannya Facebook memiliki 1,44 milliar user aktif. 1,25 milliar diantaranya mengakses Facebook dari perangkat mobile. Dan ada 300 juta foto yang diupload setiap harinya. Sayangnya kepopuleran situs sosial media juga menarik minat para penjahat cyber. Sudah banyak kasus kejahatan cyber yang dilakukan melalui situs sosmed, beberapa diantaranya adalah identity theft (pencurian identitas), pedophilia, penipuan (cyber scam), bullying, malware,  dan beberapa beberapa kasus pelanggaran privacy.  Untuk itu kali akan dibahas beberapa hal tentang keamanan sosial media.

Penjahat cyber seringkali menggunakan info pada profile pada sosial media untuk mengumpulkan informasi tentang korban. Sebaiknya kita batasi informasi apa saja yang kita tampilkan pada profile kita. Kasus lainnya adalah korban menerima sebuah pesan phishing. Pesan ini biasanya mengarahkan korban untuk meng-klik sebuah tautan. Biasanya tautan ini adalah sebuah website palsu. Dengan cara ini penyerang bisa mencuri login dan password dari korban.

Malware

Ancaman lainnya adalah malware. Penyerang menggunakan situs sosmed untuk menginfeksi komputer korban dengan malware. Caranya dengan mengirimkan sebuah file kepada korban, atau meminta korban mengklik sebuah alamat website. Ancaman lainnya pada sosmed adalah url spoofing, clickjacking dan social engineering.

Geotagging

Selain itu para penjahat cyber juga mengumpulkan informasi geotagging untuk mengetahui lokasi korban. Informasi ini bisa diekstrak dari gambar yang kita upload pada sosmed. Situs sosmed juga menyimpan lokasi kita ketika kita melakukan update status maupun login. Fitur geotagging ini bisa kita matikan. Situs sosmed juga menyediakan berbagai pilihan untuk meningkatkan keamanan kita. Misalnya kita bisa atur, siapa saja yang bisa melihat profile kita, siapa saja yang bisa mengirimkan pesan pada kita, maupun notifikasi bila ada yang mencoba untuk login pada akun sosmed kita. Selain itu kita juga tersedia pilihan untuk melakukan blacklist atau blokir terhadap user tertentu.

Fitur-fitur ini bisanya disediakan oleh layanan sosial media tersebut bagian security setting. Sebaiknya berhati-hati juga bila kita menggunakan akun sosial media kita untuk login ke website lain. Ancaman lainnya adalah celah keamanan pada layanan sosmed. Memanfaatkan celah ini penyerang bisa melakukan serangan cross-site scripting, maupun mencuri data korban dari server sosmed.

Semoga Bermanfaat!

Sumber:

Modul 5 CSCU

Silahkan tuliskan tanggapan, kritik maupun saran

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.