Sagaras – Tere Liye

Hari ini saya baru beres baca buku Sagaras karya Tere Liye. Buku ini lanjutan serial Bumi tentang petualangan tiga sahabat Raib, Seli dan Ali di dunia paralel. Kali ini ceritanya tentang Ali yang cari info tentang orang tuanya. Orang tua Ali ini emang sejauh ini masih misterius keberadaannya. Raib dan Seli taunya Ali tinggal sendirian di rumah besarnya, sementara orang tuanya selalu sibuk dengan bisnis mereka di luar negeri. Cuman di buku komet minor klo gak salah, kita dapat sedikit info klo orang tua Ali punya usaha Kapal Tanker multinasional, dan sepertinya sudah meninggal pas Ali masih kecil.

Nah ternyata Ali juga nyari info tentang orangtuanya. Di basemen nya dia ngumpulin berbagai info tentang keberadaan ortunya. Dia berhasil menemukan peti yang isinya rekaman pembicaraan di kapal tanker milik ortunya yg telah tenggelam, kayak black box. Di rekaman itu kru kapal sedang panik karena kapal mereka terjebak di tengah badai yang dahsyat. Kapal mereka dikelilingi 6 tornado, serta gelombang yang tinggi banget dan airnya berputar ke tengah. Saya ngebayangin nya kayak di satu scene film pirate of caribean, pas kapal mereka terjebak badai dan putaran air.

Di tengah kepanikan itu ada suara bapak dan ibunya ali yang mengambil alih kemudi. Terus tiba2 ada suara aneh dengan bahasa yang gak dikenal. Ali berusaha menerjemahkan bahasa aneh tersebut, dan berhasil menemukan petunjuk ttg orang tuanya. Kemudian dia mencuri catatan perjalanan Batozar, dan pergi sendiri mencari lokasi karamnya kapal tersebut sendirian.

Batozar yang marah karena catatan perjalanannya dicuri kemudian muncul di sekolah Raib dan Seli, kemudian mereka mencoba menyusul Ali. Menurut master B, lokasi yang dicari Ali itu adalah gerbang Sagaras. Cuman lokasinya sangat berbahaya, banyak anomali alam disana, seperti 6 tornadi dan ombak besar. Gak ada kapal yang berhasil lolos dari sana. Master B sendiri dulu gak berhasil menembus gerbang Sagaras, bahkan luka2 di muka dan matanya konon akibat kejadian di gerbang itu.

Seru banget cerita sagaras ini. Seli dan Raib di buku ini kekuatannya semakin meningkat. Ali yang kehilangan kekuatan pas dulu lawan Lumpu, juga harus bertarung hidup mati. Yang paling seru menurut saya, si Ali bisa bikin model AI video ibunya. Jadi Seli sama Raib dititipin surat dari guru BK buat Ali, karena dia sering bolos. Pas mereka ke rumah Ali, ceritanya mereka ngobrol sama ibunya Ali via videocall. Nah ternyata yang di video itu bukannya ibu Ali, melainkan model Artificial intelligence (AI). Dan Ali konon bikin model AI itu dari umur 9. Wah saya langsung kebayang, karena Ali gak pernah ketemu sama ibunya, berarti dia ngebangun model AI nya dari foto ibunya, terus dia generate deepfake, bisa jadi pake Algoritma GAN, atau algoritma lainnya. Terus dia musti bikin model NLP (Natural Language processing) kayak bikin chatbot yang bisa ngobrol sama orang. Tapi dia harus generate voice juga, nah ini kayaknya dari potongan rekaman suara ibunya. Bisa jadi topik PA nih kalo ada mahasiswa yang minat. Ada lagi mini-ily, ini robot yang bisa bersih2 sendiri kapsul peraknya Ali. Jadi inget robot vacum cleaner yang dibikin om ikhsan

Terus bang tere bikin bahasa Sagaras juga, yang susah dipahami. Kayak si om JR tolkien, yang bikin bahasa aneh2. Terus di akhir buku ada bonus, kayak nonton film marvel. Ada post credit scene, sama mid credit scene. Thax bang tere. Keren bukunya. Salamagaras mambacagaras!

bukunya bisa dilihat disini:

https://play.google.com/store/books/details/Tere_Liye_SagaraS?id=hzRgEAAAQBAJ

Bedebah di ujung tanduk-tere liye

Weekend ini saya baru beres baca buku Bedebah Di Ujung Tanduk karya Tere Liye. Buku ini lanjutan buku pulang pergi, tentang petualangan Thomas dan Bujang. Jadi ceritanya Thomas si konsultan keuangan terkenal ini melakukan kesalahan besar ketika membantu transaksi lahan pegunungan di Bhutan. Konon pegunungan ini memiliki kandungan plutonium terbesar. Ternyata pegunungan ini adalah markas sebuah kelompok shadow economy penguasa jalur sutra, Teratai emas. Sehingga dia dikejar2 oleh kelompok teratai emas.

Bujang yang lagi duel dengan thomas di fight club rahasianya pun terseret kasus ini. Sehingga mereka minta bantuan Salonga, si kembar Yuki dan Kiko, Mr White dan Junior. Kali ini mereka dibantu Ayako, istri penguasa shadow economynya Jepang. Pertarungan mereka dimulai di Jakarta, Kathmandu terus lanjut ke Butan.

Tegang banget baca buku ini, penuh dengan aksi seru. Kebayang juga indahnya pemandangan di Bhutan, kathmandu dan pegunungan Himalaya. Oiya ada muncul lagi tokoh misterius yang sempet muncul di beberapa seri si bujang disini. Banyak cerita lucunya juga sih, tentang Salonga, si kembar Yuki Kiko dll. Yang jelas baca buku ini bikin penasaran, pasti dipantengin terus dari awal sampe beres. Keren bang Tere, ditunggu lanjutannya. Selamat membaca!

https://play.google.com/store/books/details/BEDEBAH_DI_UJUNG_TANDUK?id=Z_hJEAAAQBAJ&gl=US

Si Anak Savana – Tere Liye

Weekend ini saya lagi baca buku Si Anak Savana karya Tere liye. Buku ini seri terbaru dari seri anak nusantara, atau lanjutan seri anak mamak. Bukunya bercerita tentang Ahmad Wanga dan teman2nya di kampung Dopu. kayaknya sih di Sumba. Kampung ini punya padang savana yang indah, yang sering digunakan untuk pacuan kuda. Di dopu umumnya warganya beternak sapi atau berladang jagung, mereka juga sering mengalami kesulitan air pada waktu musim kemarau.

Namun banyak kisah menarik yang dihadapi warga disana dengan tegar. Misalnya kasus pencurian sapi, beberapa warga disana sapinya hilang, cuman pencurinya gak ketangkep. Ada juga cerita tentang sedo kawannya wanga yang yatim piatu. Dia cuma hidup berdua dengan adiknya najwa. Sedo bekerja keras untuk bisa bertahan hidup tanpa mengeluh. Ada juga cerita tentang Tuan Guru yang tidak hanya mengajar ngaji, namun juga mendidik anak kampung Dopu disana tentang kejujuran, sehingga dihormati warga Dopu. Ada juga cerita tentang bidal, kawan wanga yang pernah mewakili kampung mengikuti lomba puisi ke jakarta. Bidal berhasil mengajak kawannya untuk gotong royong membangun monas bambu di kampung dopu. Ada juga kisah Pak Guru Bahit, yang punya banyak cara inovatif dalam mengajar di sekolah. Sehingga murid-muridnya selalu senang dalam belajar. Bahkan mereka diajarkan untuk tetap bisa belajar sambil bekerja.

Banyak hikmah dan pelajaran yang diajarkan Tere liye dari buku ini. Semuanya disampaikan dengan menarik, lucu dan tidak membosankan. Buku ini emang ditulis buat anak-anak, cuman orang gede juga bisa menikmati buku ini. Keren Banget Tere Liye. Semoga Bermanfaat!

Bibi Gil – Tere Liye

Saya baru beres baca buku bibi gil karya tere liye. Buku ini bercerita tentang Bibi Gil, gurunya miss Selena di Akademi Bayangan. Dia yang mengajarkan miss selena jadi pengintai handal. Buku ini kelanjutan kisah Si putih. Di akhir buku si putih, nou dan si putih terpisah dan dikejar oleh Raja timur dan naganya. Nah mereka dibantu sama Bibi Gil. Bibi gil sedang dalam pertualangan mencari naga yang bisa bonding dengan dia. Untuk mengalahkan musuhnya si mahluk malam.

Disini kita ketemu lagi dengan pak tua. Ternyata pak tua walaupun berbadan besar dan naik kursi roda memiliki kekuatan unik. Dia, bersama si putih menemani bibi gil dalam pertualangannya mencari naga. Seru banget buku ini. Bibi Gil ini punya teknik pukulan es yang keren. Mereka nanti bertarung untuk menyelamatkan klan polaris minor. Trus ada flashback juga kisah sedih Bibi Gil yang dikejar2 oleh mahluk malam. Oiya ada bab bonus juga di buku ini yang bercerita tentang ily. Petarung klan bulan yang bantuin raib dan temen2nya waktu mereka bertualang ke klan matahari. O,iya buku ini baru ada di google books.Keren bang Tere bukunya. Selamat membaca!

Eliana Serial Anak Mamak

Setelah membaca buku Amelia, Burlian dan Pukat, akhirnya saya berhasil menamatkan buku Eliana Serial Anak Mamak. Buku ini adalah buku terakhir dari Serial Anak-anak mamak karya Tere Liye. Eliana adalah putri sulung dari keluarga Syahdan. Keluarga sederhana yang tinggal di Hutan Bukit Barisan di Sumatera. Keluarga petani yang hidup sederhana namun memiliki cara mendidik anak yang keren banget. Sehingga keempat anaknya memiliki karakter yang istimewa.

Eliana adalah seorang anak yang pemberani. Waktu ada permasalahan di kampung mereka, Eli mengambil tindakan berani untuk menyelamatkan kampung mereka. Di buku ini juga ada kisah pertemuan mamak dengan pak Syahdan. Dan banyak juga kisah lucu namun penuh hikmah.  Buku ini lumayan tebel ada 500an halaman. Cuman saking serunya gak kerasa, tau2 dah tamat.  Selamat membaca, semoga bermanfaat!

Strategi menulis buku ajar

… tulisan ini merupakan lanjutan dari tulisan sebelumnya tentang webinar menulis buku ajar…

Setelah melakukan studi pasar dan menentukan positioning buku yang akan kita tulis, teknik berikutnya yang dijelaskan Pak Suyanto adalah bahasa yang digunakan harus mengandung motivasi dan kekinian. Harapannya buku yang ditulis ini bisa menjadi inspirasi bagi pembacanya. Sumber motivasinya bisa dari pengalaman pribadi, ataupun prospek penerapan teknologi dan tema yang sedang dibahas dalam buku tersebut.

Tips berikutnya, buku yang ditulis harus mencerahkan (enlightening). Caranya dengan merancang gambar, tabel dan ilustrasi yang menarik. Menurut beliau pada buku ajar yang bagus, orang melihat gambar dan ilustrasi yang baik sudah memiliki bayangan tentang tema yang dibahas.

Tips berikutnya adalah penyusunan bab (chaptering) harus dirancang dengan baik. Biasanya dimulai dari materi yang paling dasar atau mudah, kemudian pelan-pelan mulai ditingkatkan kesulitannya. Begitu juga tugas baiknya dimulai dari yang paling mudah, kemudian pelan2 ditingkatkan kesulitannya. Bagian ini disebut juga (plotting). Menurut beliau untuk chaptering ini dia mulai dengan struktur mata kuliah yang dia ajar, atau dari mata kuliah referensi di beberapa kampus beken. Beliau biasanya liat juga referensi dari buku best seller internasional dan paper survey dari jurnal beken.

Setelah dibuat kerangka bab-nya dirancang juga sub-bab apa saja yang akan ditulis, dan dilanjutkan dengan kerangka isi paragrafnya. Baru poin-poinnya saja. Dalam penyusunan ini harus dipikirkan kohesinya, keterkaitan antara bab dengan bab, sub-bab dengan sub-bab maupun paragraf dengan paragraf. Pak Suyanto menyusun struktur ini mengikuti slide perkuliahan. Dan selanjutnya dipikirkan juga kohesi antara kalimat dengan kalimat. Dan jangan lupa referensi juga harus akurat. Temukan referensi yang terpercaya. Tentang referensi ini pak Suyanto menggunakan paper review dari sciencedirect dan scopus.

Setelah kita susun kerangka tulisan tadi, baru kita mulai menulis. Tips dari beliau adalah menulis cepat, edit belakangan. Jadi tulis aja dulu yang ada di kepala dengan cepat, gak usah mikirin typo, kesalahan eyd, dll. Tumpahkan saja dulu semua ide yang ada di kepala ke dalam tulisan. Rutinkan menulis selama 2 jam perhari.

Menurut beliau kesalahan penulis pemula:

  1. kepala kosong di depan laptop
  2. menulis sambil mengedit, tidak mau ada salah ketik (perfeksionis)
  3. Menulis sampai sempurna; bold italic, numbering, equation dll

Pak Suyanto bercerita dalam menulis buku dia membutuhkan waktu yang berbeda-beda. Ada yang selesai dalam 1 bulan, namun ada juga bukunya yang baru selesai dalam 36 bulan. Beliau bisa menyelesaikan 1 halaman dalam 1 jam, 180 halaman dalam 1 bulan.

Beliau menyarankan untuk berkolaborasi dengan dosen maupun mahasiswa dalam menulis buku ajar. Ada prinsip 2T yang diperlukan dalam menulis buku ajar yaitu:

Teams: (advisor, authors, illustrator, proofreader, dst)

Tools: (Scopus, Mendeley, Latex/Word, Excel, Visio, dll)

Beliau membagi proses penulisan menjadi 7:

  1. Survei buku-buku best seller (nasional & internasional)
  2. Penetapan gagasan (wujud akhir buku)
  3. Pembuatan kerangka (bab/subbab: judul, sinopsis, gambar, tabel, equation)
  4. Penulisan konten di setiap bab dan subbab
  5. Penomoran gambar, tabel, equation dan sitasi secara otomatis
  6. Pembuatan front matter (penulis, kata pengantar, sinopsis buku, judul buku)
  7. Validasi, Verifikasi, editing dan proofreading

Untuk penerbitan sebaiknya pelajari dulu tentang penerbit yang jadi tujuan. Seperti apa proses reviewnya, konten khasnya seperti apa , bagaimana skema kontraknya dll. Untuk mendapatkan info tersebut bisa tanyakan ke penulis yang sudah berhasil menerbitkan buku disana. Beliau pernah ditolak naskahnya karena tidak sesuai dengan lini penerbitan disana. Beliau merekomendasikan beberap penerbit berikut ini, beserta topik khasnya:

  1. Informatika (Teori dan pemrograman)
  2. Penerbit rekayasa sains (matematika)
  3. Modula (Modul praktis)
  4. Andi (Teori dan pemrograman)
  5. Elexmedia (Howto)
  6. Erlangga (pelajar dan mahasiswa)
  7. Graha Ilmu (Umum)

Beberapa tips berikut untuk proses penerbitan:

Kebanyakan penerbit hanya menerima file .doc, ada juga yang menerima latex tapi prosesnya jadi lama, karena keterbatasan tenaga editor yang bisa pake latex. Menurut pengalaman beliau yang menerima file latex hanya penerbit informatila. Proses editing, setting dan cover normalnya butuh waktu 1 bulan. Namun untuk editing latex butuh waktu lebih lama. Penerbit hanya menerima dokumen yang sudah lengkap dari awal sampai akhir.

Beliau kemudian menampilkan grafik perbandingan nilai konten dan potensi pasar dengan berapa lama keputusan penerbit untuk menerima atau menolak naskah kita. Bila kontennya baik dan memiliki potensi pasar yang tinggi umumnya setelah 1 bulan akan diputuskan diterima oleh penerbit. Namun bila kontennya jelek dan nilai potensi pasar rendah maka dalam 2 minggu sudah ditolak. Naskah kita akan dinilai terlebih dahulu oleh beberapa reviewer yang ditunjuk oleh penerbit.

Skema pembayaran penerbitan tidak sama untuk semua penerbit. Ada yang jual putus, maksudnya royalti langsung dibayar di depan, nilainya tergantung kesepakatan. Ini biasanya untuk penulis yang sudah mapan. Ada juga yang menggunakan sistem royalti, maksudnya dibayar persemester, dihitung berdasarkan jumlah buku yang terjual. Biasanya sebesar 10% dari harga buku (kena pajak 15%). Atau ada juga yang pake skema semi putus, yaitu royalti dibayar langsung didepan, misalnya sebesar Rp 50 ribu perhalaman. Kemudian pada setiap cetak ulang tanpa revisi dapat royalti lagi sebesar 50%. Sementara kalo cetak ulang dengan revisi, dapat royalti sebesar 100%.

Beberapa buku yang pernah dia tulis diantaranya:

  1. Tentang algoritma genetika dalam matlab. Menurut beliau konten ini strukturnya berasal dari kuliah S2 dia dulu di swedia.
  2. Artificial intelligence disusun dari slide kuliah
  3. Evolutionary computation, buku ini disusun cukup lama sekitar 6 bulan
  4. Soft Computing, buku ini cukup berkesan menurut beliau, karena dia mendapat feedback dari pembaca yang mengatakan membaca buku ini menyenangkan, seperti membaca novel.
  5. Algoritma optimasi, disusun selama 24 bulan
  6. Data mining, disusun selama 36 bulan, yang menarik motivasinya menulis buku ini menurut beliau adalah karena takut dosa.
  7. Swarm Intelligence
  8. Machine learning
  9. Deep Learning
  10. Evolutionary machine learning

Menulis buku ajar menurut beliau akan lebih bermanfaat, dibandingkan menulis paper, karena coveragenya lebih luas. Selain itu menulis buku ini akan memberi manfaat domino effect, peacock effect, snowball effect maupun chain reaction bagi penulisnya.

Beliau memberi contoh step-step penulisan bulu explainable AI sebagai berikut:

  1. Bikin struktur buku
  2. Masukan gambar2 terlebih dahulu dari referensi (misalnya copas dr survey paper). Tahap awal ini hanya untuk memudahkan, selanjutnya nanti gambar ini akan diganti dengan gambar yang dibuat sendiri.
  3. Rancang alur cerita
  4. Catat referensi pada subbab

Tentang buku referensi beliau menambahkan bahwa buku referensi berasal dari hasil riset. Buku referensi biasanya gak komersil, jadi penulis yang menanggung seluruh biaya cetaknya. Biasanya untuk penerbitan minimal penerbit mencetak 1000 eksemplar, dengan harga buku rata-rata 100 ribu. Untuk buku teks biasanya minimal 200 lembar, dan maksimal 500 lembar

Demikian catatan dari webinar ini, terima kasih banyak pak Suyanto. Semoga bermanfaat!

Webinar strategi menulis buku ajar

Kemaren saya ikut webinar strategi menulis buku ajar. Webinar ini diadakan oleh Tel-U dengan pembicara Bapak Dr.Suyanto. Beliau ini dosen Tel-u dan telah menerbitkan 10 buku ajar di bidang informatika. Pada webinar ini dia share gimana strategi untuk menulis buku ajar.

Menurut beliau menulis buku ini penting banget buat dosen, bahkan ada rencana dikti untuk mewajibkan dosen untuk menulis buku. Untuk dosen ada 2 jenis buku yang bisa ditulis yaitu buku ajar dan buku referensi. Buku ajar itu buku yang dipake jadi bahan pegangan di suatu mata kuliah. Buku ini disebut juga textbook. Sementara buku referensi biasanya menjelaskan suatu topik khusus hasil penelitian dosen tersebut. Buku referensi ini biasanya menjelaskan sebuah kebaruan (novelty) pada sebuah bidang ilmu.

Oiya, karena di negeri ini dosen harus mengumpulkan angka kredit untuk naik tingkat, buku yang sudah ditulis bisa diajukan untuk kenaikan jabatan fungsional dosen. Buku ajar masuk ke kum pengajaran, nilainya 20. Sementara buku referensi masuk ke kum penelitian dengan nilai 40. Selain pengajaran dan penelitian, kewajiban dosen lainnya adalah pengabdian masyarakat.

Kemudian menurut beliau, menulis buku ini bisa bermanfaat pas kita ngajuin proposal penelitian. Jadi pas seleksi proposal penelitian itu ada penilaian rekam jejak peneliti. Kalo kita pernah nulis 1 buku maka dapat poin 2,5 ; nulis 2 buku poinnya 5; nulis 3 buku poinnya 7,5; kalo lebih dari lebih dari 3 buku dapet poin 10; Nah penilaian rekam jejak peneliti ini total nilainya adalah 40 dari 100. Jadi sangat ngaruh dengan lolos atau tidaknya penelitian ini. Selain buku di rekam jejak peneliti ini yang dinilai adalah apakah peneliti memiliki publikasi di jurnal internasional bereputasi sebagai penulis pertama atau corresponding author, publikasi di jurnal nasional terakreditasi peringkat satu atau dua, serta prosiding internasional terindeks.

Beliau memberi tips untuk memperkuat rekam jejak bisa menggunakan strategi 2P: push & pull. Maksudnya adalah kolaborasi, satu orang dosen senior menarik beberapa dosen yunior. Dan dosen yunior mendorong dirinya. Maksudnya pengerjaan buku maupun penelitian bisa dilakukan dalam tim, yang ada dosen senior dan dosen yunior.

Menurut pak suyanto, menulis buku ajar harus inspiring dan enlightening. Memberi inspirasi dan mencerahkan. Berbeda dengan menulis novel yang lebih simpel, mudah dibaca namun mengandung twist (perubahan alur cerita yang tidak terduga). Novel biasanya bikin orang penasaran sehingga gak sabar untuk membuka halaman berikutnya. Namun bisa juga kita menulis buku ajar seperti novel, contohnya beliau di akhir sebuah sub bagian atau bab memberi sebuah pertanyaan yang jawabannya disediakan pada halaman berikutnya.

Ada 5 teknik menulis:

  1. Positioning
  2. Inspiring
  3. Enlightening
  4. Plotting
  5. Chaptering

Sebelum menulis harus dilakukan studi pasar terlebih dahulu, membaca buku-buku best seller dengan tema sama. Kemudian dipelajari apa kekurangan buku-buku tersebut. Misalnya buku yang ada bahasanya terlalu berat, atau buku-buku yang ada tidak memberi contoh latihan dsb. Setelah itu mulai direncanakan konten buku kita, apa yang membedakan dengan buku-buku yang sudah ada tersebut. Tahapan ini yang disebut positioning. Sampai disini dulu, besok insyaallah saya lanjutkan dengan tahapan berikutnya.

Semoga Bermanfaat!

Janji – Tere Liye

Saya baru beres baca novel Janji karya Tere liye, bentuknya masih ebook. Ceritanya tentang tiga sekawan, Hasan, Baso dan Kaharudin. Tiga anak ini lagi belajar di sebuah sekolah agama yang dipimpin oleh Buya, seorang ulama terkemuka. Tiga sekawan ini terkenal sering membuat onar di sekolah itu. Bahkan ketika sekolah itu kedatangan seorang tamu agung (sepertinya presiden), tiga anak ini nekat memasukan garam ke teh yang diminum tamu agung tersebut.

Akibatnya Buya marah dan memberikan hukuman ke tiga sekawan ini. Namun hukumannya unik, mereka diminta menemukan jejak seorang alumni spesial dari sekolah agama itu. Kalo mereka bisa menemukan Bahar (alumni spesial itu), maka mereka bisa pergi dari sekolah agama itu dan mendapatkan ijazah.

Bahar ini 30 tahun lalu juga membuat masalah besar di sekolah agama itu, dan dikeluarkan oleh Ayahnya sang Buya yang dulu memimpin sekolah itu. Namun kemudian ayahnya buya menyesal telah mengusir Bahar, karena dia bermimpi 3 hari berturut-turut bahwa Bahar masuk surga dengan mengendarai kendaraan sementara Ayahnya buya berjalan kaki di padang mahsyar. Tak terbayangkan oleh Ayahnya Buya, bahwa Bahar yang gagal dia didik bisa masuk surga lebih dahulu dibandingkan dia.

Ayahnya buya dulu mencoba mencari jejak Bahar, namun tidak berhasil. Sehingga Ayahnya buya mewasiatkan anaknya agar menemukan Bahar dan menyampaikan permintaan maaf. Namun Buya juga tidak berhasil menemukan Bahar.

Disinilah petualangan tiga sekawan ini dimulai, mereka berusaha mencari Bahar. Dimulai dari Ibukota propinsi mereka berupaya menyelesaikan misi rahasia dari Buya. Namun ternyata tidak mudah menemukan jejak Bahar.

Seru banget petualangan tiga sekawan ini, dan banyak pesan-pesan yang disisipkan Tere Liye dalam buku ini. Keren banget bang Tere bukunya. Cocok banget dengan timing menjelang ramadhan ini. Kalo menurut saya buku ini temanya petualangan, hampir seperti seri negeri para bedebah. Selamat membaca!!

Scientific Writing Communication-Hofmann

Saya lagi baca buku Scientific Writing and Communication: Paper, Proposal and presentations karya Angelika Hofmann penerbit Oxford press. Buku ini ngasih banyak tips untuk para peneliti tentang bagaimana menulis dan komunikasi scientifik yang efektif. Buknya dibagi 6 bagian, yaitu:

  1. Scientific writing basic: style and composition
  2. Planning and Laying the foundation
  3. Manuscripts: research papers and Review Articles
  4. Grant Proposals
  5. Posters and presetnations
  6. Job Applications

Berikut ini beberapa catatan saya dari buku ini:

Scientific Writing Basics: 

Aturan umum:

  1. Write with the reader in mind
  2. Use Precise words
  3. Use simple words
  4. Omit unnecessary words and phrases
  5. Avoid too many abbreviations
  6. Use correct nomenclature and terminology
  7. Establish importance
  8. Place old, familiar and short information at the beginning of a sentence in the topic position
  9. Place new, complex, or long information at the end of a sentence in the stress position
  10. Get to the subject of the main sentence quickly, and make it short and specific. If possible, use central caracters and topics as subject
  11. Avoid Interruptions between subject and verb and between verb and object
  12. Use the first person
  13. Use the active voice
  14. Use the past tense for observations and specific conclusions
  15. Use present tense for general rules and established knowledge
  16. Write short sentences. Aim for one main idea in a sentence
  17. Use active verbs
  18. Avoid noun clusters
  19. Use clear pronouns
  20. Use correct parallel form
  21. Avoid faulty comparisons
  22. Avoid errors in spelling, punctutation and grammar
  23. Organize your paragraphs
  24. Use a topic sentence to provide an overview of the paragraph
  25. Use consistent order
  26. Use consistent point of view
  27. Make your sentences cohesive
  28. Use key terms to create continuity. Repeat them exactly and early, and link them
  29. Use transitions to indicate logical relationships between sentences
  30. Make your writing concise

Aturan khusus pada situasi tertentu:

  1. Understand the scientific method
  2. Strive to communicate your finding recently
  3. be ethical
  4. Understand how reader go about reading
  5. Distinguish between science writing and scientific writing
  6. Distinguish between expository and technical writing
  7. Practice writing
  8. Watch out for misused word
  9. Avoid sexism
  10. The location of words within a sentence is important for its interpretation
  11. Arrange ideas in a list to read from shorter to longer 
  12. Use correct prepositions
  13. Use correct articles
  14. Use correct plural and singular verb forms
  15. Use correct form irregular verbs
  16. Do not omit endings of verbs
  17. Follow a verb with the correct gerund or infinitive form
  18. Distinguish between adjective and adverb
  19. Ensure that every sentence has a subject
  20. Arrange the details in the remaining sentences
  21. Establish importance
  22. Omit “overview” words, phrases and sentences
  23. Avoid writing in the negative
  24. Omit excessive detail
  25. Do not overuse intensifiers or hedges

Planning and laying the foundation

Tips untuk prewriting and drafting:

  1. Search journal for the best match of topic, audience and journal

  2. Instruction to Authors: obtain and follow

  3. Decide Authorship befora starting to write

  4. Follow IMRAD format

  5. Start by writing less

  6. worry about basic rules, principles and guidelines in the revisions

  7. collect, organize and study your references

  8. pay attention to order and organization

  9. organize your data and ideas before writing

Untuk mengatasi Writers block

  1. Know that you are not alone
  2. Organize your material
  3. Use a cheap, ugly notebook
  4. Make your own rules
  5. Use provided sample sentences as a starting points
  6. Learn to imitate
  7. Write as if you are explaining your work to a friend
  8. Write one paragraph at atime
  9. Set yourself some deadlines
  10. Involve coauthors
  11. Percolate
Untuk kita yang bahasa inggris bukan bahasa ibu: be careful applying the same principles of style that are

Outside help

  • Hire a scientific editor
  • Collect sample phrases for references
  • Consult books on scientific/technical writing

References and Plagiarism

  • References the ideas and findings of others
  • Differentiate between primary, secondary and tertiary sources
  • Select the most relevant references
  • Verify your references against the original document
  • Manage your references well
  • Follow the journal citation style for details in the reference citation
  • Cite references in the correct form and order
  • Remain objective and neutral when citing the work of the others
  • Know where to place references in a sentence

Plagiarism

  • Ensure that you are not plagiarizing
  • Know how to paraphrase
  • Keep track of ideas and references
  • Know where to place references in a scientific paper
  • Follow the journal reference list style
  • Know how to cite and list references from the internet

Acknowledgments

  • List all the people whose help was important but not enough to warrant authorship
  • Disclose any possible conflict of interest

Gambar dan tabel

  • Decide whether to present data in a table, a figure, or in the text
  • Use the fewest figures and tables needed to tell a story
  • Design figures and tables to have strong visual impact
  • Figures and tables should be able to stand on their own
  • Prepare figures and tables with the reader in mind-place information where the reader expects to find it

Gambar

  • Use figures to show trends and relationships and to emphasize data
  • Prepare professional figures
  • Do not mislead readers
  • Use line graphs for dynamic comparisons
  • Use Scatter plots to find a correlation for a collection of data
  • Use bar graphs when findings can be subdivided and compared
  • Use pie charts to compare parts of a whole
  • Use box plants to display differences between data sets, especially in descriptive statistics
  • Place the independent variables in the x-axis and the dependent variables at the y-axis
  • Make each figures easy to read
  • Differentiate points, lines and curves well
  • Label axes and scales well
  • Use a logarithmic scaled graph when your data covers a large range over many powers of 10

Tabel

  • Prepare tables rather than graphs when it is important to give precise numbers
  • Keep the structure of your table as simple as possible
  • Place familiar context on the left and new, important information on the right
  • Design table titles to identify the specific topic
  • Label dependent variables in column headings and independent variables in row headings
  • Avoid overly large tables

Formula

  • Treat Equations and formulas as part of the text
  • Present algorithms in the text as a flow chart or as a list of instructions

Analisa statistik

  1. Gunakan analisa statistik untuk menentukan tren data dan kemungkinan kemunculan
  2. Pahami istilah umum statistik dan perhitungannya
  3. Pahama kurva distribusi umum
  4. Pelajari bagaimana melakukan analisa statistik
    • Rencanakan pengujian dan putuskan populasi yang akan dipelajari
    • Kumpulkan data
    • Tentukan distribusi yang sesuai
    • Analisa data seperti rata-rata, standar deviasi dan signifikansi data dari sebuah distribusi
    • Tarik kesimpulan untuk menjawab pertanyaan penelitian
  5. Pahami tentang null hypotesis dan signifkansi statistik
  6. Pelajari bagian analisa statistik mana yang akan digunakan
  7. Pelajari pengetahuan dasar yang diperlukan
  8. Pelajari bagaimana untuk melaporkan data statistik
  9. Pelajari bagaimana untuk melaporan signifikan statistik
  10. Pelajari bagaimana untuk menampilkan nilai statistik secara grafis

Manuskrip: paper penelitian dan artikel review  

Introduction

  1. Buat pembaca tertarik dan jelaskan konteks pembahasan
  2. Ikuti struktur Funel:
    • Untuk paper investigative:
      1. Background
      2. Unknown/Problem
      3. Question/Purpose of study
      4. Pendekatan pengujian
      5. Results dan kesimpulan (opsional)
      6. Signifikansi
    • Untuk paper deskriptive:
      1. Background
      2. Discovery statement
      3. Experimental approach-if appropriate
      4. Description
      5. Implication
  3. Keep introduction short
  4. Provide pertinent background information, but do not review the literature
  5. State the problem or unknown
  6. State the central point (question/purpose) precisely
  7. State the experimental approach briefly
  8. For descriptive papers include…..
  9. Distinguish between past and present tense
  10. Use strong verbs and short sentences
  11. Ensure good cohesion and coherence
  12. Signal all the elements of the introduction
  13. Do not omit any element

Materials and method

  1. Provide enough details and references to enable a trained scientist to evaluate or repeat your work
  2. Include material and methods, but no result
  3. Provide literature references where needed
  4. Include sufficient technical details to let others repeat your work
  5. Use Parentheses for technical specifications
  6. Indicate any statistical analysis performed
  7. Place full descriptions of procedures or other lengthy details in an appendix
  8. arrange experimental details as protocols grouped in order or by subsections
  9. Signal and link the different topics
  10. Explain the purpose for any procedure whose function is not clear
  11. In the materials and methods section, passive voice is often preferred
  12. do not switch from one point of view to another for no apparent reason
  13. Distinguish between past and present tense
  14. Choose your words carefully
  15. Follow guidelines on ethical conduct
  16. Indicate ethical conduct for human experimentation
  17. indicate guidelines followed for care and use of laboratory

Results

  1. Report your main findings as well as other important findings
  2. include control results
  3. point the reader to the data shown in figures and tables
  4. Interpret your results for the reader
  5. Place statistical information with data. Do not use it instead of results
  6. Place results that answer the question of the paper at the beginnig of the results section
  7. Organize the results section chronologically or from most to least important
  8. Emphasize your results. Subordinate secondary information
  9. Organize your results into different segments. In each segment, state:
    • purpose or background of experiment
    • experimental approach
    • results
    • interpretation of results (optional for descriptive papers)
  10. Describe what you discovered in the results section of descriptive papers
  11. pay attention to word choice
  12. use past tense for your results but present tense for descriptive papers
  13. use signals to hoghlight diverse elements of the results
  14. do not omit any key elements of the results
  15. omit peripheral information and irrelevant general statements
  16. avoid experimental details
  17. avoid general conclusions, speculations, or comparisons with other studies

Masih banyak lagi nanti insyaallah saya lanjutkan

 

 

 

Share the pain – Peironcely

Saya lanjutkan bagian terakhir dari buku 17 simple tips surviving your PhD karya Peironcely. 

15. Share the pain

Kalo lagi stress sama studi, cerita ke orang. Jangan disimpan sendiri. Bisa cerita ke teman, ke bagian konseling/ psikolog, maupun bisa cerita di blog. Kalo gak punya teman dekat, coba baca buku Dale Carnegie, How to win friends and influence people. Jangan malu juga pergi ke konselor. Di kampus biasanya ada konselor studi.

16. Nulis Blog

Menulis blog dan bercerita tentang kesulitan studi yang dihadapi, bisa membantu mengeluarkan beban pikiran. Dengan menulis juga seringkali dapat digunakan untuk refleksi dan mencari jalan keluar.

17. Rencanakan masa depan

Cari tau apa yang kamu inginkan setelah lulus. Bayangkan pekerjaan apa yang diinginkan setelah lulus, atau ingin liburan ke suatu tempat, dll. Jadikan itu motivasi dan tujuan untuk segera menyelesaikan studi.

Sampai disini pembahasan buku ini. Semoga Bermanfaat!

Referensi:

Peironcely, 17 tips to survive your PhD, nextscientist.com

%d blogger menyukai ini: