Mengurus Visa ke Spanyol

Kali ini saya coba share pengalaman saya mengurus visa ke Spanyol. Perjalanan saya ke spanyol ini dalam rangka menjadi dosen tamu di UAB (Barcelona). Awalnya saya agak ragu untuk mengurus visa sendiri, karena denger2 dari temen klo ngurus visa ke Eropa itu ribet. Jadinya saya sempet nanya2 juga ke beberapa travel agent tentang bagaimana cara ngurus visa ke spanyol. Ada sekitar 2-3 travel agent di bandung yang saya tanya. Cuman setelah nanya2 ke beberapa travel agent tadi, dan browsing2 di internet, saya malah penasaran mau nyoba ngurus sendiri visa tersebut. Berikut saya share pengalaman saya mengurus visa ke spanyol:

BLS Spain

Proses aplikasi visa ke Spanyol dilayani melalui BLS Spain. BLS ini sebuah perusahaan yang menjadi mitra outsourcing Kedutaan Besar Spanyol di Indonesia. Menurut info lain bisa kita bisa juga mengajukan aplikasi visa langsung di Kedutaan Besar Spanyol di Jakarta dengan membuat janji pertemuan. Kedutaan Spanyol membatasi pengajuan langsung kepada 5 orang dari hari Senin sampai Kamis.

Jadi langkah pertama kita buka web BLS Spain di link berikut: https://idn.blsspainvisa.com/bahasa/index.php

Di web tersebut sudah ada informasi lengkap mengenai prosedur apply visa. Langkah pertama musti tahu dulu jenis visa apa yang diperlukan. Ada beberapa jenis visa disana, diantaranya:

  • Visa Turis
  • Visa Bisnis
  • Visa Transit
  • Visa Olahraga Seni Budaya
  • Visa Undangan (Keluarga/Pribadi)
  • Studi kurang dari 90 hari
  • Relawan
  • Training/Magang
  • Penelitian
  • Pengobatan
  • Transit bagi Pelaut
  • Visa utk jurnalis

Masing-masing punya persyaratan yang berbeda. Awalnya saya bingung apply visa apa. Karena kunjungan saya dalam rangka mengajar di UAB (Barcelona) selama 2 minggu, saya pikir mungkin masuk ke visa studi kurang dari 90 hari. Ternyata menurut petugas BLS, saya harusnya apply ke Visa Bisnis.

Visa Bisnis

Setelah itu saya harus menyiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan. Syarat-syaratnya cukup banyak, bisa dilihat pada web BLS pada link berikut:

https://idn.blsspainvisa.com/bahasa/business-visa.php

Kemaren dokumen yang harus saya siapkan diantaranya:

  1. 2 lembar copy formulir aplikasi
  2. paspor dengan masa berlaku minimal 6 bulan
  3. Fotokopi KTP dan Kartu Keluarga
  4. Asuransi perjalanan yang valid untuk wilayah Schengen
  5. Rencana tempat tinggal
  6. Bukti pemesanan tiket pulang pergi
  7. Surat undangan dari perusahaan di spanyol
  8. Surat dari perusahaan tempat kerja saya
  9. Jaminan keuangan

Persiapan Dokumen

Setelah tahu persyaratan apa saja yang musti disiapkan, sekarang mulai deh ngumpulin2 dokumen:

  1. 2 lembar copy formulir aplikasi –> formulir bisa diunduh di web
  2. paspor dengan masa berlaku minimal 6 bulan –> karena masa berlaku paspor saya tinggal 3 bulan, terpaksa bikin baru, cerita tentang bikin paspor sudah saya share pada tulisan sebelumnya.
  3. Fotokopi KTP dan Kartu Keluarga
  4. Asuransi perjalanan yang valid untuk wilayah Schengen –> yang ini diurus oleh pihak a4u, Gràcies Olga. Oiya, bls di webnya ngasih daftar asuransi yang sudah diakui oleh kedutaan Spanyol. Daftarnya bisa dilihat pada link berikut: https://blsspainvisa.com/idn/pdf/jakarta-list-insurance-companies.pdf ; teman saya waktu itu mengurus asuransi di ACA lumayan cepat gak sampe seminggu. Di bandung kantornya ada di wisma HSBC, Jl Asia Afrika sebelah BCA
  5. Rencana tempat tinggal –> Nah yang ini kemaren saya butuh agak lama, karena harga disana mahal, jadi repot nyari yang sesuai kantong. Selain itu juga pertimbangannya karena umumnya pemesenan perlu kartu kredit.  Setelah beberapa hari cari-cari di Booking.com, AirBnB dan Tripadvisor yang sesuai dengan kantong, akhirnya diputuskan pake booking.com. Tapi waktu itu  saya pilih tempat yang bisa dicancel tanpa ada biaya pinalti.
  6. Bukti pemesanan tiket pulang pergi –> Yang ini juga susah banget nyarinya. Karena tiketnya mahal2. Alhamdulillah saya dapat tiket PP murah pake Turkish Airlines. Ternyata klo belinya tiket pulang pergi jauh lebih murah.
  7. Surat undangan dari perusahaan di spanyol –> yang ini diurus oleh internasional office dari UAB, Mercès Loidra
  8. Surat dari perusahaan tempat kerja saya –> yang ini diurus oleh SDM kantor. Templatenya bisa digoogling, yang jelas ada nama kita, jabatan, bekerja mulai kapan, gaji, keterangan kita ke spanyol ngapain, sama jaminan bahwa kita akan balik lagi ke indo.
  9. Jaminan keuangan –> yang ini bisa minta ke bank, rekening koran 3 bulan terakhir. Jumlahnya saya kurang tau; klo menurut website bls minimum of 661.5 Euros per person; if the stay is longer than 9 days, add 73.59 Euros for each additional day –>  menurut cerita2 travel agent perlu sejumlah uang di rekening. Tapi alhamdulillah saya kemaren lancar dengan jumlah seadanya

Booking Appointment

Setelah syarat2 lengkap, langkah selanjutnya adalah booking appointment. Jadi untuk nyerahin dokumen2 tersebut kita harus booking appointment dulu, gak bisa langsung datang ke sana. Pengalaman kemaren, jadwal yang tersedia cukup banyak, jadi bisa disesuakan dengan jadwal kita. Caranya tinggal pilih menu book appointment di web blsspain. Disitu ada 3 pilihan, pilih yang for BLS Visa Application Center. Setelah itu isi formulir yang ada di web, Masukan alamat email dan HP. kemudian bisa pilih tanggal dan jam appointment. Jangan lupa print bukti booking ini. Waktu yang bisa kita pilih hari Senin – Jumat jam 8-15.

Visa Application Center

Karena sudah punya appointment, saya datang ke kantor BLS Spain visa application centre, pada jam yang sudah ditentukan. Alamatnya di gedung Palma One Jl H.R. Rasuna Said Kav X­2 NO 4,Jakarta Selatan. Kantor BLS Spain ini letaknya di lantai 10. O,iya gedung palma one ini berdekatan dengan gedung menara Palma, jadi jangan ketuker

Sampe disana, naik ke lantai 10, keluar lift ke kanan. Sampe di depan kantor BLS, tunjukan bukti registrasi tadi ke security, kemudian nanti akan dapat nomer antrian. Oiya kita gak boleh bawa minuman ke dalam kantor BLS. Kalau sudah waktunya, kita akan dipersilahkan security untuk masuk ke dalam kantor BLS. Di dalam ada 3 loket. Nanti akan dipanggil nomer antrian kita oleh petugas.

Ternyata tidak seperti perkiraan saya, petugas BLS bukan orang Spanyol. Ketika nomer antrian saya dipanggil, saya udah siap2 ngomong bahasa Inggris. Eh ternyata petugasnya ngomong bahasa Indonesia, logat betawi pula. Kemudian saya diminta menyerahkan dokumen yang diperlukan untuk mendaftar visa. Petugas memeriksa kelengkapan dokumen saya, kemudian ditanya visanya mau diambil atau diantar,  pengambilanya mau prime time atau tidak dll.

BLS menyediakan beberapa layanan tambahan. Misalnya visanya nanti bisa dikirim lewat kurir. Tentunya ada biaya tambahan. Setelah itu petugas akan memberikan tanda terima beserta berapa biaya yang harus dibayar. Biaya yang harus saya bayar untuk visa bisnis sekitar Rp 1,5 juta. Setelah itu saya dipanggil untuk Foto dan perekaman sidik jari. Prosesnya lumayan cepat, gak nyampe 30 menit. Menurut petugas, kalau visanya sudah selesai saya akan mendapat SMS pemberitahuan. Prosesnya sekitar 2-3 minggu.

Pengambilan Visa

Alhamdulillah ternyata 1 minggu kemudian saya mendapat SMS dari iCare, isinya ” Your application No …. is ready for dispatch” .

Maksudnya visanya udah beres dan bisa diambil. Untuk pengambilan visa gak perlu booking appointment lagi, tapi bisa langsung datang pada jam pengambilan. Waktu Pengambilan Paspor setiap hari senin – Jumat jam 14:00 – 16:00.

Waktu itu saya datang hari Jumat, setelah jumatan ternyata sudah banyak orang yang menunggu di depan kantor. Cuman dari obrolannya sepertinya mereka semuanya dari travel agent. Oleh bagian security saya dikasih nomer antrian pertama. Setelah masuk, saya diminta menyerahkan bukti pembayaran, kemudian petugas menyerahkan passport beserta visa yang sudah disetujui.

Demikian share pengalaman mengurus visa Spanyol. Sebenarnya prosedur ngurus visa ke spanyol ini gak ribet, selama kita ikutin semua persyaratan yang tercantum di website blsspain.

Semoga Bermanfaat!

 

 

6 thoughts on “Mengurus Visa ke Spanyol”

  1. Bro, negara-negara (yang ikut perjanjian di kota) Schengen itu beda dan ga ada urusan sama negara Uni Eropa. Norwegia, Switzerland, Liechtenstein, Islandia bukan anggota EU, tapi bisa masuk pake Schengen. UK (sebelum Brexit), Irlandia adalah anggota EU tapi ga bisa masuk pake Visa Schengen. Ngelurusin aja bro, biar yang baca ga salah informasi 😉

  2. Maaf pak,mau tanya apa saja syarat aplikasi visa transit spanyol buat pelaut.
    Trimakasih

    1. sama aja mbak, lewat web itu juga, tapi nanti pilih visa turis, ada lengkap disana infonya

Silahkan tuliskan tanggapan, kritik maupun saran