Kategori
Uncategorized @id

Hacker bobol mesin ATM

Beberapa Bank di Taiwan dilaporkan telah memblokir pengambilan uang di mesin ATM. Hal ini karena di sana baru saja terjadi kasus hacker bobol mesin ATM. Diduga kerugian yang dialami bank mencapai 2 Juta dollar. Ada 8 Bank di Taiwan yang telah melaporkan kasus ini. Mesin ATM yang dibobol adalah mesin ATM buatan Wincor Nixdorf, perusahaan dari Jerman. Ada 900 ATM yang dihentikan operasinya untuk sementara waktu.

Malware ATM

Dari hasil investigasi, hacker menginfeksi ATM dengan malware. Sehingga dengan cara ini ATM dapat mengeluarkan uang dalam jumlah besar. Sebuah Bank di Taiwan First Bank melaporkan 34 mesin ATM nya telah dibobol oleh hacker.

Menurut penyidik, dari hasil rekaman CCTV hacker tidak terlihat merusak mesin ATM. Hacker juga tidak terlihat menggunakan skimmer. Alat yang biasa digunakan untuk mencuri data kartu ATM.  Dari rekaman hanya terlihat mesin ATM mengeluarkan uang secara otomatis. Sementara dua tersangka bertopeng mengambil uang tersebut.

Menurut penyidik hacker menggunakan 3 jenis malware yang berbeda dalam melakukan aksinya. Hanya saja belum diketahui bagaimana cara hacker menginfeksi malware pada mesin ATM tersebut. Penyidik masih mempelajari kemungkinan adanya orang dalam yang membantu aksi ini.

Connected Device

Penyidik juga menduga Hacker menggunakan “connected device” atau smartphone untuk mengendalikan mesin ATM tersebut. Terlihat hacker menggunakan smartphone pada saat beraksi.

Bulan Mei lalu kasus serupa juga pernah terjadi di Jepang. Saat itu kerugian diduga mencapai 13 Milliar  Dollar. Peneliti dari Kaspersky sebelumnya telah melaporkan penemuan malware yang mampu membuat hacker menguras uang di mesin ATM.

Menurut berita perusahaan Wincor Nixdorf mengakui beberapa mesin ATMnya di Taiwan dibobol hacker. Berikut kutipan pernyataannya “the company admitted that some of its ATM in Taiwan were hacked as part of a “premeditated attack.” Walaupun begitu perusahaan ini telah mengirimkan para teknisinya untuk membantu polisi Taiwan dalam proses penyidikan.  Menurut perusahaan Wincor Nixdorf belum ditemukan bukti hacker menginfeksi malware langsung dari mesin ATM tersebut.

Semoga kasus ini cepat diungkap, dan dikembangkan cara untuk mencegah terjadinya serangan seperti ini.

Semoga Bermanfaat!https://www.flickr.com/photos/101332430@N03/9677860367

sumber http://www.reuters.com/article/us-taiwan-banks-theft-idUSKCN0ZT0Y6

Kategori
Buku

Buku The Age of Cryptocurrency

Kemaren pas lagi bengong di bandara nemu buku The age of Cryptocurrency karya Paul Vigna dan Michael J. Casey. Keduanya wartawan Wall Street Journal. Subtitlenya panjang How Bitcoin and Digital Money are Challenging the Global Economic Order. Karena ada tulisan Bitcoin jadi tergoda untuk baca buku ini. Covernya gambar sebuah peluru.

Cryptocurrency & Bitcoin

Buku ini awalnya cerita tentang awal munculnya Bitcoin tahun 2008. Mata uang digital yang disebut-sebut bakal merubah dunia keuangan. Sebenarnya bitcoin bukanlah mata uang digital pertama. Namun Bitcoin yang dibuat oleh ­Satoshi Nakamoto (seorang tokoh fiktif) ini membuat inovasi baru dari sisi infrastruktur dan privacy.

Di buku ini dijelaskan bagaimana cara kerja bitcoin. Bagaimana transaksi menggunakan bitcoin dilakukan, dimana transaksi tetap bersifat rahasia dan tanpa ada biaya. Metode yang digunakan bitcoin berbeda dengan cara pembayaran yang lazim digunakan saat ini. Penulis buku ini menggunakan istilah pembayaran tradisional untuk transaksi cash maupun kartu kredit.

Selain transaksi jual beli, kita bisa juga mengunakan bitcoin untuk mengirim uang. Kedua penulis menjabarkan juga pro kontra pembayaran dengan bitcoin. Bitcoin bisa digunakan oleh orang yang tidak memiliki akses ke perbankan. Menurut mereka di negara miskin masih ada 2,5 milliar orang yang tidak memiliki akun bank. Bitcoin juga bisa digunakan juga untuk pekerja asing yang hendak mengirimkan uangnya ke kampungnya. Tanpa harus terkena biaya kirim uang melalui bank maupun jasa lainnya yang cukup mahal.

Pro Kontra

Namun disisi lain Bitcoin banyak disalahgunakan. Misalnya digunakan untuk transaksi barang ilegal (black market) seperti silk road, kasus pencucian uang dll. Hal ini karena penggunaan teknologi kriptografi yang menjamin kerahasiaan data transaksi. Namun justru teknologi ini menyulitkan aparat penegak hukum dalam penyidikan. Karena semakin banyak pelaku kejahatan yang menggunakan bitcoin.

Walaupun begitu menurut kedua penulis, Bitcoin dan mata uang digital akan membuat revolusi dalam dunia keuangan. Setidaknya saat ini Bitcoin telah sukses menimbulkan diskusi dan kontroversi. Beberapa negara sedang berupaya untuk membuat aturan tentang penggunaan Bitcoin. Bahkan ada negara yang melarang penggunaan Bitcoin. Menurut kedua penulis Bitcoin dan cryptocurrency akan menjadi sistem pembayaran masa depan. Sementara sistem pembayaran menggunakan uang maupun kartu kredit akan menjadi sistem tradisional (kuno). Buku yang keren buat yang ingin tahu apa itu bitcoin dan cryptocurrency.

Semoga Bermanfaat!

website resmi buku ini

Kategori
Jalan2

Kuil Fushimi Inari Taisha

Salah satu tempat wisata yang popular di Jepang adalah Kyoto. Kyoto adalah ibukota kekaisaran Jepang selama  hampir 1000 tahun sebelum dipindahkan ke Tokyo. Di Kyoto banyak sekali Kuil. Tempat pertama yang kami kunjungi adalah kuil Fushimi Inari Taisha. Kuil ini terkenal dengan 1000 gerbang merah, seperti yang pernah saya liat di film Memoirs of Geisha.

Akses ke kuil Fushimi Inari Taisha

Untuk menuju ke Kyoto kami naik kereta dari Osaka. Ada banyak pilihan kereta, Shinkansen, JR Express dan kereta biasa. Dengan menggunakan kereta biasa, sekitar 45-55 menit kami sudah sampai di Kyoto. Dari Stasion kyoto harus naek kereta lokal lagi menuju stasiun Inari. Dari stasiun ini tinggal jalan sekitar 5 menit.

Inari

Kuil ini merupakan sebuah kuil Shinto, berada di sebuah bukit Inari. Konon kuil ini dibangun pada abad ke 7. Inari sendiri adalah nama Dewi Sinto untuk Kesuburan, atau sering juga disebut dewi padi. Dewi ini sangat populer di Jepang, konon ada 30.000 kuil yang dibangun untuk memuja dewi ini. Menurut legenda dewi ini sering mengutus Kitsune atau rubah sebagai pembawa pesan. Di kuil Fushimi Inari Taisha ini juga kita bisa lihat patung rubah di samping pintu gerbang.

Bangunan utama kuil ini terletak di atas bukit Inari, yang memiliki ketinggian sekitar 233 m dpl. Jalan menuju bangunan utama ini kuil ini kita harus melewati ribuan gerbang merah (Torii). Ribuan gerbang ini disebut juga Senbon Torii (seribu gerbang). Setiap Gerbang-gerbang merah ini konon katanya merupakan sumbangan dari pengusaha maupun masyarakat Jepang. Pada setiap gerbang dituliskan nama donatur dan penyumbangnya. Menurut brosur harga satu gerbang kecil dimulai dari 400.00 yen sampai jutaan Yen untuk gerbang Tori yang besar.

Yotsutsuji

Untuk jalan sampai atas perlu waktu sekitar 2-3 jam. Biasanya para turis hanya jalan sampe Yotsutsuji intersection dari sini ada tempat foto yang bagus. Sepanjang jalan banyak kuil-kuil kecil. Saya melihat orang sini berhenti di kuil, mengambil air, mencuci tangan, ada yang minum air ada yang kumur-kumur saja, kemudian menepuk tangannya atau membunyikan lonceng kemudian berdoa. Setelah berdoa mereka melemparkan koin ke sebuah kotak. Ada juga yang menuliskan doanya di sebuah kertas dan diiket di sebuah tempat. Ada juga yang ditulis di sebuah papan kayu.

Masuk ke sini gratis. Cuman jalan ke atas cape banget. Paling enak pake sepatu. Di sepanjang jalan ke atas ada beberapa tempat istirahat dan ada juga beberapa tempat makan. Makanan yang dijual ada Inari Sushi, Kitsune Udon (“Fox Udon”), dua-duanya dibuat dari tahu. Cuman saya gak berani nyoba. Kalo cape kita bisa berhenti dimana saja dan langsung turun ke bawah. Jalur naik dan jalur turun dipisah tapi cuman bersebelahan.

Setelah cape jalan-jalan di kuil ini kami turun dan melanjutkan jalan ke tempat lainnya di Kyoto

Semoga Bermanfaat!

Info tentang kuli ini

Kategori
Jalan2

Kobe Nunobiki Herb Garden

Setelah Jumatan di mesjid Kobe, karena hari masih siang kami putuskan untuk jalan-jalan dulu di Kobe. Waktu makan siang, mahasiswa indo disana menyarankan kami untuk pergi ke Kobe Nunobiki Herb Garden. Tempat ini katanya keren banget. Taman di atas gunung, dan untuk kesana kita harus naek cable car. Kota Kobe emang unik, karena berada disisi pantai, tapi di sisi lainnya adalah gunung tinggi.

Akses ke sana

Pergilah kami ke Herb Garden,  Setelah liat di google Maps, ternyata dari mesjid lokasinya tidak jauh. Jadi kami putuskan untuk jalan kaki. Sebenarnya naek kereta bisa juga ke stasiun shin-kobe stasion. Di stasiun cable-car ada tiket sekali jalan, dan ada tiket pulang pergi. Kami putuskan beli tiket pulang-pergi yang sudah termasuk tiket ke Nobuniki Herb Garden.

Cable-carnya ada 3 stasiun, satu di bawah, satu lagi paling atas, dan di tengah. Untuk ke Herb Garden kita harus ke stasiun paling atas. Terus keliling herb garden, dan untuk turun dari stasiun tengah. Pas naek cable car  subhanallah pemandangannya keren banget. Di sebelah kanan ada air terjun Nunobiki, di sebelah kiri ada bendungan Gohonmatsu Entei, dan tentu saja kita bisa melihat kota Kobe dan pelabuhannya. Indah banget.

Kobe Ropeway & Herb Garden
Kobe Ropeway & Herb Garden

Herb Garden

Sampe stasiun atas kami langsung menuju ke Herb Garden. Dari sini juga kita bisa lihat pemandangan yang indah. Kami langsung menuju museum parfum, disana ada cerita tentang pembuatan parfum, tanaman apa saja yang jadi bahan parfum dan mesin distilasinya.

Kemudian kami jalan ke bawah. Sepanjang jalan ini ada taman-taman kecil yang isinya berbagai macam tanaman. Mulai dari bunga, sayuran dan buah. Kalo di Indo, Herb Garden ini kayak taman bunga nusantara di Cipanas. Hanya saja klo di cipanas, kontur tanahnya cenderung rata. Nah di Kobe Herbs Garden ini di lereng bukit. Menurut brosurnya disini ada 75,000 jenis sayuran dan  200 jenis bunga.

Kemudian kami masuk ke 2 buah rumah kaca. Di dalam rumah kaca ada berbagai macam bunga dan sayuran yang dijaga suhu dan kelembapannya. Ada berbagai macam buah-buahan juga yang disusun dengan baik. Ada juga disediakan tempat buat foto. Ada semacam tatakan yang bisa kita jadikan tripod. Di luar rumah kaca ini ada kolam kecil berisi air panas untuk merendam kaki. Sementara di lantai 2 ada cafe dengan pemandangan ke kota kobe.

Sebenarnya masih banyak yang bisa di explore dari tempat ini. Ada air terjun, ada bendungan, dan ada hicking track. Tapi karena sudah sore dan tempatnya mau tutup, terpaksa kami sudahi kunjungan ke Herbst Garden ini. Kami menuju ke stasiun tengah untuk naik cable car kebawah.

Semoga Bermanfaat!

Website Kobe Ninobiki Herb Garden

 

Kategori
etc Jalan2

Masjid Kobe – Mesjid Pertama Jepang

Satu hal yang sulit ditemukan di Jepang adalah Masjid. Beda banget dengan di tanah air, dimana hampir di setiap sudut ada mesjid. Di dekat rumah saya saja di indo ada 4 masjid, ada masjid yang dibangun oleh Muhammadiyah, NU, Persis dan jamaah lainnya. Jadi tinggal milih mau sholat di mana. Sementara di Jepang, masjid baru ada di beberapa kota besar. Itu juga bangunannya tidak terlihat seperti mesjid. Karena masjid-masjid ini awalnya sebuah gedung biasa yang disewa oleh komunitas muslim dan dialih fungsikan jadi mesjid. Jadi tidak dirancang sebagai mesjid. Walaupun begitu ada satu masjid di jepang yang istimewa, yaitu masjid Kobe.

Masjid Kobe

Masjid Kobe ini adalah masjid pertama di Jepang. Masjid ini dibangun pada tahun 1935. Nah pada waktu perang Dunia ke II, kota Kobe termasuk salah satu kota yang hancur karena di bombardir oleh tentara sekutu. Namun mesjid ini tetap berdiri tegak. Pada saat itu Kobe memiliki pelabuhan terbesar di Jepang, sehingga jadi sasaran tentanra sekutu. Kemudian ketika tahun 1995 juga terjadi gempa besar di Kobe, mesjid ini juga termasuk salah satu bangunan yang selamat.

Saya mengenal mesjid ini ketika mengobrol dengan salah satu mahasiswa Indo di Osaka. Dia cerita di Kobe ada satu mesjid yang bagus, dan ada menaranya.  Karena penasaran saya rencanakan pergi ke kobe, pas hari jumat. Kobe jaraknya sekitar 30 km sebelah timur Osaka. Kalo naek kereta sekitar 30-45 menit. Stasiun terdekat dengan masjid ini namanya Kobe-Sannomiya. Dari stasiun ini kita tinggal jalan sekitar 10 menit.

Dekat mesjid saya ketemu 2 toko yang menjual beberapa barang halal, dan ada 2 restoran yang menyediakan makanan halal. Bangunan masjid Kobe ini tidak besar, tapi terlihat megah. Dengan 2 tiangnya. Gayanya seperti masjid Turki menurut saya. Masuk mesjid ini saya langsung disambut seorang muslim asal Jepang. Di dinding saya melihat foto kondisi kota kobe pasca perang dunia ke 2. Disitu terlihat Masjid ini masih berdiri tegak, sementara bangunan di sekelilingnya sudah hancur. Untuk jamaah putri tempat sholat di lantai 2. Putra di lantai 1. Ruangan utama sholat tidak terlalu besar, tapi terlihat megah.

Sholat Jumat

Jumatan disini azannya dua kali. Setelah azan pertama, imam naik ke mimbar dan membacakan terjemahan Khutbah Jumat dalam bahasa inggris. Karena jamaah disini  kebanyakan adalah kaum pendatang. Cuman ada satu dua yang asli Jepang. Kemudian setelah azan kedua, imam menyampaikan khutbah dalam bahasa Arab. Yang jumatan disini ternyata tidak hanya muslim dari Kobe. Ada juga yang datang dari berbagai kota lain di Jepang.

Restoran Halal

Selesai sholat saya sempatkan mampir di toko yang menjual berbagai barang halal di depan masjid. Banyak barang impor di toko ini, termasuk makanan dari Indo. Ada Supermi, kecap, bumbu makanan dll. Kemudian dilanjutkan dengan makan di restoran yang menyediakan masakah halal. Pemiliknya keliatannya dari Pakistan. Tempatnya tidak terlalu besar, tapi masakannya enak. Disini malah saya bertemu dengan 2 mahasiswa Indonesia dari UI. Ternyata UI ada kerjasama dengan Kobe University. Menurut mereka di Kobe ini lumayan banyak orang Indo. Kemudian kenalan juga dengan bapak-bapak dari Malaysia. Dia pegawai pemerintahan malaysia yang tinggal di Kobe. Katanya mempromosikan pariwisata malaysia untuk warga Jepang.

Sholat di masjid ini saya bisa merasakan indahnya rasa persaudaraan umat Islam. Walaupun berasal dari negara dan budaya yang berbeda-beda, tetap saja semua muslim disini saling tersenyum dan saling menyapa dengan panggilan Brother and Sister. Subhanallah!

Semoga Bermanfaat!

Website mesjid kobe

Kategori
Jalan2

Universal Studio Japan – part 2

Baiklah saya akan lanjutkan cerita jalan-jalan ke universal studio Japan (USJ). Di tulisan sebelumnya saya sudah cerita tentang wahana Harry Potter, Waterworld dan Jurassic Park. Setelah berbasah-basah di wahana Jurassic Park, selanjutnya kami maen ke San Fransisco.

San Fransisco

Setelah ganti baju kami lanjut ke San Fransisco, kami masuk ke wahana Backdraft. Backdraft itu film tentang pemadam kebakaran. Disini kita akan masuk ke 3 ruangan. Ruangan pertama ada penjelasan tentang cara pembuatan film Backdraft. Terus di ruangan kedua ada penjelasan tentang bagaimana sang sutradara membuat efek kebakaran dan ledakan yang ada di film Backdraft. Nah yang seru di ruangan ketiga, di ruangan ini kita merasakan masuk ke sebuah gedung yang terbakar. Tidak hanya api tapi juga ada ledakan, atap runtuh dll. Seru!

Kemudian kami masuk ke wahana Back to the Future. Disini kita naek kereta kayak roller coaster, seolah-olah kita masuk ke time machine. Keren banget ada banyak efek 3D, keretanya kenceng dan banyak surprise juga.

New York

Lanjut ke New York kami masuk ke wahana the amazing SpiderMan. Ini wahana 4D. Kita naek kereta terus seolah-oleh kita ikut ngebantuin Spiderman ngelawan musuhnya. Jadi kita ikut loncat dari satu gedung ke gedung lain, hampir ditembak sama musuhnya spiderman, seru banget!

Karena waktu sudah sore, dan istri saya masih penasaran dengan Harry Potter, akhirnya kami balik lagi ke wahana Harry Potter. Dan ternyata antriannya sudah berkurang, cuman 15 menit. Masuklah kami ke wahana Harry Potter and the Forbidden Journey. Disini kita seolah-olah ikut terbang pake sapu terbangnya harry potter terus ngebantuin dia terbang dari Hogwarts, hutan, lapangan bola dan ke istananya. Wow amazing!

Hollywood

Terakhir kami ke Hollywood, saya coba ngantri naek Roller Coaster. Disana ada dua Roller Coaster ada yang forward dan backward. Cuman antriannya dahsyat banget, akhirnya kami  foto-foto saja di danau.

USJ ini menurut saya jauh lebih seru daripada di Universal Studio Singapura. Tapi antriannya dahsyat banget. Bagusnya emang maen kesini 2 hari. Atau beli yang express tiket. Disini gak ada tempat sholat. Tapi saya nekat nanya ke bagian guest service. Akhirnya kami dipinjamkan ruangan kecil untuk sholat. Makanan halal juga gak ada, untungnya ada yang jual pizza isi tuna.

Di USJ ada banyak toko yang unik juga. Misalnya toko Minion, toko Jurassic Park, kantor pos Harry potter dll. Sayang banget masih banyak wahana yang kami belum sempat coba. Semoga lain kali ada kesempatan

Semoga Bermanfaat!

website Universal studio japan

Kategori
Jalan2

Universal Studio Jepang – part 1

Begitu tiba di Osaka, keluarga saya sudah request untuk maen ke Universal Studio Jepang (USJ). Sebenarnya saya gak terlalu tertarik maen ke USJ, karena sebelumnya saya sudah pernah maen ke Universal Studio Singapura. Jadi dalam bayangan saya kayaknya sama aja USJ dengan yang di Singapura. Selain itu juga tiket masuk ke USJ lumayan mahal, 2300 Yen. Cuman karena keluarga pengen banget ke USJ, yah sudah pergilah kami kesana.

Berangkatlah kami ke USJ dengan menggunakan Subway, pake JR jalur Yumesaki Line turun di stasion Universal-City. Kami sampe sana jam 10, dan di tempat beli tiket sudah mulai antri. Disana ada pilihan beli tiket yang biasa atau yang Express. Maksudnya yang Express itu kita gak pake ngantri untuk masuk di beberapa wahana. Tiket Express ini juga ada beberapa jenis juga, ada yang untuk semua wahana, ada yang cuman untuk 5 wahana, 3 wahana dll. Harganya juga beda-beda. Kami cuman beli tiket yang normal aja.

Wahana Universal Studio Jepang

Di USJ ada banyak wahana yang dibagi dalam beberapa area:

New York

  • San Fransisco
  • Jurrasic Park
  • Amity Village
  • Water World
  • Harry Potter
  • Universal Wonderland
  • Hollywood

Harry Potter

Kami memutuskan ke area Harry Potter terlebih dahulu. Area Harry Potter ini beda sendiri karena gerbang masuknya banyak pohon-pohon kayak hutannya Harry Potter. Pas masuk disambut dengan mobil terbang Harry Potter, trus ada kereta Hogwarts Express. Kami langsung menuju istana Harry Potter. Tadinya mau langsung naek ke wahana Harry Potter and Forbidden Journey, cuman ngantrinya panjang banget, disitu ditulis estimasi lama ngantrinya 3 jam. Wah gile bener. Akhirnya kami cuman keliling-keliling ke beberapa toko yang ada disitu. Ada yang jual tongkat sihir, baju harry potter dll. Oiya tongkat sihir ini bisa juga digunakan untuk menggerakkan beberapa benda di pinggir jalan, (kayaknya ada sensor di tongkatnya :) ) . Ada panggung juga yang menampilkan drama Harry Potter dalam bahasa Jepang.

Waterworld

Kemudian kami pergi ke wahana Water World. Kebetulan disana lagi maen show Theater Water World. Theater show Water World ini terinspirasi dari film waterworld nya Kevin Costner. Show ini bukan penampilan theater biasa, tapi pake banyak efek yang keren banget. Kalo di Indo yang agak mirip ada di Jatim Park. Theater ini bahasa Jepang, tapi efek filmnya seru banget. Ada efek ledakan, tembakan, dan ada banyak kejutan, seru lah. Panggungnya juga gede banget.

Jurassic Park

Setelah itu kami pergi ke Jurrasic Park, tadinya saya pengen naek The Flying Dinosaur, tapi antriannya panjang banget, estimasi antrian 120 menit. Disebelahnya ada Jurassic Park -the ride, estimasi antrian 20 menit. Akhirnya kami coba ikut ngantri disini. Dan ternyata antriannya lama banget. Setelah 1 jam baru kami bisa masuk. Wahana ini kesan awalnya garing, kita naek kereta terus masuk ke taman Jurassic yang ada banyak dinosaurus. Tapi di bagian akhirnya seru karena kita keretanya terjun ke air. Karena saya dapat kursi di pinggir, kaos dan celana saya basah jadinya.

Ok sampai sini dulu ceritanya, insyaallah besok saya lanjutkan dengan cerita di wahana lainnya

Semoga bermanfaat!

Website Universal studio Jepang

Kategori
Jalan2

Osaka Aquarium Kaiyukan

Setelah sholat Iedul Fitri, karena disini gak ada ketupat saya dan keluarga  silaturahim ke Osaka Aquarium Kaiyukan. Tempat ini adalah sebuah aquarium yang gede banget. Konon katanya salah satu yang terbesar di dunia. Disini kita bisa lihat berbagai jenis ikan. Diantaranya ada Singa Laut, Pinguin, lumba-lumba, ikan hiu, ikan Paus, ikan pari dan ubur-ubur.

Akses ke sana

Untuk sampai ke Aquarium kita bisa pake kereta subway jalur chuo ke stasiun Osakako. Atau bisa juga naek bis ke Kaiyukan. Tiket masuknya lumayan mahal 2300 Yen, tapi menurut saya cukup sesuai dengan pengalaman yang kita dapat.

Hutan Jepang

Setelah masuk kita langsung naek elevator ke tingkat 8. Setelah itu kita akan turun mengikuti jalur yang ada, mengelilingi bagian tengah aquarium. Aquarium ini memiliki tema area Samudra Pasifik. Di lantai paling atas kita akan disambut dengan aquarium dengan tema hutan jepang. Hutan Jepang ini kayaknya satu-satunya aquarium yang temanya outdoor. Kemudian dilanjutkan dengan aquarium dengan berbagai tema. Menurut brosurnya ada 15 aquarium besar disini, dengan aquarium terbesar ukurannya 9m x 34 meter. Mengelilingi Aquarium besar ini seolah-olah mengajak kita menyelam di Samudra Pasifik.

Ada aquarium dengan tema antartika, disitu ada pinguin. Ternyata pinguin ada banyak macamnya, ada King Pinguin, Gentoo Pinguin (kayak Gentoo Linux) dll.  Terus ada tema hutan Equador disini ada Pirarucu, hehe jadi banyak kenal nama hewan. Terus kita bisa liat Ikan lumba-luma. Awalnya keliatannya sempit banget akuarium lumba-lumba ini. Tapi ternyata aquarium lumba-lumba ini dalamnya sampe 3 lantai. Seru banget liat lumba-lumbanya gak bisa diam, selalu berenang naik turun.

Atraksi utama

Atraksi utama disini adalah aquarium yang paling besar di tengah. Disini ada sebuah ikan paus yang gede banget, terus ada banyak ikan pari, dan banyak ikan kecil. Aquarium utama ini gede banget, gak tau berapa lantai. Pas saya disana lagi Feeding times. Jadi ada penyelam disana yang lagi ngasih makan ikan pari di aquarium utama ini. Jadi dia bawa ikan-ikan kecil yang udah dipotong ditaro di kantong selamnya, kemudian ikan-ikan pari pada ngerubutin dia. Ikan-ikannya pada gak sabaran kayaknya, jadi ngejer-ngejer si penyelam ini. Penyelam harus masukin ikan ini ke mulut ikan pari. Ada juga ikan pari yang cuek, jadi penyelamnya udah nyuapin ke mulut, ikan parinya malah cuek. Seru banget ngeliatnya. Ada juga ikan yang diem aja di pojokan, kayak lagi disetrap.

Yang gak kalah seru juga bagian Jellyfish (Ubur-ubur). Ternyata ada banyak banget macam ubur-ubur, ada yang transparan, ada yang warna-warni, ada yang besar ada juga yang kecil banget. Terus ada juga bagian ikan-ikan kecil yang menggemaskan, kayak nemo dll.

Touch Pool

Di bagian terakhir ada sebuah kolam dimana kita bisa megang ikan. Yang boleh dipegang ada ikan pari, sama hiu. Di dinding ada petunjuk bagian mana yang boleh dipegang dan bagian mana yang tidak boleh. Misalnya ikan pari yang boleh dipegang bagian punggungnya, yang gak boleh bagian ekornya. Ikan hiu yang boleh dipegang juga punggungnya, yang gak boleh bagian sirip mulutnya (takut digigit kali). Kita harus cuci tangan dulu sebelum dan sesudah memegang ikan.Awalnya saya ragu-ragu buat megang ikan-ikan ini. Apalagi ada ikan hiu. Tapi kayaknya ikan-ikannya seneng-seneng aja dipegang. Ikan-ikan ini berenang bolak-balik emang kayak pengen dipegang. Banyak anak kecil juga yang ikut mengelus-elus ikan ini.

Sebenernya kita bisa seharian di Aquarium ini. Tapi setelah kurang lebih 2-3 jam saya udah selesai mengelilingi semua bagian aquarium dan lumayan cape. Seru banget jalan ke Osaka Aquarium Kaiyukan ini.

Semoga Bermanfaat!

Web resmi osaka Aquarium bisa dilihat disini

Kategori
Jalan2

Berkunjung ke Osaka Castle

Libur lebaran ini saya sempatkan berkunjung ke Osaka Castle. Istana Osaka ini letaknya ditengah kota Osaka,Osakajo, Chuo-ku, Osaka City.  Kalau naik kereta Subway, bisa turun di Osakajo Koen Stasiun. Tiket masuknya 600 Yen, jam buka 9-17. Istana ini punya sejarah penting dalam berdirinya Jepang. Istana ini dibangun dari abad ke 16 oleh Toyotomi Hideyoshi.

Sejarah Osaka Castle

Jadi dulunya Jepang ini terdiri dari beberapa kerajaan kecil. Hideyoshi yang asalnya adalah anak seorang petani, kemudian mengabdi jadi Tentara pada jaman Oda Nubunaga. Nobunaga ini punya visi untuk mempersatukan Jepang. Setelah Nobunaga meninggal, Hideyoshi mengambil alih pimpinan dan melanjutkan rencana mempersatukan Jepang. Hideyoshi berhasil mempersatukan Jepang dan membangin istana Osaka. Setelah Hideyoshi Wafat, terjadi perang saudara di Jepang, yang dimenangkan oleh Tokugawa. Dalam perang ini Osaka Castle ini hancur. Kemudian Tokugawa membangun kembali istana Osaka dan memindahkan pemerintahan ke Kyoto. Kemudian terjadi lagi perang pada jaman perang restorasi Meiji, yang mengakibatkan istana ini hancur kembali.

Setelah itu Istana ini kembali dibangun, pada masa pemerintahan Meiji. Hanya saja kemudian pada perang dunia kedua Istana ini kembali hancur. Istana yang ada saat ini telah dibangun kembali pada tahun 1997 dan menjadi museum.

Struktur Istana

Istana ini luas banget. Memiliki dinding batu yang sangat tebal dan tinggi. Di bagian luar ada kolam, sepertinya digunakan untuk sistem pertahanan agar tidak mudah diserang musuh. Jadi inget sistem firewall berlapis IDS (Intrusion Detection System).

Di bagian dalam juga ada dinding tebal lagi yang dibatasi dengan kolam, baru kemudian kita akan ketemu dengan Gedung utama (Main Tower). Main Tower ini terdiri dari 8 lantai. Kita bisa naik lift langsung ke lantai 8. Disana kita bisa lihat pemandangan kota Osaka. Kemudian di lantai 7 ada diorama 3 dimensi yang bercerita tentang kehidupan Hideyoshi Toyotomi, Karakuri Taikoki, dll. Diorama ini bagus banget dan menggunakan teknologi yang cukup canggih.

Di lantai 5 ada berbagai miniatur dan film yang bercerita tentang perang saudara di Osaka. Ada macam-macam senjata dan baju perang para jenderalnya Jepang. Helm perangnya ternyata masing-masing Jenderal punya gaya sendiri. Jadi cukup unik. Saya sarankan untuk meminjam audio guide yang bisa diambil di meja informasi secara gratis. Karena disitu kita bisa dapat banyak info tentang sejarah istana ini. Di bagian bawah ada movie room, yang menampilkan cerita tentang sejarah Osaka Castle.

Kita bisa berfoto juga dengan menyewa baju perang, Helm dan Kimono. Bayar 500 Yen kalo gak salah. Di sini sayangnya gak ada musholla. Saya nekat nanya ke bagian Informasi, apakah ada praying room. Alhamdulillah mereka bantu minjemin ruang P3K. Jadi saya bisa sholat disana.

Semoga Bermanfaat!

Info tentang Osaka Castle bisa dilihat di web resminya pada link berikut ini

Kategori
etc Jalan2

Lebaran di Osaka – Iedul Fitri

Tahun ini Alhamdulillah saya sempat merasakan lebaran di Osaka. Di Osaka ini ada beberapa tempat yang menyelenggarakan sholat Iedul Fitri, di Mesjid Osaka, di Mesjid Ibaraki dan di KJRI Osaka. Sebenarnya keluarga saya lebih dekat posisinya dengan mesjid Ibaraki, tapi akhirnya kami putuskan untuk mencoba gabung dengan masyarakat Indo di KJRI.

Gedung Sakai City

Pelaksanaan sholat tidak dilaksanakan di gedung KJRI, tapi di gedung Sakai City Industrial Promotion Center, kota Sakai, Osaka. Kami naek kereta dan turun di stasiun terdekat Nakamozu. Di stasiun kereta ini suasananya gak kayak di Jepang, tapi sudah kayak di stasiun Senen, karena banyak banget orang indo. Sebenarnya menurut web KJRI sholatnya bakal dimulai jam 9, cuman karena takut telat kami jam 8 udah nyampe.

Walaupun jam 8 gedungnya masih tutup, tapi sudah banyak orang indo yang datang. Lengkap dengan baju lebaran, ada yang pake kebaya, baju koko dll. Dari hasil obrolan sana-sini ternyata mereka yang datang ini tidak hanya dari Osaka, tapi ada juga dari Kobe, Nara, bahkan Nagoya, yang letaknya cukup jauh dari Osaka. Ada yang statusnya belajar di Osaka, ada yang kerja, ada yang memang menetap di Osaka ada juga yang sekadar berkunjung seperti saya.

Khutbah dan Shalat

Jam 9 kurang baru gedungnya dibuka. Tapi kita belum boleh masuk, karena staff KJRI dan para relawan yang jadi panitia mempersiapkan dulu ruangan untuk pelaksanaan sholat. Para relawan ini berasal dari Perhimpunan Pelajar Indonesia – Jepang, Keluarga Masyarakat Islam Indonesia Kansai, dan Ikatan Persaudaraan Trainee Indonesia di Jepang. Hampir jam 9.15 baru kita diperbolehkan masuk. Pas  masuk saya dikasih kupon makan. Diawali dengan gema takbir, beberapa pengumuman dari panitia dan dilanjutkan dengan sambutan dari Konsul Jenderal RI Bapak Wisnu Edi Pratignyo. Kemudian dilanjutkan khutbah. Tahun ini khutbah dan sholat dipimpin oleh KH. Syahroni Entong Mardjuki, dari Yayasan Masjid Al Irsyad dan Masjid Nurul Huda Jakarta. mengangkat tema pentingnya kebersamaan dan jalinan silaturahmi bagi sesama warga Indonesia yang tengah berada di perantauan.

Setelah sholat baru masuk acara utama yaitu makan-makan :) Para jamaah yang telah mendapat kupon makanan dipersilahkan untuk mengambil makanan. Sayangnya panitia hanya mempersiapkan sekitar 800 kupoan makanan. Padahal ada hampir 1000 jamaah yang hadir kali ini. Wow ternyata banyak juga warga Indonesia di daerah Osaka dan sekitarnya ini. Walaupun begitu tidak mengurangi indahnya perayaan lebaran di Osaka ini.

Semoga Bermanfaat!

Halaman KJRI