Awal tahun ini disini ada kelas perkenalan tentang Noh theater, theater tradisional Jepang. Konon ada 3 jenis theater tradisional Jepang, Noh, Bunraku dan Kabuki. Noh ini yang maen cowok semua trus pake topeng, terus isinya lebih kayak cerita, misalnya tentang samurai. Sejarah Noh ini awalnya dari Cina pada jaman 6 masehi ada kesenian gagaku dan sangaku dibawa ke jepang. Gagaku dan sangaku ini bentuknya mirip, cuman gagaku dimainkannya di istana, sementara sangaku banyak ditampilkan di rakyat biasa. Sangaku kemudian mulai banyak digabungkan dengan kesenian asli Jepang, sehingga kemudian namanya diubah jadi sarugaku.
Pada periode kerjaan Kamakura (1185-1333) muncul kesenian namanya dengaku. Dengaku ini asalnya dari ritual pertanian dan ennen, hiburan yang dimainkan pendeta Budha. Pada periode kerajaan Nanbokucho (1337-1392) kesenian2 diatas mulai digabungkan menjadi Noh. Pada periode Muromachi (1336-1573) ada seniman namanya Kan’ami dan anaknya Zeami, yang menambahkan lagu-lagu, tarian dan cerita untuk melengkapi Noh.
Noh juga digabungkan isinya dengan literatur dan kesenian yang lazim ditampilkan di istana, serta mendapat dukungan dari Ashikaga Yoshimitsu, seorang shogun berkuasa pada jaman itu. Setelah kejatuhan shogun Muromachi, Noh masih tetap ditampilkan oleh penguasa pada jaman sengoku dan Azuchi-Momoyama (1573-1603).
Pada periode Edo (1603-1867), Noh menjadi kesenian resmi shogun dan ditampilkan pada berbagai acara resmi. Sekolah shite yang merupukan sekumpulan orang yang disebut shitekata yang memainkan berbagai peran dalam theater noh mulai didirikan.
Pada era restorasi Meiji, kekuasaan shogun dihapus, sehingga penampilan kesenian mulai terancam. Kemudian pada perang dunia kedua, kesenian ini hampir punah. Saat ini sudah sangat jarang ada penampilan theater noh di Jepang. Menurut cerita hanya Noh dan Kyogen kesenian tradisional Jepang yang masih bertahan. Pada bulan May 2001, Noh mendapat pengakuan dari Unesco dan dicatat sebagai warisan kebudayaan dunia.
Pada pengenalan theater ini pertama kita diajarkan cara pemain Noh untuk menyampaikan salamnya, jadi kayak duduk di lantai kemudian membungkuk. Terus ditampilkan juga tentang Shimai, sebuah jenis tarian, jadi pemaennya kayak pake kimono, kemudian bawa kipas. Kipas ini sebagai pengganti pedang. Kemudian ditampilkan sebuah cerita tentang seorang samurai yang sangat handal pada masanya. Dia selalu memenangkan pertarungan, dan gak ada bisa mengalahkan dia. Cuman setelah meninggal dia dikirimkan ke Neraka.
Tadi saya diminta sharing di acara webinar LP3I Jakarta tentang cybersecurity awareness. Seru juga, karena udah lama gak ngajar, maklum lagi jadi mahasiswa lagi. Sempet panik juga tadi, karena sekitar 15 menit sebelum acara dapet telepon dari pemkot kumamoto tentang vaksin, jadi saya baru daftar vaksin covid dan dia mau konfirmasi tentang sertifikat vaksin saya. Cuman karena dia gak bisa engrish, sementara saya juga nihongo nya masih cupu ya jadinya sama2 bingung. Akhirnya saya minta tolong ibu2 TU di ruang sebelah buat ngobrol sama petugasnya. Ternyata dia minta saya fax kan sertifikat vaksin saya. Sebelumnya saya bilang gak ada mesin fax, email aja gimana? cuman miskom lagi dia ngedikte alamat emailnya. Yah beginilah nasibnya gak bisa nihongo.
Akhirnya setelah dibantu ibu2 TU, duh namanya siapa ya kok lupa, urusan alhamdulillah lancar. Dibantu juga sama dia buat kirim fax dari kantor dia. Tinggal nunggu tiket vaksin dikirim lewat pos. Cuman si ibu2 ini malah ngerumpi pula sama petugas itu, padahal saya lagi buru2 nih ditunggu panitia webinar. Jam 11 teng baru beres dia ngerumpi, kata dia sorry si petugasnya banyak nanya2. Kayaknya begitu sih yg saya pahami. Dan akhirnya jadi juga ngisi webinar.
Alhamdulillah banyak yang nanya, yg raise hand ada 3, ada yang nanya tentang kasus hacking seorang youtuber, terus ada dosen juga yang nanya tentang subnet, sama ada mahasiswa yang pengen belajar security, cuman bingung mau mulai dari mana. Saya pernah nulis tentang belajar security bisa dilihat disini https://julismail.staff.telkomuniversity.ac.id/belajar-security/
Yg dari chat ada yang nanya tentang ransomware, yg ini saya saranin ikutin petunjuk di web nomoreransom, atau baca dulu disini https://julismail.staff.telkomuniversity.ac.id/no-more-ransom/
trus nanya tentang privasi di sosmed dijamin gak? terus ada yang nanya tentang antivirus menjamin gak 100% bisa melindungi kita.
Ada yang nanya klo mbanking bisa dikuras gak kalo ada duitnya :) ada bapak dosen yang nunjukin tentang masalah di komputernya, saya curiga kena ransomware sih. Sama apa lagi ya? ada yang kelewatkah?
Oiya judulnya emang sengaja saya bikin cybercrime? so what? (bacanya bisa pake gaya anak muda bilang so what gitu loh) maksudnya kan sekarang banyaknya orang kan kurang paham apa bahayanya cybercrime. Atau bisa juga klo dibaca dengan nada serius so what? maksudnya nanya jadi apa itu cybercrime. Gitu deh.
Thx buat bu moderator dan panitia, teasernya keren. sayang saya gak tau gimana cara share teasernya disini :) musti diupload dulu sih, tar ya klo gak males saya share disini.
Hari ini saya diminta sharing pada acara lustrum FTI Universitas Andalas. Sebenernya yang diundang pak BR, cuman karena beliau berhalangan, saya diminta jadi stuntman. Tema besar yang diminta panitia tentang Society 5.0, saya diminta ngebahas dari sisi Cybersecurity dan privacy.
Ternyata panelisnya para dewa semua, ada Prof Wisnu Jatmiko dari UI, Ismail Fahmi PhD dari Drone Emprit & Muammar Ghadafi CEO PT Amanah Karya. Pesertanya lumayan banyak ada 220an. Berikut ini materi sharing yang saya sampaikan.
pas sesi tanya jawab ada pertanyaan tentang ransomware
Gimana nanganin ransomware?
Klo bayar bakal dapet kunci gak?
Gimana pencegahan biar gak kena ransomware
Kalo udah kena, emang susah buat ngebalikin data. Yang jelas sebisa mungkin jangan bayar. Cari tau dulu jenis ransomwarenya apa, bisa keliatan dari ekstensi file, atau pesan ransomnya. Untuk cek jenis ransom bisa dilihat di web
Kalo udah tau jenisnya, kemudian cari tools decryptornya. Untung2 ada di web tadi. Kalo gak ada bisa coba googling. Kemungkinan terburuk instal ulang OSnya. Klo bayar gak dijamin juga dapet kunci ya.
Klo pencegahan, selalu update sistem operasi, pake antivirus, jangan pake software bajakan, selengkapnya bisa dilihat disini:
Apakah benar serangan meningkat pas ada event tertentu?
benar, misalnya pas pemilu, atau ada lagi ribut dengan malaysia dst. Alasannya kenapa? nah belum tau juga
Bagaimana dengan ACAD-CSIRT? fungsinya apa? bagaimana cara buatnya?
sebenarnya sama dengan CERT dan CSIRT lainnya, yaitu nanganin insiden. hanya saja scopenya di kampus. Cuman sementara ini Acad-csirt lagi kurang aktif. Karena Pak Ign Mantra gak ada. Cara buatnya bisa nanti kontak ID-SIRTII
Saya lagi baca-baca dokumen kabinet Jepang tentang society 5.0. Menurut mereka selama Abenomics (kepemimpinan PM Shinzo Abe) reformasi telah banyak dilakukan, diantaranya liberalisasi pasar untuk elektrik dan gas, reformasi agrikultur, pengenalan regenerative medicine dan pengurangaan tarif pajak sebanyak 20%.
Jumlah populasi yang bekerja juga meningkat sebanyak 1,85 juta (terbanyak selama 20 tahun). Perusahaan juga mencapai tingkat pertumbuhan tertinggi, kemudian tingkat investasi juga telah mencapai tingkat pemulihan seperti sebelum era kejatuhan Lehman Brothers. Jumlah perusahaan yang bangkrut juga mencapai tingkat terendah sejak tahun 1990.
Walaupun secara umum pertumbuhan ekonomi meningkat pesat, namun sektor privat masih ada beberapa hambatan karena beberapa alasan berikut:
Pada sisi supply, pertumbuhan produksi agak terhambat.
Pada sisi demand tidak ada demand baru yang muncul
Hal ini yang disebut terjadinya “secular stagnation”, hal yang umum terjadi pada negari maju. Untuk mengatasi secular stagnation dan mencapai pertumbuhan jangka menengah dan panjang disusun strategi “Society 5.0” untuk mengatasi berbagai isu sosial yang muncul karena Revolusi Industri 4.0. Industri 4.0 sendiri hadir karena transformasi digital diantaranya IoT, big data, artificial intelligence (AI), robot, dan sharing economy.
Kemudian ada beberapa
Jepang menghadapi tantangan sosial seperti menurunnya populasi pada usia produktif, semakin menuanya komunitas lokal, dan isu energi dan lingkungan. Sehingga ada potensi kebutuhan baru dan layanan baru akibat dari revolusi industri 4.0
Revolusi Industri 4.0 dapat menimbulkan isu pengangguran, karena otomatisasi industri. Sementara itu jumlah tenaga kerja di Jepang terus menurun, sehingga perlu strategi investasi baru di bidang sumber daya serta pengalihan tenaga kerja untuk mencegah munculnya isu sosial
Pada era ini data akan sangat berharga dan dibutuhkan pada bidang kesehatan, autonomous driving, Pabrikasi, agriculture, dan konstruksi. Bahkan kunci dari persaingan adalah bagaimana mendapatkan data dari pasar, bagaimana melakukan prediksi dengan software dan hardware.
Menurut mereka, jepang memiliki keunggulan pada sisi teknologi. Namun ada potensi terjadinya krisis pada tahun 2025, karena generasi mereka yang semakin menua sehingga meningkatkan beban biaya kesehatan, sementara jumlah tenaga kerja juga menurun, dan tenaga kerja handal dengan skill dan pengetahuan akan semakin berkurang.
Pada sistem ekonomi tradisional, tingkat kompetitif dinilai dari “things (barang)” and “money (uang)”. Sehingga strategi yang dibangun adalah membuat aktifitas ekonomi yang efisien dengan “intensification” dan “homogenization”.
Namun dengan munculnya revolusi industri 4.0, tingkat kompetitif beralih ke “human (human resources)” dan “data” dibawah sistem ekonomi Society 5.0. Pada sistem ini, human dan data yang independen dan tersebar dihubungkan dengan inovasi teknologi
Dengan munculnya Society 5.0 ini pengetahuan dan “uniqueness”menghasilkan nilai kompetitif sehingga inovasi dan kreatifitas menjadi sangat penting. Untuk itu diperlukan sistem untuk mengembangkan inovasi yang tersebar pada berbagai industri, tanpa membedakan usia, jenis kelamin, ukuran perusahaan maupun besarnya komunitas.
Revolusi “Industry 4.0” dari Jerman dan “Industrial Internet” dari Amerika adalah upaya untuk melakukan optimasi manajemen produksi dan kontrol dari industri manufaktur menggunakan IoT, tanpa melihat ukuran pabrik dan perusahaan.
5 strategi investasi Jepang:
Extension of Healthy lifespan
Realization of mobility revolution
Creating of next-generation supply chains
Building and developing pleasant infrastructure and towns”
FinTech
Healthcare
Jepang menghadapi tantangan aging society. Namun jepang memiliki sistem kesehatan universal (universal healthcare system) dan sistem asuransi kesehatan “nursing care insurance system”. Untuk itu strategi yang dikembangkan adalah membangun sebuah sistem kesehatan baru “new system of health, medical care, and nursing care” dengan prioritas pada manajemen kesehatan, pencegahan sakit, nursing, dan selfsupport.
Dengan sistem ini diharapkan dapat meningkatkan tingkat kesehatan, sehingga masyarakat dapat tetap aktif sepanjang usianya.
Transportasi
Walaupun menghadapi tantangan sosial seperti keterbatasan tenaga kerja pada bidang logistik, serta keterbatasan transportasi untuk orang tua pada komunitas, jepang memiliki kekuatan dalam manufacturing AI maupun penggunaan data dan hardware. Data perjalanan serta data pergerakan mobil juga dapat dikumpulkan dan dianalisa.
Strategi yang dibangun adalah mengembangkan jarak dan kesempatan aktifitas harian dari setiap individu dengan membangun sistem logistik dan layanan transportasi untuk mengurangi insiden trafik, menangani kekurangan tenaga kerja pada komunitas lokal, dan menghilangkan kendala transportasi bagi orang.
Sistem Logistik
Jepang memiliki sistem Kanban (manajemen penyimpanan/inventory tepat waktu/just-in-time). Sistem ini akan ditambahkan dengan pengembangan in-depth “approximation”, yaitu optimasi data barang dari pabrik serta distribusi data ke toko
Strategi ini dapat meningkatkan inovasi produk dan layanan yang dapat memenuhi kebutuhan individual customers dan consumers.
Infrastruktur
Walaupun ada masalah tenaga kerja yang terbatas dan menua, namun ada banyak kebutuhan konstruksi fasilitas Olympide, renovasi infrastruktur dan pencegahan bencana. Layanan yang disediakan termasuk integrasi dari mesin kontruksi dan data.
Menjaga keseimbangan antara efisiensi dan keamanan tanpa terhambat dari keterbatasan sumber daya maupun peningkatan biaya dan penetrasi pasar dengan stabil
Fintech
Jepang masih memiliki tingkat transkasi cash yang tinggi, serta penggunaan IT pada perusahaan kecil den menengah masih terbatas. Sehingga perlu dikenaklan FinTech.
Strategi ini akan meningkatkan kenyamanan pembayaran untuk pengguna dan dapat meningkatkan kapasitas keuangan perusahaan serta produktifitas
Saya lagi baca-baca tentang Society 5.0, gara-gara diminta kampus Unand buat sharing. Jadi istilah Society 5.0 awalnya dari Jepang. Lebih tepatnya dari Kabinet Jepang, mereka nyusun strategi pembangunan ke depan, pada bulan januari 2016 mereka mencetuskan istilah Society 5.0. Kabinet Jepang membagi tahapan society kurang lebih kayak gini:
Society 1.0 itu orang-orangnya masih berburu hewan, tinggalnya masih nomaden kemudian transportasinya masih jalan kaki. Barang-barangnya umumnya mereka kumpulin dari alam. Bahan yang dipake dari batu maupun tanah. Dari jaman nabi adam
Society 2.0 itu masyarakat petani. Mereka udah mulai bikin kota. Barang-barangnya udah mulai bikin sendiri. Materialnya udah mulai pake metal. Untuk transportasi mereka udah pake kerbau dan kuda. Sekitar 13 ribu sebelum masehi
Spciety 3.0 ini dimulai sejak revolusi industri. Barang-barang udah mulai dibuat secara mekanik. Materialnya udah mulai pake plastik. Alat transoirtnya udah mulai ada motor, kapal, dan pesawat. Tinggalnya udah mulai nyebar di perkotaan dan muncul daerah industri. Akhir abad 18
Society 4.0 ini muncul dengan perkembangan teknologi IT. Material yang digunakan sudah banyak pake Chip. Untuk transport udan mulai banyak ragamnya. Tinggalnya di kota yang saling terhubung. Pertengahan abad 20
Spciety 5.0 ini masyarakat yang super smart. Mereka menggabungkan antara cyberspace dan physical space. Transportasinya nanti pake autonomous driving. Tinggalnya juga tersebar di kota-kota yang autonomous dan tidak terpusat . Abad 21.
Istilah society 5.0 ini sebenernya gak jauh beda dengan Industry 4.0 dari Jerman, atau Smart city, atau industrial internet dll. Semuanya dimaksudkan untuk menjelaskan masyarakat yang mengalami transformasi digital. Ada 5 teknologi yang menjadi pilarnya yaitu:
Internet Of Things
Artificial Intelligence
Robotik
Big Data
Blockchain
Ada banyak jargon, yang digunakan untuk menjelaskan seperti apa Society 5.0 diantaranya:
People centric super smart society
Human centered Society
Merging Cyberspace with Physical space
A knowledge intensive society
A Data driven society
Istilah society 5.0 ini dicanangkan jepang untuk membuat rencana kerja menghadapi berbagai tantangan yang mereka hadapi, diantaranya:
Tingkat kelahiran yang menurun
Populasi penduduk tua yang meningkat
Keterbatasan sumber daya alam
Infrastruktur yang semakin berumur
Kemudian tahun 2017 mereka menyusun rencana yang disebut “Invesment for the Futur Strategy”. Isinya adalah 5 strategi berikut:
Extension of healthy lifespan
Realization of mobility revolution
Creation of next generation suppy chains
Membangun infrastruktur dan kota2 yang nyaman
Fintech
Contohnya untuk extension of healthy lifespan, mereka merancang sistem kesehatan yang baru isinya adalah universal healtcare system dan nursing care insurance system. Isinya adalah manajemen kesehatan, pencegahan penyakit, dan support kesehatan secara mandiri. Selain itu didukung juga sistem human resource development dan digitalisasi.
Mereka punya rencana mengembangkan berbagai teknologi seperti automated driving, bidang kesehatan, keuangan, konstruksi, transportasi, pertanian, kehutanan, perikanan, turismus, olahraga, budaya dan seni semuanya berbasis IoT, Big Data, Robotik dan AI
Cuman transformasi digital ini akan berdampak besar diantaranya pada:
industri tradisional
Kompleksitas sosial
Aspek resiko keamanan dan privasi.
Dampak ini nanti insyaAllah akan saya bahas di tulisan berikutnya. Semoga Bermanfaaat!
Saya lanjutkan pembahasan tentang workshop technical writing yang diadakan oleh pengelola jurnal Jictra ITB. Sebelumnya telah dibahas tentang kesalahan umum penulisan paper dari penulis indonesia, yaitu tentang penulisan singular dan plural. Sekarang saya lanjutkan tentang word order
3. Word order (adjective & adverbs)
Untuk penulisan adjective pada bahasa inggris, adjective mendahului noun (kata benda) Sementara di bahasa indonesia kebalikannya.
Untuk penulisan adverbs: penulisannya mengikuti verb (kata kerja) atau adjective, pada bahasa Indonesia dan Inggris. Namun dalam bahasa Inggris terdapat beberapa pengecualian (exceptions).
Beberapa contoh kesalahannya:
“Average body weight (ABW) is used to express fitness. An individual’s average is a good indicator of physical health.”
seharusnya:
“An individual’s body weight is a good indicator of physical health.”
Pada bahasa inggris adverb adalah adjective yang ditambahkan dengan akhiran -ly (hampir pada semua kasus). Contohnya :
She uses correct {adverb} spelling.”
“She spells correctly {adjective}.”
Sementara pada bahasa indonesia tidak ada perbedaan signifikan antara adjective dan adverb. Sehingga adverb bisa digunakan sebagai adjective maupun sebaliknya.
4. Time
Kesalahan lainnya adalah tentang penulisan waktu. Pada bahasa inggris untuk past tens, kata kerjanya akan berubah (conjugated). Sementara untuk bahasa indonesia hanya dengan menambahkan proposition (kata keterangan waktu seperti tadi, kemaren, besok dst. Untuk penulisan waktu ini di paper harus konsisten, pake past tense atau present tense.
Contoh kesalahannya:
“The experiment was set up to test the validity of our model. First, we created a simulated environment. Then we move the object into its starting position.”
Seharusnya “moved” {past tense} namun ditulis “move”{present tense}.
Kalau kita melaporkan aktivitas riset gunakan past tense. Contohnya melaporkan eksperimen atau pengembangan sebuah model.
Namun kalau menceritakan prosedur standar gunakan present tense. Contohnya untuk persiapan material eksperimen. Untuk menjelaskan penggunaan formula matematika gunakan present tense.
Kesalahan yang sering dilakukan adalah untuk penggunakan kata modal could, would, might should. Kata-kata tersebut merupakan format past tanse dari kata can, will, may, shall. Namun kata-kata tersebut sering digunakan untuk menunjukan sebuah ketidakpastian.
contohnya:
“The results could be called statisticallysignificant”
Hanya yang dimaksud penulis adalah “Maybe the results can becalled statistically significant”
Sebaiknya tulis: “The results can be called statistically significant”
5. Preposition: to, on, up, with, about, dll
Kesalahan berikutnya adalah pada penulisan preposition. Kesalahan ini bisa dicegah dengan mengetahui preposition mana yang digunakan pada kasus apa. Preposition tertentu selalu mengikuti kata kerja tertentu. Penggunaan preposition lain adalah keliru. Pada kasus ini bahasa inggris sama dengan indonesia.
Namun ada beberapa pilihan yang benar tanpa mengubah arti. Contohnya:
compared to dan – with
Tapi ada juga kita mengganti preposition yang mengubah arti. Contohnya:
fly in dan fly into
Selain itu ada juga kata-kata yang artinya mirip, namun memiliki preposition yang berbeda, atau tidak memiliki preposition. Contohnya:
consisting of dan comprising (tidak ada preposition)
Kesalahan lainnya:
acronym vs proper names: kesalahan pada penulisan singkatan. Kita harus pelajari kapan menggunakan singkatan dan kapan istilah tersebut tidak disingkat. Biasanya pada awal kemunculannya singkatan tidak disingkat, diikuti dengan singkatannya dengan menggunakan tanda kurung. Pada kemunculan berikutnya dapat kita tuliskan singkatannya saja.
titles vs captions : Ketika mengutip sebuah tulisan, maka tuliskan caption saja. Gunakan caption juga ketika merujuk gambar, tabel maupun kalimat.
paper vs research: seringkali ditemui orang menulis, in this paper ….., Sebaiknya ditulis in this research…
many vs several: kesalahan lainnya adalah orang indonesia cenderung menggunakan kata many untuk menuliskan beberapa. Sebaiknya gunakan several
similar vs the same : Begitu juga untuk similar, sebaiknya gunakan kata the same
including / such as vs comprising (list) : kesalahan lainnya adalah penulisan including dan such as (untuk memberi contoh). Dalam beberapa kasus, sebaiknya gunakan comprising (list)
stopgaps- also (juga), still (masih), not yet (belum) ; Kesalahan lainnya adalah pada penggunaan stopgap.
Beliau kemudian memberikan demo penggunaan fitur gramar dan editor pada microsoft word. Fitur ini di word lebih untuk penggunaan santai (non-formal). Berbeda dengan tools gramarly, yang menyediakan pilihan formal/non-formal. Pilih bahasa english us. dan pilih dont check spelling/grammar.
Beberapa kesalahan lainnya:
penulisan email pake hyperlink
term gak usah huruf besar tapi bisa pake singkatan
Jangan mulai kalimat dengan nomor reference, ref [4]…
has been done sebaiknya ditulis was done
as long as bisa diganti if
from / inclluded in
Beberapa tips:
Gunakan google search untuk mengetahui makna kata yang tidak diketahui
Penulisan reference pake present tense
Pada uk dan us ada beberapa perbedaan penulisan kata contohnya: alumunium vs alumenum, beberapa istilah teknis juga beda. Ekspresi dan penulisan kata juga ada yang berbeda.
Fokus pada apa yang mau disampaikan dalam kalimat. Gak usah kompleks
Hari ini saya dengerin streaming Pak Budi di goplay tentang Web 3.0 apa bedanya dengan web 2.0 dan web 1.0. Dengerin cerita pak Budi jadi banyak dapat info baru. Menurut beliau, siklus teknologi tuh berubah sekitar 15 tahunan. Beliau cerita perkembangan web, mulai dari munculnya teknologi web dari tim berners lee dari swiss, tahun 89 sampe web 3.0 versi Gavin Wood (bosnya ethereum).
Dia jelaskan juga perbedaan web 1, 2, dan 3 nya dari sisi teknologi, aliran data, web servernya, aplikasi yang populer, topologi data, perbedaan penggunanya, siapa yang membayar dan pemain besarnya. Videonya bisa dilihat disini:
Secara singkatnya, web 1.0 itu 1 arah, jadi yang bikin web ngasih info, usernya baca. Web 2.0 udah interaktif dan dinamis. Nah di web 3.0 ini transaksional. Maksudnya bisa langsung terhubung dengan e-wallet. Jadi gak harus transfer2an kayak e-commerce sekarang.
Btw, menurut pak Budi, nge-blog tuh jamannnya web 2.0 Sementara di web 3.0 orang mainnya podcast. Wah ternyata saya ketinggalan jaman ya :) O,iya web 3.0 itu gak masih dalam pengembangan, istilah dia masih hutan belantara. Dan di era web 3.0, teknologi yang dipake di web 2.0 dan 1.0 juga masih dipake. Klo dari sisi programming, yang lagi berkembang Solana.
Hari ini di kampus ada tabligh akbar menyambut ramadhan. Kajiannya diisi oleh Buya Yahya. Materinya menarik, berikut ini beberapa hal yang sempet saya catat dari pemaparan beliau.
Sebagai orang beriman, maka sewajarnya kita memiliki rasa rindu terhadap bulan ramadhan. Untuk itu, beliau mengajak kita untuk introspeksi, seberapa besar rasa rindu kita terhadap bulan ramadhan. Kemudian beliau mengatakan tidak dihilangkan kerinduan orang beriman akan kebaikan kecuali karena dosa. Bila ternyata di hati kita di tidak ada rindu terhadap bulan ramadhan, mari kita perbanyak istighfar.
Rasulullah SAW, memerintahkan untuk selalu perbaharui imanmu. Caranya adalah dengan perbanyak istighfar, perbannyak dzikir la ilaha illalah, dan perbanyak shawalat.
Apa saja yang harus kita persiapkan untuk bulan ramadhan. Menurut beliau ada persiapan dhahir dan ada persiapan batin. Tujuan puasa adalah untuk menjadi orang bertaqwa. Secara sederhana bisa dikatakan orang yang bertaqwa itu adalah orang yang baik kepada Allah dan baik juga kepada sesama manusia.
Dahulu Rasulullah pernah mendengar cerita (curhat) dari para sahabatnya tentang seorang wanita yang banyak berpuasa, rajin sholat, hanya saja dia tidak pernah menjaga lisannya. Wanita ini kalo ngomong selalu nyakitin tetangga. Kata rasul gak ada baiknya orang seperti itu, dia masuk golongan ahli neraka. Dari kisah ini kita harus bisa menjaga ibadah kita kepada Allah SWT dan juga menjaga hubungan kita dengan sesama manusia.
Contoh persiapan batin yang perlu kita lakukan adalah kita dengan kita berdamai, bila saat ini ada perselisihan dengan tetangga atau teman kita, maka sebaiknya kita berdamai. Saling memaafkan, bersihkan hati kita. Karena sesungguhnya setan selalu ingin mengadu anak adam. Jangan sampai kita keluar dari lisanmu kata-kata yang tidak baik. Selalu sopan santun terhadap orang lain. Lebih baik bila kita mendoakan untuk orang yang bermasalah dengan kita. Maka insyaAllah malaikat akan mendoakan kita.
Selain itu persiapkan diri kita menghadapi bulan ramadhan dengan ilmu. Pelajari aqidah, fiqih maupun akhlak praktis.
Kemudian beliau sampaikan 9 hal yang membatalkan puasa:
Memasukan sesatu pada lobang yang 5. Yaitu mulut, hidung, telinga, buang air kecil, besar. Ada pertanyaan bagaimana dengan menelan ludah. Menurut beliau tidak membatalkan puasa, selama 3 hal yaitu ludah dia sendiri, ludah belum bercampur dengan apapun dan ludah masih di wilayah mulut. Kemudian bagaimana dengan ngupil, ternyata ngupil gak papa. Kemudian untuk memasukan jari ke telinga untuk membersihkan juga tidak apa-apa.
Muntah dgn sengaja
Bersenggama, walau tidak keluar mani;
Keluar mani dengan sengaja walau tidak senggama
Haid
Nifas
Melahirkan
Hilang akal. Menurut beliau yang dimaksud dengan hilang akal disini adalah gila. Sementara untuk tidur dan pingsan, beda aturannya.Bila kita tertidur seharian maka masih tidak apa2. Untuk pingsan klo sempet bangun pada waktu antara sahur sampai magrib, maka masih sah puasanya
Murtad
9 orang yang tidak wajib berpuasa:
Anak kecil yang belum balig. Namun ada kewajiban dari orang tuanya untuk mengajari puasa kepada anaknya
Orang gila
Orang sakit, yang memberatkan dia kalo dia berpuasa, menurut dokter, atau menurut pengalaman dia sebelumnya.
Orang tua
Wanita hamil
Wanita menyusui
Haid
Nifas
Orang yang sedang safar dengan jarak lebih dari 83 km
Kemudian menurut beliau masing-masing golongan tadi berbeda-beda konsekuensinya, ada yang wajib qodho ada juga yang bayar fidyah. Di akhir bulan ramadhan kita sering mendengar perkataan, minal aidzin wal waidzin. Sebenarnya artinya adalah semoga kita kembali pada pengampunan, dan menjadi orang beruntung. Jadi arti kalimat tersebut bukan mohon maaf lahir dan batin. Kalau ada yang mengatakan kalimat tersebut kepada kita, jawabannya cukup wa iyya kum, artinya dan kamu juga.
Kemudian ada pertanyaan tentang musafir. Bolehkah orang musafir untuk tetap berpuasa?
Jawaban buya, boleh berpuasa, tapi jangan memaksakan. Rasulullah pernah berkata untuk orang yang musafir jika puasa ringan baginya, maka lebih baik baginya. Namun bila berat maka jangan puasa. Bukan termasuk kebaikan bila orang yang lagi bepergian dan itu berat baginya memaksa puasa.
Kemudian ada pertanyaan tentang wanita menyusui apakah qadha atau bayar fidyah?
Jawaban buya, perempuan menyusui ada 2 macam:
Jika dia khawatir akan kesehatan dirinya atau bayinya bila berpuasa maka wajib qadha tanpa fidyah.
Namun bila dia tidak khawatir akan kesehatan dirinya, hanya khawatir janinnya kekurangan gizi dll, maka wajib fidyah. Berapa banyak fidyah itu, yaitu sebanyak 1 mud atau 6-7 ons menurut beliau. Berbeda dengan zakat fitrah yaitu 2,5 kg atau 4 mud atau 1 sha
Kemudian bagaimana dengan wanita yang haid. Hukumnya adalah haram berpuasa, dan wajib qadha pada bulan syawal sampai sebelum bulan ramadhan berikutnya.
Ada yang bertanya tentang taqwa, apakah dapat diraih pada satu ramadhan?
Menurut buya, gimana tandanya klo kita dah bener puasanya. Kita bisa lihat setelah ramadhan, apakah ada perubahan ibadahnya dan perilakunya atau tidak.
Pertanyaan lain tentang laylatul qadr apakah dpt diraih juga oleh hamba atau hanya untuk para nabi?
Menurut buya siapapun yg merindukannya, bisa mendapatkannya. Waktunya sengaha disembunyikan oleh Allah SWT.
Berikutnya ada pertanyaan mengenai imsyak dan azan, kapan sebenarnya batas kita boleh makan?
Buya bercerita pada zaman nabi waktu subuh itu ada 2 kali azan. Azan pertama sebelum shubun, azan kedua ketika masuk waktu subuh. Waktu azan pertama ini adalah saatnya makan sahur. Sementara azan kedua adalah waktu mulai puasa, atau berhenti makan. Menurut cerita nabi, jarak antara azan pertama dan kedua kurang lebih kalo kita baca quran sekitar 50 ayat. Kedua azan ini saat ini dilakukan bergantian oleh sahabat Bilal dan Ibn Maktum.
Yang dimaksud imsyaq sebenarnya adalah pada saat azan shubuh. Imsyaq artinya menahan diri. Namun di Indonesia maknanya berbeda. Imsyaq dimajukan sekitar 10 menit sebelum waktu subuh. Untuk waspada atau berjaga-jaga. Supaya kita tidak kebablasan makan.
Terakhir ada pertanyaan dari jamaah, apakah muslim masuk surga karena amalnya atau karena rahmat allah?
Rasulullah pernah mengatakan tidak akan masuk surga kalian karena amal kalian, termasuk rasulullah. Orang masuk surga hanya karena rahmat allah. Kemudian disebutkan juga rahmat Allah adalah bersama dengan orang-orang yang berbuat baik. Jadi untuk mendapatkan rahmat Allah adalah dengan beramal. Jadi bukan karena kita sudah beramal maka kita otomatis akan masuk surga. Hati-hati dengan bahaya ujub, karena kita sudah beramal, kemudian merasa sombong. Sebaiknya sebagai hamba kita beramah hanya untuk mengikuti perintah Allah.
Demikian catatan dari tabligh akbar Ramadhan dengan Buya Yahya. Semoga Bermanfaat!
Saya lanjutkan pembahasan tentang workshop technical writing yang diadakan pengelola Jurnal Jictra ITB. Pada tulisan sebelumnya telah dibahas tentang checklist apa aja yang harus dilakukan ketika kita menulis naskah akademik. Selanjutnya Sybrand Ziljstra ngebahas tentang style guide.
Setiap jurnal memiliki style yang sudah ditetapkan. Biasanya style ini sudah mengatur format penulisan, seperti spasi, baris, font, format sitasi spelling (UK English/US English) dll. Selalu patuhi dan ikuti aturan style ini.
Kemudian dia berbicara tentang proses penulisan (writing process). Menulis naskah akademik, terutama bahasa inggris tentunya tidak mudah. Karena inggris bukanlah bahasa utama kita. Beberaoa tips yang bisa anda lakukan adalah:
ketika menulis naskah ini membayangkan seseorang akan membaca naskah anda.
Mulai dengan motivasi yang benar yaitu untuk mempresentasikan hasil penelitian anda
Mulai menulis dan berpikir dalam bahasa inggris. Maksudnya tidak menulis dalam bahasa Indonesia kemudian menerjemahkannya ke dalam bahasa inggris.
Gunakan bahasa yang jelas, ringkas dan teliti. Naskah ini adalah naskah ilmiah bukan sastra.
Hindari kalimat yang rumit. Bagi saut kalimat yang panjang kompleks menjadi beberapa kalimat sederhana.
Tidak usah terburu-buru, karena menulis naskah ilmiah membutuhkan waktu
Banyak berlatih. Semakin sering kita menulis, semakin bagus tulisan kita.
Beberapa Tools atau alat bantu yang dapat anda gunakan:
Microsoft Words mempunyai beberapa tools spelling dan grammar, tools editor, sinonim, dan dapat melacak perubahan
Google translate
Google Search
Website tentang grammar.
Beberapa kesalahan yang sering dilakukan penulis Indonesia ketika menulis artikel ilmiah dalam bahasa indonesia diantarnaya:
Kesalahan penggunakan Artikel (a/an/the)
Kesalahan mengenai kata singular/plural
Kesalahan urutan kata (adjective dan adverb)
Kesalahan tentang waktu (present tenses, past tense, dll)
Kesalahan penggunaan preposisi (in, over, at, out, dll)
Artikel
Pada bahasa inggris terdapat 2 artikel, the dan a/an. The biasanya digunakan untuk merujuk pada orang tertentu atau barang tertentu. Sementara a atau an untuk merujuk pada orang/barang yang mana saja. Seringkali kedua artikel ini tertukar. Artikel the kalau diterjemahkan ke bahasa indonesia seperti akhiran -nya. Sementara artikel a/an dapat diterjemahkan sebuah atau sesuatu.
Dalam beberapa kasus kita tidak perlu menggunakan artikel dalam bahasa inggris. Contohnya ketuka tidak ada kuantitas yang dimaksud. Contohnya kalimat:
“There are no limits”
” A room filled with people”
Atau pada kasus berikut:
“Teach biology” (mata pelajaran)
“Speak English” (bahasa)
Singular & Plural
Pada bahasa indonesia, jika konteks bahasan merujuk pada satu benda atau seseorang, maka tidak diperlukan menggunakan menggunakan kata plural. Hal ini berbeda dengan bahasa Inggris. Contohnya pada kalimat berikut:
“Ada batasan” dapat diterjemahkan menjadi
“There are limits” tapi bisa juga menjadi “There is a limit”
Keduanya memiliki makna yang berbeda.
Sampai disini dulu, Insyaallah besok akan saya lanjutkan dengan pembahasan tentang kesalahan berikutnya yang sering dilakukan penulis artikel ilmiah Indonesia.